3 Tempat Kuliner Sate Di Medan Yang Gak Boleh Dilewatkan

0
38
Sate Memeng

3 tempat kuliner sate di Medan- Kota Medan tidak hanya terkenal dengan tempat wisatanya yang sangat bagus namun disana juga terdapat wisata kuliner di Medan. Melakukan liburan ke Medan tidak akan membuat Anda kelaparan, karena banyak sekali makanan yang harus Anda cicipi. Bila Anda melakukan perjalanan dari tempat wisata satu dengan lainnya maka, dijamin Anda bisa menemukan banyak sekali makanan kuliner yang dijual disana.

Wisata kuliner di Medan sangat banyak, mulai dari kuliner street food, cafe sampai dengan makanan kuliner yang berada di hotel. Kebanyakan para wisatawan yang berkunjung di Medan pasti lebih memilih untuk membeli kuliner yang berada di street food. Rasanya sangat nikmat disisi lain harganya juga cukup terjangkau bagi orang yang sedang melakukan traveling dikota ini. Semua makanan kuliner yang dijual disini sangat khas, hanya Anda temukan di kota Medan saja.

Berbagai macam tempat wisata kuliner di Medan tidak hanya digunakan sebagai tempat makan saja, namun Anda juga bisa menghabiskan waktu nongkrong disana. Setiap tempat kuliner menyediakan fasilitas tempat yang nyaman bagi para pelanggan. Anda pasti sangat betah menghabiskan waktu disana.

Terlalu banyaknya tempat wisata kuliner di Medan pasti membuat Anda bingung. Tenang saja karena Anda dapat memilih tempat kuliner yang tepat. Pilihlah tempat kuliner khas Medan yang menyediakan makanan dengan rasa super lezat. Berikut ini merupakan berbagai macam kuliner sate di Medan yang wajib Anda coba.

Sate Tegal

Postingan yang satu ini harus BENAR-BENAR disimak ya, guys. HARUS. Mari kita mulai!

Warung Sate Tegal, tempat yang satu ini sudah lama menjadi incaran saya dan teman-teman lainnya. Info lengkap mengenai tempat ini yang kami dapati dari seorang teman juga sudah dikantongi sejak berbulan-bulan yang lalu, tapi barulah tempat ini berhasil kami sambangi beberapa waktu silam.

Sate Kambing, adalah sesuatu yang benar-benar rare untuk saya, bisa dihitung jari berapa kali saya makan sate kambing seumur hidup saya. Dan saya ingat persis pertama dan yang terakhir kali adalah di Batam. Well, Warung Sate Tegal ini lah yang telah merenggut ke-2-kali nya saya (jgn salfok ya, guys!). Dan saya rela untuk menyerahkan diri lagi kesana untuk ke-3, ke-4 dan seterusnya dan seterusnya.

Sate Tegal

Seperti yang terlihat pada foto dibawah, pemanggang sate yang menggunakan arang terletak di teras warung yang sekaligus berfungsi sebagai tempat parkiran mobil dan motor (coba dilirik kembali foto paling pertama diatas). Daging ayam dan daging kambing yang sudah di marinasi dengan sempurna dan telah tertancap rapi pada tusukan sate dipanggang berkelompok. Setelah menyaksikan live proses pemanggangan sate diatas bara api dari arang, akhirnya tadaaaa…. ini pesanan kami yang berjumlah 4 orang.

Saya HARUS dan WAJIB mengatakan ini ENAK NAK NAK dan NAK!!! Ijinkan saya bahas satu persatu yaa. Sate Kambing disajikan dengan bumbu kecap dan cacahan bawang merah juga cabe rawit. Tercecap rasa manis, gurih, dan pedas saat kami mencicipi potongan daging dan selipan potongan hati (atau ampla?) dalam setusuk sate ini. Daging kambing empuk dan tidak memiliki bau tak sedap.

Konon katanya, kambing yang digunakan disini adalah kambing muda sehingga tidak memiliki bau prengus (istilah yang sering digunakan untuk aroma tak sedap pada daging kambing). Dan dari yang saya baca-baca, sate kambing rendah kolesterol loh! Wah, asik! Boleh sering-sering mampir nihh. Tapi sering dengar kan kalau daging kambing menyebabkan hipertensi? Nah lohhh!

Well, apapun itu makanannya tidak akan berbahaya jika tidak dikonsumsi secara berlebihan, so controlling the mind is the way! Eits, jangan kuatir, kalian yang tidak doyan atau anti daging kambing, tersedia juga sate ayam dengan cita rasa yang lebih dari biasa-biasa saja.

Sate Memeng

Salah satu sate terenak yang banyak mencuri perhatian pecinta kuliner adalah Sate Memeng. Namanya memang uniknya, namun sebenarnya tidak jauh berbeda dari lainnya. Di kedai yang terletak di jalan Irian Barat No.2, Medan ini aneka sate mulai dari ayam, kambing, lembu hingga jerohan disediakan. Nah, saat memesan anda pun bisa memilih sate campur dengan pilihan bumbu kacang, kecap atau sate padang. Wah, bisa dibayangkan kenikmatannya bukan?

Warung Sate Memeng terlihat sederhana dari luar. Siapa sangka tempat makan ini sudah berusia tahunan loh. Bahkan, menurut beberapa sumber, warung sate ini sudah berdiri sejak masa kemerdekaan. Karena legendaris itu pula, banyak sekali wisatawan yang tertarik dengan hidangan yang ditawarkan oleh Warung Sate Memeng. Bahkan, semakin hari selalu disesaki oleh pengunjung. Nah, anda yang berniat ke sini siap-siap antri ya!

Sate Memeng

Perpaduan daging yang empuk dengan bumbunya memang benar-benar sedap di lidah. Apalagi jika disantap saat masih hangat. Nah, untuk satu porsinya biasa terdiri dari 5 tusuk dan satu buah lontong. Seporsi Sate Memeng ini sendiri dibandrol dengan harga Rp25.000,-. Nah, anda yang sudah malas keluar dari hotel, bisa loh memesan melalui layanan Go-Food. Wah, semudah memesan makanan di Jawa bukan.

Sate Kerang Rahmat

Pecinta seafood di Indonesia, siap-siap kedatangan tamu baru ya! Pasalnya, kuliner yang satu ini, siap besar berkat inovasi dan keunikan yang dimilikinya. Jalan-jalan ke Medan, semakin banyak saja variasi buah tangan yang bisa dibawa pulang. Khususnya, bagi Teman Traveler yang menyukai aneka olahan seafood. Perkenalkan, Sate Kerang Rahmat! Bosan dengan olahan sate ayam, sate kambing, dan sate daging sapi, mengapa tidak mencoba sate kerang?! Sate kerang olahan Pak Rahmat Effendi misalnya. Meski markas besarnya ada di Medan, berkat inovasinya, Sate Kerang Rahmat bisa menjelajah Indonesia.

Rahmat Effendi memang sudah dekat dengan kuliner yang satu ini sejak almarhumah ibunda, Turkiah, lebih dulu menjajakan sate kerang buatannya. Usaha ibu Turkiah membuat dan menjual sate kerang sudah dimulai sejak 1957. Usaha ini menjadi andalan. Meski begitu, pengemasannya masih sangat sederhana dan hanya dijual di lingkungan tempat tinggal.

Dari perjuangan ibunda, Rahmat Effendi memiliki impian agar sate kerang bisa naik level, sejajar dengan kuliner khas Medan yang sudah lebih dulu dikenal banyak orang. Sebab impiannya itulah, usaha Sate Kerang Rahmat mulai dikenali masyarakat luas. Menyadari impiannya yang tinggi, Rahmat Effendi berusaha keras memberikan yang terbaik untuk usaha sate kerang miliknya, seperti pemilihan bahan baku yang berkualitas. Rahmat Effendi tidak sembarangan memilih kerang. Jenis kerang yang dipilihnya, hanya kerang bulu berkualitas super tanpa pasir yang seringkali sangat mengganggu citarasa sate.

Sate Kerang

Selain memilih kualitas kerang bulu yang baik, Rahmat Effendi juga memperhatikan dari segi ukuran. Sehingga, ukuran kerang yang dipilih untuk dijadikan sate, besarnya seragam. Dalam satu tusuk kerang, Teman Traveler bisa mendapati 3 sampai 4 kerang bulu dengan balutan bumbu yang lezat. Bukan hanya kerang, kualitas rasa pada bumbu sate miliknya pun diperhatikan dengan serius. Sejauh ini, Sate Kerang Rahmat tersedia dalam tiga varian bumbu, yaitu rasa original, pedas dan manis pedas. Bumbu pada sate kerang buatannya juga melimpah. Sehingga citarasanya menjadi lebih jelas dikenali.

Sebab impiannya yang ingin membuat sate kerang sejajar dengan oleh-oleh Kota Medan, Rahmat Effendi juga mulai berinovasi dari segi pengemasan. Dengan pengemasan yang baik, sate kerang buatannya bisa dikirim ke kota-kota di seluruh Indonesia. Rahmat mengemas sate buatannya dengan kotak yang dilapisi aluminium foil dan daun pisan. Inovasi ini dilakukan agar bumbu tidak merembes ke luar kotak dan membuat kotor serta aman dibawa atau dikirim ke lokasi yang jauh. Satu kotak, berisi 20-25 tusuk sate dengan harga sate yang masih terjangkau. Berkisar di antara Rp 5.000 per tusuknya.

 

Wow!! Enak enak bukan kuliner sate di Medan nya? Sate di Medan ini adalah kuliner sate di Medan yang harus kita banggakan dan harus kita jaga karena sekarang kebanyakan tempat makanan medan ini sudah diolah lagi oleh orang orang indonesia dan terjamin. Jadi bagi teman teman jika berkunjung di suatu tempat wisata kuliner menjadi wisatawan yang sangat peduli dan ramah terhadap lingkungan, dengan cara membuang sampah ditempat nya dan bertindak sesuai adabnya ya.

Sangat senang sekali sudah dapat mengisi waktu sebentar anda untuk melihat artikel kuliner sate di Medan. Sekian dulu ya dari kami, kami akan hadir untuk anda lagi, jadi jangan lupa ya coment gimana sih kuliner sate di Medan ini.

Sekian dulu dari kami, terima kasih telah membaca artikel kuliner sate di Medan. Jika ada salah penulisan kami minta maaf yang sangat besar. Yakkk dahh teman teman, sampai jumpa kembali di artikel selanjutnya….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here