3 Tempat Wisata Di Grobogan Yang Memiliki Pemandangan Indah Dan Unik

0
382
Tugu Lasi

Wisata di Grobogan- Grobogan merupakan sebuah Kabupaten di Jawa Tengah, Kabupaten ini memiliki sejuta pesona dan panaroma alam yang menakjubkan dan masih banyak yang tersembunyi, sehingga masih banyak orang yang masih belum mengetahui akan keindahan dan keunikan yang ada di Grobogan tersebut. Wisata di Grobogan punya banyak Spot objek keren, mulai dari Situs budaya, situs bersejarah, spot foto foto kekinian, goa, danau, sampai air terjun yang sangat memanjakan mata dan harus segera kalian explore.

Jika Anda punya rencana untuk berlibur ke Grobogan, Jangan khawatir akan keindahannya, wisata di Grobogan ini menawarkan cukup banyak pilihan untuk Anda dikunjungi. Selama ini jika wisata di Grobogan jarang terdengar tempat yang keren untuk berlibur, namun ternyata Grobogan ini juga memiliki banyak tempat-tempat wisata alam yang keren yang tak kalah dengan wisata di Semarang, Jogja ataupun kota besar lainnya.

Baiklah agar tidak membuang-buang waktu banyak, langsung saja ke titik tujuan artikel ini kami buat, Artikel ini bertujuan Untuk memudahkan Anda menemukan tempat wisata di Grobogan yang paling indah, Terbaru dan di rekomendasikan untuk Anda Jelajahi. Berikut kami ulas secara detail 3 Tempat Wisata di Grobogan Terbaru yang harus segera Anda explore:

Api Abadi Mrapen

Api abadi Mrapen merupakan sumber api yang sering digunakan untuk event-event penting, baik tingkat nasional maupun internasional. Sumber api ini diketahui kekal abadi dan tidak pernah padam sepanjang zaman. Api abadi Mrapen berlokasi di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Grobogan, Jawa Tengah (Jateng). Asal usulnya merupakan sebuah fenomena geologi api abadi yang keluar dari perut bumi. Api ini tidak akan pernah padam meski diguyur hujan deras sekalipun. Bahkan, api telah dianggap sakral oleh warga desa setempat, begitupun dengan bangsa lainnya di berbagai negara.

Berdasarkan penelusuran, ada sebuah cerita sejarah yang menjadi asal mula munculnya semburan api dari dalam tanah. Di samping sumber api abadi, juga terdapat sebuah batu bobot serta sumber gas yang menyemburkan air yang menjadi satu rangkaian sejarah. Menurut sang juru kunci Gunadi yang menjadi salah satu pewaris kompleks api abadi Mrapen, kawasan ini merupakan peninggalan Sunan Kalijaga masa Kerajaan Demak. Dalam sejarah yang diceritakan detail secara turun temurun, api abadi merupakan sumber air yang ditemukan oleh rombongan Sunan Kalijaga saat memboyong Kerajaan Majapahit seusai ditaklukan oleh Kerajaan Demak masa kepemimpinan Raden Patah.

Dalam perjalanan menuju Kerajaan Demak, rombongan Sunan Kalijaga menyempatkan beristirahat di sebuah hutan yang kini menjadi Desa Manggarmas karena waktu sudah malam. Saat istirahat itu, Sunan Kalijaga melihat semburan api yang muncul dari dalam tanah. Api itu kemudian digunakan untuk menghangatkan tubuh. Sunan Kalijaga kemudian menggali tanah tidak jauh dari sumber api dan munculah air bercambur gas hingga saat ini.

Api Abadi Mrapen

Saat akan meninggalkan lokasi untuk melanjutkan perjalanan ke Kerajaan Demak, Sunan Kalijaga meninggalkan watu bobot atau batu yang digunakan sebagai penyangga tiang kerajaan sempat tertinggal di lokasi api abadi tersebut sebagai tanda kenangan. Di lain waktu, Empu Supo diutus raja Demak pergi ke Mrapen untuk membuat benda pusaka. Di lokasi inilah sejumlah keris pusaka dibuat dengan menggunakan sumber api dalam tanah yang menyembur dengan landasan watu bobot. “Sumber api yang terus menyembur ini tidak berbahaya, stabil dan tidak terlalu besar. Sudah sejak tahun 1963 api ini diambil untuk dimanfaatkan dalam berbagai ajang kegiatan,” kata Gunadi.

Kepala Desa Manggarmas Kandit mengungkapkan rasa bersyukurnya dengan keberadaan api abadi di desa mereka. Warga setempat sangat terbantu dengan munculnya titik-titik sumber api di beberapa. “Semburan gas masih muncul di radius kurang lebih setengah kilometer dari lokasi api abadi Mrapen. Gas ini sudah mulai diberdayakan warga untuk berbagai kebutuhan seperti memasak dan sebagainya,” kata Kandit. Warga tidak cemas dan mulai mengelola sumber gas alam tersebut. Mereka menduga, di dalam tanah terdapat kandungan gas alam yang bisa menimbulkan semburan api jika terkena panas atau percikan api. Kandit juga menjelaskan, lokasi ini dikeramatkan oleh warga sekitar dan luar daerah. Mereka percaya, doa-doa yang dipanjatkan akan terkabul karena lokasinya sangat hening dan cocok untuk berdoa. Dalam kepercayaan masyarakat sekitar, barang siapa yang bisa mengangkat watu bobot maka doanya akan terkabul.

Tugu Lasi

Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi merupakan salah satu tempat wisata yang terletak di desa mrisi, kecamatan tangungharjo, kabupaten grobogan, provinsi jawa tengah, negara indonesia. Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi termasuk tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa membuat kita merasakan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari. Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota grobogan tidak mengunjungi wisata alam yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari ibur lainnya. Keindahan Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi di kota grobogan. Dimana lokasi Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi? seperti yang tertulis di atas lokasi Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi terletak di desa mrisi, Kecamatan tanggungharjo, Kabupaten grobogan, Provinsi jawa tengah.

Tugu Lasi

Tetapi jika anda masih bingung di mana lokasi atau letak Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi saya sarankan anda mencari dengan mengetik Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi di search google maps saja. Di Google maps sudah tertandai dimana tempat lokasi yang anda cari tersebut. Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi merupakan tempat wisata yang harus anda kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah mrisi juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Kota grobogan juga terkenal akan keindahan obyek wisatanya, salah satunya contohnya adalah Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi ini.

Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi merupakan Tempat pertambangan yang masih aktif sampai sekarang yang bertempat di Desa Mrisi Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan, tapi mempunyai view yang terhitung istimewa (bisa dibilang) inilah Green Canyonnya Gubug. Akses jalan yang rada sulit untuk dicapai, tetapi semua akan terbayarkan setelah sampai di tempat pertambangan. Disamping view yang bagus, para pekerja tambangnyapun juga ramah sekali.minimal jam 3 Sore. Dikarenakan, saat siang hari masih ada aktivitas pertambangan. Puncak keindahan Tugu Lasi yaitu pada saat jam 5 sore, karena pada jam itu, jutaan kelelawar yang menghuni goa bertebaran keluar. Di Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi ini anda bisa menyaksikan begitu megahnya tugu lasi yang begitu indah dan tampak alami, sehingga para wisatawan rela berjalan jauh untuk menyaksikan keindahan Wisata Tugu Lasi di Mrisi Grobogan Purwodadi ini.

Jatipohon Indah

Obyek wisata Jatipohon merupakan obyek wisata di Grobogan yang tak asing lagi bagi warga. Wisata ini berada di Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, dan sudah ada sejak jaman kemerdekaan. Dulunya dipakai untuk tempat peristirahatan tamu kehormatan. Namun kini seiring dengan berjalannya waktu, obyek wisata jatipohon ini sudah banyak dikunjungi warga seantero Grobogan, bahkan dari luar Grobogan.

Untuk menarik kalangan muda, disediakan tempat baru bagi muda-mudi yang sedang dilanda cinta. Di puncak Jatipohon ini telah dibangun sebuah tugu, yaitu Tugu Cinta (Tugu Jati Katresnan). Para pengunjung yang ingin mengungkapkan tanda cintanya bisa memasang gembok yang sudah ditulis nama mereka berdua lalu menguncinya. Kemudian mereka berdua akan membuang kunci gembok tersebut ke lembah supaya gembok tak bisa lagi dibuka. Ini semata-mata untuk tanda bahwa cinta mereka sudah terkunci dan tak akan bisa dilepaskan lagi. Gembok cinta tersebut bisa didapat dari kios-kios sekitar Jatipohon yang menjualnya atau bisa membawa dari rumah. Kaum muda biasanya menyukai gembok yang berwarna pink untuk dikuncikan di Tugu Cinta sebagai saksi cinta mereka.

Jatipohon Indah

Menurut Kepala desa narasumber Jatipohon, Eni Endarwati, selain ada Tugu Cinta, di puncak Gunung Lamping juga sudah disediakan Gardu Pandang supaya para pengunjung bisa menikmati pemandangan alam yang ada, sekaligus bisa mengabadikannya. Dari bukit pandang ini, pengunjung bisa melihat kota Purwodadi serta hijaunya hamparan sawah dan hutan. “Mengikuti selera anak muda sekarang. Pengunjung bisa berfoto diatas Gardu Pandang ini” jelasnya. Selain itu, beberapa tempat spot foto disediakan pengelola wisata yang terletak di Pegunungan Kendeng Utara ini. Para pengunjung bisa berswafoto sesuka hati mereka. “Beberapa spot foto kita sediakan. Minimal sebulan sekali selalu bikin spot foto baru. Ada juga kolam renang dengan sumber mata air asli,” tambah Eni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here