4 Obyek Wisata Kece Kota Ambon, Wajib Anda Kunjungi

0
83
wisata pantai liang, Kota Ambon

Kota Ambon, salah satu kota yang berada di wilayah timur Indonesia ini memang menyimpan banyak pesona. Apalagi keindahan wisata baharinya, menjadikan pengalaman wisata di Ambon tidak akan terlupakan. Tidak hanya Pantai Ora saja yang populer, ada lagi Pantai Liang yang tidak kalah indahnya dengan pantai pantai indah lainnya di Kota Ambon.

Sebagai salah satu kota yang menyimpan banyak kisah sejarah, Ambon terlihat menarik dengan peninggalan sejarah yang cukup penting. Seperti benteng pertahanan peninggalan bangsa Eropa dan pangkalan militer peninggalan Jepang. Secara administratif, Kota Ambon dibagi menjadi 5 kecamatan. Yaitu Kecamatan Baguala, Leitimur Selatan, Nusaniwe, Sirimau, dan Teluk Ambon.

Dan secara geografis Kota Ambon berbatasan dengan Leihitu, Maluku Tengah pada bagian barat dan utara, Laut Banda pada bagian selatan, serta Sala Hutu dan Maluku Tengah pada bagian timur.Secara keseluruhan, wilayah Kota Ambon mencakup sekitar 46,38% dari seluruh wilayah di Pulau Ambon. Kota yang identik dengan julukan “Ambon Manise” ini memiliki potensi wisata yang luar biasa di beberapa wilayahnya

Sebagai kawasan kota yang majemuk dan multi etnis, Kota Ambon terdiri dari berbagai suku bangsa.  Mulai dari Suku Ambon, Suku Minahasa, Jawa, Minang hingga etnis Arab, Buton dan Tionghoa. Keanekaragaman suku tersebut terjadi karena wilayah ambon menjadi tujuan transmigrasi dari wilayah lainnya di Indonesia.

Wisata pantai namalatu

Kota Ambon sebagai ibukota Provinsi Maluku menyimpan banyak keindahan alam terutaman keindahan bahari. Keindahan perairan di Ambon merupakan pesona yang ditawarkan oleh kota ini. Keindahannya tersebut bisa memukau siapa saja yang berkunjung ke kota ini.

wisata pantai namalatu, Kota Ambon

Memang tidak seluas Pantai Liang, namun pantai ini tidak kalah menawan. Alih-alih pasir putih, Pantai Namalatu justru penuh pecahan batu karang yang berukuran sangat kecil dan berwarna putih bersih. Gradasi warna air lautnya terbilang unik, dari putih transparan, hijau muda, hingga biru. Ombak di pantai ini terbilang lebih ramah dibandingkan Pantai Liang. Pada musim ombak, Anda masih mungkin bermain air dan berenang melepas penat.

Pantai Namalatu terletak di Desa Latulahat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku, Indonesia. Berjarak sekitar 15 km dari pusat Kota Ambon, Pantai Namalatu bisa diakses dengan angkutan umum dengan biaya Rp. 5.000. Sayangnya, angkutan yang tersedia tidak beroperasi setiap saat, karena hanya beroperasi sampai pukul 17.00. Solusinya, kita bisa menyewa ojek motor, meskipun biaya yang dikeluarkan lebih besar, sekitar Rp. 80.000 untuk sekali jalan.

Pantai Namalatu sangat cocok untuk dikembangkan sebagai lokasi penyelam. Kondisi laut dan panorama bawah lautnya sangat mendukung untuk menjadi lokasi penyelam, apalagi di tunjang dengan batu karang yang memanjang seperti papan yang menutupi pinggir pantai.

Selain itu, kondisi ombak yang tergolong besar di pantai itu, sangat cocok untuk olahraga berselancar. Di samping daerah kawasan pantai juga dipenuhi dengan taman laut yang indah sehingga sangat disukai oleh wisatawan. Yang lebih menarik, selain terumbu karang yang masih lestari dan topografi datar dari perairan bawah laut, di sekitar tempat itu, ada hewan laut yang dapat ditemui di sana sangat beragam dan unik.

Wisata pantai liang

Pantai Liang atau juga ada yang menyebutnya Pantai Hunimua merupakan salah satu tempat wisata bahari yang direkomandasikan di Ambon. Pantai ini masih sangat alami dan belum terjamah oleh banyak tangan tangan modern seperti Pantai Hukurila atau Pantai Natsepa yang tidak perlu diragukan lagi ke populerannya hingga ke mancanegara.

wisata pantai liang, Kota Ambon

Meskipun tidak sepopuler pantai – pantai yang lain, namun anda salah jika meragukan keindahan pantai ini. Hamparan pasir yang berwarna putih dan gradasi warna dari lautnya yang indah akan langsung menyambut anda. Tidak hanya itu, beningnya Pantai Liang ini bisa membuat serpihan serpihan koral yang ada didalamnya jelas terlihat.

Ombaknya pun tidak terlalu besar, sehingga siapapun yang ingin bersantai atau bermain air pun bisa dengan tenang ke lautnya. Anda pun pasti tidak sabar untuk segera berenang di pantai ini.Untuk anda yang ingin menjauh dari hiruk pikuk perkotaan sangat tepat jika mencari ketenangan di Pantai Liang ini. Terutama ketika hari kerja, di mana kunjungan relatif lebih sepi ketimbang di akhir pekan.

Jika sudah puas bermain air, anda bisa bersantai dan menikmati pemandangan pantai dari pinggir pantai ditemani rimbunnya pepohonan yang semakin menambah suasana syahdu di pantai.Ada lagi yang unik disini, anda bisa berjalan kaki menuju jembatan Pantai Liang yang sudah tersohor ini. Dari jembatan tersebut anda bisa mencoba uji nyali dengan melompat dari jembatan ini. Tertarik mencoba?

Pantai Liang atau Pantai Hunimua ini berada di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Jika anda berangkat dari pusat Kota Ambon, Pantai Liang ini berjarak 40 kilometer, kurang lebih memakan waktu sekitar satu jam. Anda bisa memakai ojek di pusat kota dengan tarif sekitar Rp 50.000 untuk sekali jalan. Tapi jika datang bersama rombongan, maka anda bisa menyewa angkutan untuk biaya yang lebih murah.

Wisata pantai natsepa

Hamparan pasir putih membuat keindahan pantai ini semakin nyata. Pantai terlihat bersih dengan laut yang cukup tenang. Banyak pepohonan di sekitar pantai membuat pantai terasa rimbun. Para pengunjung dapat berteduh di sela-sela bermain di pantai. Hijaunya dedaunan dari pohon-pohon ini juga menciptakan pemandangan yang lebih indah karena perpaduan warna hijau, putih, dan biru yang serasi.

wisata pantai natsepa, Kota Ambon

Pantai Natsepa cukup luas, bahkan jika sedang surut, membuat luas pantai bertambah. Para orang tua biasa mengajak anak-anak berjalan menyusuri pantai ini sambil sesekali mencelupkan kaki mereka di air. Orang tua lain terlihat senang bermain pasir, membangun istana pasir, atau menguburkan diri dalam pasir. Luasnya Pantai Natsepa juga menjadi tempat yang asyik bagi anak-anak untuk bermain sepakbola. Dengan hembusan angin dan pasir yang halus membuat anak-anak lupa waktu saat sedang bermain bola.

Laut dengan air yang tenang karena terhalang teluk, membuat pantai ini aman untuk berenang bagi para pengunjungnya. Sekadar berjalan ke arah laut sambil bermain air juga cukup aman dilakukan karena pantai ini tergolong landai sehingga tidak membahayakan. Anda dapat menyewa ban sebagai pelampung untuk mencoba berenang di pantai ini.

Jika Anda hanya ingin menikmati pemandangan atau jika Anda telah lelah bermain air atau di pantainya, Anda dapat duduk di bawah pohon untuk meluaskan pandangan Anda. Luasnya pantai yang berpasir putih lembut, birunya air laut yang tenang dan pegunungan hijau di seberang laut merupakan pemandangan yang sangat indah untuk dinikmati.

Pantai pintu kota

Pantai Pintu Kota merupakan salah satu destinasi wisata yang harus anda kunjungi saat berlibur maupun traveling ke Maluku. Pantai ini terletak sekitar 20 km dari Kota Ambon. Wisata pantai yang terletak di desa Latuhalat ini terkenal karena terdapat sebuah tebing yang karena terkikis oleh deburan ombak selama bertahun-tahun sehingga menyebabkan tebing berlubang dan membentuk seperti lorong.

wisata pantai kota pintu, Kota Ambon

Pantai ini memiliki keunikan sekaligus keindahan yang tidak bisa ditemui di pantai lainnya, yang menjadikan daya tarik para traveler untuk mengunjungi Pantai Pintu Kota. Perpaduan warna tebing yang berwarna coklat kemerahan dan kemudian dihantam gelombang ombak menghasilkan pecahan air yang indah.

Juga terdapat lubang besar yang menerobos tebing karang sampai tembus di kedua sisinya. Pada bagian karang yang berlubang tersebut apabila kita berdiri di pinggir pantai, maka kita dapat melihat laut Banda secara langsung melalui lubang tersebut. Pantai Pintu Kota berbentuk teluk merupakan jenis pantai berkarang dan berbatu.

Lubang yang terdapat pada tebing berdiameter cukup luas sehingga muat untuk dilewati 2 buah truk. Dengan dinding tebing yang terdiri dari batuan karang yang cukup tajam dan berwarna coklat gelap, maka terlihat sangat kontras dengan laut dan langit, menambah keindahan tebing yang eksotis ini. Bagian bibir pantai yang berpasir hanya sedikit saja.

Tempat berpijak di sekitar pantai di dominasi oleh bebatuan yang cukup tajam, jadi kita harus hati-hati saat melangkahkan kaki diantara bebatuan. Dari tempat parkir menuju lokasi pantai kita harus menuruni tangga yang agak curam dan sempit, yang kalau basah harus berhati-hati supaya tidak tergelincir. Meskipun cukup melelahkan, namun rasanya sepadan dengan keindahan yang didapat. Di lokasi pantai terdapat pondokan-pondokan untuk tempat berteduh dan beristirahat dengan rimbunnya pepohonan yang cukup besar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here