4 Tempat Wisata Indramayu Yang Lagi Hits, Nyesel Kalo Gak Mampir

0
224
jembatan terusan
jembatan terusan

Tempat Wisata Indramayu ini adalah sebutan Kota Mangga ini, begitu sebutan untuk Kabupaten Indramayu yang terkenal sebagai daerah penghasil mangga Cengkir yang memiliki rasa begitu manis dengan daging mangga yang lezat. Selain dikenal dengan mangganya guys yang manis, wilayah di Jawa Barat ini rupanya juga disebut sebut sebagai salah satu sumber migas. Seperti Kilang Minyak Balongan yang berlokasi di Kecamatan Balongan. Bukan hanya kaya dengan hasil bumi serta sumber daya migas, Indramayu juga mempunyai banyak sekali Tempat Wisata Indramayu yang menarik untuk anda kunjungi. Berikut adalah beberapa tempat wisata di Indramayu paling indah rekomended terbaik untuk anda.

Tempat Wisata Indramayu ini merupakan sebuah Kabupaten di Jawa Barat, Kabupaten ini memiliki sejuta pesona dan panaroma alam yang menakjubkan dan masih banyak yang tersembunyi, sehingga masih banyak orang yang belum mengetahui akan keindahan dan tempat keren yang ada di Indramayu guys. Tempat Wisata Indramayu ini punya banyak Spot objek wisata keren, mulai dari Situs budaya, situs bersejarah, spot foto foto kekinian , sampai air terjun yang sangat memanjakan mata dan harus segera kalian explore.

Baiklah agar tidak panjang lebar guys, langsung saja ke titik tujuan artikel ini kami buat, Artikel ini bertujuan Untuk memudahkan Anda menemukan tempat wisata di Indramayu yang paling indah, Terbaru dan di rekomendasikan untuk Anda Jelajahi

Hutan mangrove karangsongo

Indramayu ini memang tidak dilalui oleh jalur utama pantura atau pantai utara. Tetapi dengan keberadaannya kini terus menjadi perbincangan banyak orang karena salah satu obyek wisatanya yang kini menjadi primadona wisatawan baik dari Indramayu maupun luar Indramayu.

hutan magrove
hutan magrove

Obyek wisata ini adalah Pantai dan Hutan Mangrove Karangsong Tempat Wisata Indramayu. Untuk anda menuju lokasi ini sangatlah mudah. Jika Anda dari ibu kota Jakarta tinggal menuju lohbener terus menuju Bangkir sampai di Jembatan Cimanuk dekat Masjid Agung dan Alun-alun Indramayu, Anda tinggal belok ke kiri mengikuti Jalan Siliwangi nanti akan ketemu dengan gapura besar Karangsong kurang lebih 3 kilometer untuk sampai ke lokasi.

Hutan mangrove ini di daerah Tempat Wisata Indramayu terbagi menjadi 2 (dua) kelompok yaitu hutan mangrove di dalam kawasan hutan lindung yang tersebar di 10 Desa yaitu Desa Parean Girang Kecamatan Kandanghaur, Desa Cemara Kecamatan Losarang, Desa Cangkring dan Lamaran Tarung Kecamatan Cantigi, Desa Babadan Kecamatan Sindang, Desa Karanganyar, Pasekan, Pagirikan, Totoran dan Pabeab Ilir Kecamatan Pasekan.

Sedangkan hutan Mangrove ini di luar kawasan hutan tersebar di 22 Desa diantaranya yaitu Ujung Gebang Kecamatan Sukra, Desa ilir, Bulak dan Parean Girang Kecamatan Kandanghaur, Desa Cemara Kecamatan Losarang guys, Desa Cangkring dan Lamaran Tarung Kecamatan Cantigi, Desa Brondong, Karanganyar, Totoran dan Pabeab Ilir Kecamatan Pasekan, Desa Pabean Udik, Karangsong dan Singaraja Kecamatan Indramayu, Desa Benda Kecamatan Karangampel, Desa Juntinyuat Kecamatan Juntinyuat, Desa Tanjakan, Kalianyar, Luwung Gesik, Krangkeng dan Singakerta Kecamatan Krangkeng.

Pengunjung akan merasakan sendiri menyusuri sungai ke lokasi Hutan Mangrove Karangsong ini guys. Anda yang baru naik perahu dan melewati hutan ini tentu akan merasa seperti para penduduk yang sedang menaiki perahu di daerah Sumatera dan Kalimantan. Untuk menjaga keamanan sebenarnya pengelola sudah menyediakan pelampung tapi jarang digunakan karena memang lokasinya tidak terlalu jauh.

Hutan Mangrove Karangsong ini mulai dirawat semenjak tahun 2008 dan berbenah menjadi ekowisata melalui progam CSR Pertamina RU VI Balongan yang dimulai dari tahun 2010 hingga 2014 serta dikelola oleh masyarakat lokal melalui kelompok Tani Lestari menjadikan tempat ini mulai dilirik wisatawan baik dari Indramayu sendiri ataupun dari luar kota.

Jembatan terusan

Pembangunan Jembatan Terusan yang terletak di Desa Terusan Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu memasuki tahap lanjutan. Dampak pembangunan Jembatan Terusan, saat ini jalur Indramayu-Sindang yang melewati Jembatan Terusan terpaksa ditutup. Arus lalu lintas dari Indramayu kota menuju Terminal Sindang pun dialihkan melalui Waduk Bojongsari. Akibatnya warga Desa Terusan yang hendak menuju Kecamatan Sindang dan Indramayu kota dan sebaliknya terpaksa harus jalan memutar.

jembatan terusan
jembatan terusan

Jembatan dengan panjang 153 meter dan lebar 7 meter itu dimulai pengerjaanya pada bulan Agustus 2017 dengan biaya mencapai Rp1,4 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2017. Diperkirakan pada bulan Desember 2017 Jembatan Terusan Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu itu akan rampung dan akan menjadi ikon baru bagi Kabupaten Indramayu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tempat Wisata Indramayu Didi Supriadi didampingi Kepala Bidang Jembatan  Yudi Suswanto menyampaikan, direhabnya Jembatan Terusan Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu dan sebagai ikon baru bagi Kota Indramayu menjadi kebanggan tersendiri bagi masyarakat Indramayu.

Kabid Jembatan pada Dinas PUPR Indramayu Yudi Suswanto mengatakan, pembangunan Jembatan Terusan memang menjadi salah satu prioritas pada tahun anggaran 2017 ini, disamping beberapa jembatan lainnya. Dikatakan, pembangunan jembatan ini ditargetkan bisa selesai pada akhir tahun 2017 ini.Yudi menambahkan, Jembatan Terusan akan menjadi salah satu jembatan yang artistik dan akan menambah keindahan wajah Indramayu. “Selain memiliki fungsi untuk memperlancar arus transportasi dan distribusi, Jembatan Terusan didesain sangat menarik.

Pulau biawak

Kalau sebelumnya banyak wisatawan lokal dan mancanegara terpikat dengan pesona wisata Pulau Komodo di Nusa Tenggara. Sepertinya sekarang saatnya kita memperkenalkan tempat yang nggak kalah kece di Indramayu bernama Pulau Biawak. Dari namanya saja sepertinya sudah pada bisa menebak ya kalau di pulau ini para pengunjung bisa ketemu saudara komodo yang ukurannya lebih kecil. Apa sih yang membuat Pulau Biawak ini wajib direkomendasikan untuk wisatawan?

pulau biawak
pulau biawak

Pulau Biawak ini bisa kita temukan di Indramayu, sekitar 40 kilometer sebelah utara Jawa. Sebelum dikenal dengan nama Pulau Biawak, lokasi ini sebenarnya bernama Pulau Rakit. Namun karena banyaknya spesies biawak hidup di dalamnya, maka digantilah namanya menjadi Pulau Biawak. Untuk menuju lokasi eksotis ini Cinnamores bisa menggunakan perahu dari pelabuhan Karangsong dan memakan waktu perjalanan kurang lebih 3 sampai 4 jam. Dan sesampainya di pulau, kalian akan disambut oleh gerbang bertuliskan KKLD Pulau Biawak atau Kawasan Konservasi Laut Daerah.

Selain dikenal karena populasi biawak yang cukup banyak, pulau ini juga identik dengan keberadaan mercusuar tepat setelah gerbang masuknya. Adapun mercusuar ini dibangun oleh Belanda pada tahun 1872 dan memiliki tinggi kurang lebih 65 meter. Kerennya lagi menara pandang ini masih aktif digunakan sebagai penunjuk arah sampai saat ini lho. Belum lagi para pengunjung juga diperbolehkan menaiki mercusuar untuk menyaksikan keindahan sekeliling pulau yang membelalakkan mata dari ketinggian. Bangunan mercusuar juga kerap digunakan sebagai latar foto lho Cess, belum lagi tangga ulirnya yang nampak sangat indah bila dilihat dari bawah.

Pantai tirtamaya

Kira-kira pertama kali yang terlintas di benak kalian jika mendengar 2 kata, Pantai Tirtamaya? Yang jelas ini sejenis pantai dan kawasan wisata ya. Tapi ini bukan sembarang pantai loh. Kawasan wisata yang terletak di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat ini searah dengan jalur pantura, sehingga sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan yang sekedar mengisi liburan, atau para pemudik yang tengah transit sekaligus menikmati deburan ombak laut di tepi Pantai Tirtamaya ini.

pantai tirtamaya
pantai tirtamaya

Pantai Tirtamaya ini mempunyai luas hanya 50 meter yang masih bisa dijadikan para wisatawan untuk berjalan di tepian pantai tersebut. Tidak hanya berjalan, pengunjung juga bisa bersepeda santai di kawasan wisata Pantai Tirtamaya.

Fasilitas pertama yang paling utama yaitu kawasan pantai itu sendiri yang mempunyai panorama laut yang sangat memesona. Di sisi lain kalian juga dapat bersantai di sana berjemur ringan dengan diiringi deburan ombak yang menggulung. Tidak hanya menikmati panoramanya saja kalian bisa berenang di tepian Tirtamaya dengan menggunakan ban sewaan agar terjamin keamannya. Karena di kawasan wisata ini juga menyediakan ban sewaan loh.

Setelah capainya berenang, kalian bisa menikmati kuliner khas Indramayu di deretan kantin sepanjang Pantai Tirtamaya ini. Berbagai jenis makanan dan minuman disajikan untuk pengunjung yang sengaja mampir selepas berenang atau sekedar melepas rasa lapar dan dahaga di sana. Tak ketinggalan pula, kamar mandi dan kamar gantinya tersedia dengan fasilitas yang memadai dan kebersihan yang selalu terjaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here