4 Wisata Alam Di Semarang Yang Memiliki Pemandangan Istimewa

4 Wisata alam Semarang- Tidak kalah dengan Jogja dan Solo, Semarang juga memiliki potensi wisata yang cukup menarik, khususnya pada sektor wisata alam. Mulai dari hutan, pantai, hingga air terjun yang indah bisa dengan mudah kalian temukan di Kota Lumpia ini. Nah, bagi kalian yang sedang atau ingin berlibur ke kota ini, kami sudah merangkumkan 4 wisata alam di Semarang yang wajib dikunjungi.

Wana Wisata Penggaron

Kabupaten Semarang, selain terkenal dengan Gunung Ungarannya juga masih menyimpan sebuah tempat wisata yang cukup unik, yaitu tempat untuk mengamati burung, Wanawisata Penggaron namanya. Wanawisata ini merupakan tempat wisata yang mempunyai koleksi kehidupan liar berupa burung yang cukup banyak dan menarik. tercata di Wanawisata Penggaron terdapat kurang lebih dari 90 spesies burung yang tersebar. Beberapa spesies seperti Merak Hijau, Elang Ular Bido, Kadalan Birah, Kadalan Kembang dan beberapa raptor migrant dapat di lihat secara langsung disini.

Bagi traveller yang suka dengan alam bebas, Wisata Alam Penggaron Ungaran Kabupaten Semarang merupakan salah satu pilihan. Untuk menuju ke Wana Wisata Penggaron traveller bisa melakukan perjalanan ke Kota Ungaran yang letaknya sekitar 18 kilometer dari kota Semarang. Traveller bisa menuju Taman Unyil lalu mengikuti petunjuk arah menuju Wana Wisata Penggaron. Wana Wisata ini letaknya melewati bawah Jalur Tol Semarang-Solo.

Wana Wisata Penggaron

Bagi beberapa orang lokal mungkin Wisata Penggaron merupakan hutan biasa yang sering digunakan sebagai bumi perkemahan, akan tetapi jika traveller menuju ke Wisata Pengaron, lokasi ini merupakan hutan yang sangat eksotis yang di kelila oleh kesatuan Bisnis Mandiri Wisata, Benih dan Usaha Lain yang dimiliki perum perhutani Jawa Tengah.

Traveller bisa memanfaatkan berbagai macam aktifitas di wilayah Wana Wisata Penggaron mulai dari trekking hutan, outbound training, latihan SAR, Pramuka hingga rekreasi dengan menikmati burung-burung luar yang bertebangan disana. Bahkan bagi kalangan akademisi bisa juga melakukan penelitian.

Untuk mengelilingi Wana WIsata Penggaron traveller direkomendasikan bisa menggunakan motor roda dua dengan model motor seperti tril. Traveller akan melewati hutan yang sangat lebat dengan puncak bukit yang sangat indah. Berbagai jenis pohon seperti pinus dan pohon lainnya menjulang tinggi hingga 10 meter.

Jika traveller melakukan camping disini, dipagi hari akan melihat beberapa kabut yang mengelilihin hutan ini. Semilir angin pagi yang dingin bertiup lembut disertai sambutan mentari akan membuat traveller seolah-olah benar menyatu dengan alam. Karena berupa alam bebas, sehingga untuk fasilitas belum terlalu lengkap. Traveller dituntut harus benar-benar survive layaknya ketika mendaki disebuah gunung dan membawa peralatan dan bawaan yang memadai jika ingin berkemah disini.

Umbul Sidomukti

Umbul Sidomukti merupakan salah satu Kawasan wisata Pegunungan yang sudah sangat terkenal di Semarang, berlokasi di lereng gunung ungaran dengan ketinggian 1200 dpl, tepatnya berada di Desa Sidomukti, Bandungan – Semarang. Sehingga kawasan wisata ini mempunyai pemandangan yang luar biasa terutama dari kolam renang alaminya.

Area wisatanya sendiri cukup luas dan terdapat banyak tempat di dalamnya, yang paling menarik dari Umbul Sidomukti sebenarnya adalah kolam renangnya, dan saat ini telah ada empat buah kolam renang yang disusun bertingkat dan berbeda kedalamannya. Airnya dingin, jernih dan menyegarkan.

Umbul Sidomukti

Selain itu juga di area ini sudah dibangun penginapan Pondok Wisata dan juga Pondok Panorama, Restaurant Pondok Lesehan, Cafe Pondok Kopi, Camping Ground dan fasilitas outbond yang berupa wahana permainan menantang keberanian, di antaranya flying fox, Marine bridge, Higest Triangle (Magic Box, Badui Bridge, stick Bridge), rapeling menuruni lembah sisi kolam, ATV, bersepeda, berkuda, jalur trekking dan Goa Tirta Mulya. Selain itu jika kalian yang hobi paralayang ada juga tempatnya lho di sini.

Di Umbul Sidomukti juga menyediakan tempat untuk meeting dan pernikahan, informasi lebih lanjut untuk ini bisa langsung Tanya-tanya Umbul Sidomukti. Jika kalian datang dari kota Semarang, Umbul Sidomukti dapat ditempuh perjalanan sekitar 1 jam. Jalur yang mudah bisa dilalui dari kota Semarang masuk lewat pintu tol Gayamsari, atau kalau dari arah Jakarta masuk lewat pintu tol Krapyak (Semarang Barat). Ikuti saja arah menuju Yogyakarta/Solo dan keluar lewat pintu tol Ungaran.

Kemudian ikuti jalur Semarang Solo/Yogya. Sesudah sampai di Pom Bensin Lemah Abang, ambil arah ke kanan menuju Bandungan. Setelah menemui pertigaan pasar Jimbaran, maju sedikit lalu belok kanan melewati sebuah jalan yang agak sempit menuju ke desa Sidomukti.

Air Terjun Kali Pancur

Kawasan wisata alam Air Terjun Kali Pancur ini terletak di Desa Nogosaren, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, sekitar 14 km sebelah barat Kota Salatiga. Untuk sampai ke lokasi obyek wisata ini tidak ada sarana transportasi umum, jadi harus membawa kendaraan sendiri. Jika terpaksa harus menaiki kendaraan umum bisa dapat mengambil jurusan Kopeng Salatiga dan jika telah sampai di Desa Wates Kec. Getasan lalu jalan kaki atau dengan cara naik ojek sekitar 3 km an. Kondisi jalan masih tergolong baik hanya beberapa ratus meter menjelang lokasi jalan agak sempit dan belum beraspal. Di sepanjang perjalanan kalian dapat melihat keindahan alam lereng gunung Telomoyo dan Gunung Merbabu.

Tempat parkir di obyek wisata air terjun kali pancur ini lumayan luas, berada pada koordinat 110, 25′ 21.37″BT 7, 21′ 41.5″LS. Untuk tiket masuk seharga Rp 2.500 per orang. Letak air terjun kalipancur ini sekitar 900m (dengan jumlah anak tangga lebih dari 800) dari pintu masuk, jalanan cukup terjal meski sudah ada tangga permanen. Jadi harus mempersiapkan fisik yang cukup fit sebelum menuju lokasi air terjun ini.

Air Terjun Kali Pancur

Hampir di sepanjang menuruni anak tangga, terdapat suara gemericik air pegunungan yang mengalir di samping anak tangga dengan pemandangan alam yang sangat menakjubkan, dengan ketinggian air terjun sekitar 150 meter. Selain dihiasi relief bebatuan alam, tebing air terjun itu juga dipenuhi goa kecil tempat untuk berteduh bagi burung walet. Setelah selesai menikmati keindahan alam Air Terjun Kali Pancur ini sebaiknya menghemat tenaga, karena untuk kembali pulang pengunjung harus menyusuri lagi satu per satu anak tangga yang menanjak tadi.

Air terjun kali pancur memiliki ketinggian sekitar 100 meter, terletak pada punggungan gunung telomoyo yg mengarah ke danau rawa pening. Sepanjang punggungan gunung ini selain terdapat air terjun juga mempunyai banyak tebing batu andesit dengan ketinggian bervariasi dari 20 meter sampai 100 meter.

Curug Lawe

Curug Lawe adalah air terjun yang terletak di Kawasan Gunung Ungaran di Semarang. Di Curug Lawe airnya benar-benar bersih dan tentu saja kondisi alam di sekitarnya sangat indah. Curug Lawe dan Benowo terlrtak disebelah utara anak-anak Gunung Ungaran dan menjadi hulu Kali Banjir Kanal Barat atau Kali Garang di kota Semarang

Disebut Curug Lawe karena air yang jatuh dari tebing curam itu terlihat seperti benang-benang putih, yang dalam bahasa jawa disebut lawe. Versi lain juga menjelaskan dinamakan Curug Lawe karena konon jumlah air terjun yang ada, baik dari yang besar hingga yang terkecil berjumlah 25 buah yang dalam bahasa jawa Selawe. Dalam satu kawasan ada dua air terjun yaitu curug lawe di sisi barat dan curug benowo di sisi timur yang berjarak kurang lebih sekitar 500m antar kedua air terjun.

Curug Lawe Benowo Kalisidi atau disingkat CLBK dikelola sendiri oleh Pemerintah Desa Kalisidi dan LMDH Bela Pesona sebagai mitra dari Perum Perhutani KPH Kedu Utara. Tiket masuk untuk pengunjung Rp. 4.000; sudah termasuk asuransi jasa raharja putera. Berlokasi tidak jauh dari pusat kota Semarang tepatnya di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Curug Lawe

Berjarak sekitar 12 km dari kota Semarang atau 7 km dari kota Ungaran. Dari Ungaran (alun-alun) ambil arah ke Mapagan melalui jalan tembus ke Boja. Sesampainya di Boja lalu ambil belokan ke kiri di desa Sumur Gunung yang ternyata juga tidak terlalu jauh dari kampus Unnes sekarang Gunung Pati. Untuk kondisi jalan dari Ungaran ke desa Kalisidi sudah beraspal. Kemudian dilanjutkan dari pertigaan Sumur Gunung tersebut diteruskan ke arah selatan hingga perkebunan cengkeh zanzibar sekitar 3 kilometeran dengan kondisi jalan makadam menanjak dengan kemiringan bervariasi antara 25-45 persen. Sesampai di perkebunan ini untuk yang membawa kendaraan dapat memarkirkan kendaraannya di dekat geust house.

Jarak tempuh dari tempat parkir ke dua curug lumayan jauh sekitar 30 menit berjalan kaki dengan kondisi jalan setapak yang relatif datar, hanya sedikit terdapat tanjakan yang tidak berarti. Ada dua jalur menuju ke sana yaitu jalur lama dan jalur baru. Jika melewati jalur lama maka akan melewati saluran dan jembatan irigasi denga sisi kiri adalah jurang yang sangat curam. Sedangkan apabila menggunakan jalur baru akan melewati Sendang Pengantin kemudian turun ke arah bendungan melewati pinggiran sungai.

Setelah itu mungkin kira-kira 10 menit dari bendungan akan ditemui 2 percabangan, kiri menuju Curug Lawe dan kanan menuju Curug Benowo, tetapi sekarang ada jalan tembus langsung dari ke dua curug tersebut tanpa kembali ke percabangan semula.

Itulah deretan wisata alam Semarang yang tak boleh untuk kalian lewatkan. Jangan lupa untuk menyiapkan segala perlengkapan yang kalian butuhkan saat berkunjung ke wisata alam di Semarang, seperti topi, sunblock, serta kamera. Yuk, segera rencanakan perjalanan ke Semarang dan luangkan waktu beberapa hari agar dapat puas menjelajahi berbagai destinasi wisata alam tersebut!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *