wisata labuhan bajo

7 Destinasi Wisata Labuhan Bajo Yang Akan Membuat Anda Tercengang

Advertisement

Tempat Wisata Labuhan Bajo bukan hanya Pulau Komodo saja ataupun Pantai Merah alias Pink Beach, terdapat banyak sekali lokasi wisata yang dapat kamu explore jika berkunjung ke wisata Labuhan Bajo .Anggapan bahwa Wisata Labuan Bajo hanya untuk melihat Komodo saja, saat ini terasa kurang pas ! mungkin dulu anggapan tersebut ada benarnya, namun seiring perkembangan zaman dan majunya sektor pariwisata di wisata Labuhan Bajo, maka ada beberapa tempat wisata labuhan bajo yang juga mempunyai daya tarik hingga banyak menarik wisatawan datang berkunjung.Saya yakin saat anda membaca tulisan ini berarti anda mempunyai ketertarikan dengan destinasi wisata yang ada di wisata Labuhan Bajo atau mungkin anda hendak menyusun rencana dan jadwal untuk berkunjung ke wisata Labuhan Bajo ! Jika benar, jangan sungkan untuk menghubungi kami jika anda membutuhkan paket wisata labuhan bajo yang murah dan berkualitas ke wisata Labuhan Bajo.Kami coba merangkum daftar lokasi wisata yang menarik dan wajib anda kunjungi saat berlibur ke wisata Labuhan Bajo, mulai dari wisata air terjun, wisata gua, wisata pantai, wisata snorkling, wisata sunset, wisata trekking, hingga wisata budaya.

Pulau Padar

Tidak ada kata lain yang bisa menggantikan kata mengagumkan ketika mengunjungi Pulau Padar. Rasanya, pernyataan bahwa pulau Padar yang ada di wisata labuhan bajo ini merupakan cuilan kecil dari surga yang terserak di bumi bukanlah hal yang berlebihan, Pulau Padar adalah pulau ketiga terbesar di kawasan Taman Nasional Komodo, setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca.Mungkin keberadaan Pulau Padar tidak se-terkenal Pulau Komodo ataupun Pulau Rinca, namun keindahan Pulau Padar tidak kalah cantiknya dengan kedua pulau tersebut.Letak Pulau Padar cenderung lebih dekat dengan Pulau Rinca dibandingkan dengan jarak ke Pulau Komodo dan dipisahkan oleh Selat Lintah.Pulau Padar juga diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, karena berada dalam wilayah Taman Nasional Komodo, bersama dengan Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Gili Motang. Meskipun berada di dalam kawasan Taman Nasional Komodo, namun Pulau Padar tidak dihuni oleh komodo dikarenakan rantai makanan yang terputus.

wisata labuhan bajo
Pulau Padar

Di sekitar pulau ini terdapat pula tiga atau empat pulau kecil yang memiliki keunikan panorama masing-masing. Dan di Pulau Padar juga terdapat hamparan pink beach yang sangat cocok digunakan untuk sekedar berenang, bermain air ataupun ber-snorkeling ria.Pengunjung juga dapat menaiki bukit yang berada di Pulau Padar untuk menikmati keindahan panorama dari atas. Biru laut dan jajaran pulau di sekitarnya akan menghipnotis pengunjung. Meskipun trekking menuju bukit tertinggi akan terasa sangat melelahkan, namun pengunjung akan disuguhkan panorama perbukitan dan pemandangan yang sangat cantik dan mengabadikan momen akan menjadi kegiatan yang tak ada bosannya selama perjalanan trekking.Jika Anda berencana untuk mengunjungi Taman Nasional Komodo, cobalah singgah sejenak di pulau ini, ketenangan dan keelokannya akan membuat Anda betah berlama-lama di pulau ini.

Wae Rebo

 

Wae Rebo di Flores yang terletak pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut ini layaknya sebuah surga yang berada di atas awan. Perlu perjuangan untuk bisa mencapainya, namun apa yang didapat ketika sampai ke lokasi sebanding dengan perjalanan yang dilalui. Pemandangan alam berupa gunung-gunung berpadu dengan 7 rumah adat berbentuk kerucut akan memberi kesan tersendiri bagi setiap pengunjung ynag pernah datang ke Desa Wae Rebo. Desa Wae Rebo berada di barat daya kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Untuk bisa sampai ke lokasi memang tidak mudah karena letaknya yang di atas gunung. Perlu tenaga ekstra untuk melakukan perjalanan kaki selama kurang lebih 3 sampai dengan 4 jam. Tergantung kondisi fisik karena trekking menuju desa Wae Rebo mendaki sejauh 7 km.

wisata labuhan bajo
Wae Rebo

Desa Wae Rebo saya sebut sebagai desa terindah di Indonesia, dan desa ini sama sekali tidak ada signal hp. Desa Wae Rebo dari sisi pariwisata sangat dikelola dengan baik, karena desa ini didampingi dan diberikan bimbingan tentang Pariwisata oleh Indonesia Ecotourism Network. Tujuannya memajukan desa-desa yang tadinya kurang diperhatikan menjadi sebuah desa wisata yang banyak orang ingin kunjungi. Pengunjung yang ingin ke Desa Wae Rebo di Flores harus mulai dari Ruteng. Jika dari Denpasar (Bali), bisa langsung menuju Ruteng lewat jalur udara. Apabila tidak ada penerbangan menuju Ruteng, anda dapat menggunakan bus atau travel dari Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat yang memakan waktu sekitar 6 jam. Setelah tiba di Ruteng, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Denge atau Dintor selama kurang lebih 2 jam yang merupakan desa terakhir yang dapat diakses dengan kendaraan.Desa ini begitu ikonik, pun eksotik. Bukan hanya karena lokasi dan bentuk rumah-rumah adat yang ada di sana, tapi semua hal yang terkait dengan desa Wae Rebo itu sendiri.

Pulau Kelor

Siapa yang tidak suka menjelajahi alam yang masih natural, belum banyak tersentuh peradaban.

wisata labuhan bajo
Pulau Kelor

Di Flores, kamu bisa menemukan destinasi wisata seperti ini di Pulau Kelor – pulau kecil dengan pasir yang putih dan tetumbuhan yang menghijau di bagian tengah, serta riak kecil ombak yang tenang. Destinasi aduhai ini cocok sekali untuk yang sedang mencari ketenangan!

Pantai pink

Penyuka warna merah muda tidak boleh melewatkan destinasi wisata di Labuan Bajo yang satu ini.

wisata labuhan bajo
Pantai pink

Dilihat dari mana pun, spotnya asyik, keren dan so pinky!Mau sekadar berenang, sun bathing hingga snorkeling, yang kamu lihat dan rasakan adalah kepuasan batin karena sudah menyaksikan indahnya pantai pink ini yang bikin anda jadi betah unyuk kesini dan bikin anda terkejut untuk melihatnya.

Gili Bala

Tidak sedikit tempat wisata cantik yang bisa kamu kunjungi di Flores. Satu di antaranya adalah Gili Laba, atau juga dikenal sebagai Gili Lawa Darat. Gili Bala, pulau kecil nan eksotis di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki banyak pesona yang seakan tak habis untuk dikulik.Dalam bahasa Sasak, ‘gili’ berarti pulau kecil. Ada tiga gili yang berjajar di Utara Lombok, yaitu Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan.

wisata labuhan bajo
Gili Bala

Dari ketiga gili ini, Trawangan yang terbesar dan memiliki fasilitas lengkap bagi wisatawan.Berukuran 10 kali lebih kecil dari Pulau Weh (15 km2), Gili Trawangan juga memiliki keindahan bahari yang tak terperi. Tak heran dengan keistimewaannya itu, pulau ini sangat digemari bule-bule Eropa dan Australia.Nah, sebanyak 90 awak media dari seluruh Indonesia pun berkesempatan menikmati pesona Gili Trawangan, dalam ‘Media Gathering Telkomsel 2018’ di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 11-13 Mei 2018.

Pulau Kanawa

Laut biru sebening kaca, pantai dengan pasir putih tanpa noda, terumbu karang yang eksotis dan lanskap yang instimewa.Ya, itulah gambaran singkat keindahan Pulau Kanawa dan sekitarnya.

wisata labuhan bajo
Pulau kanawa

Keindahan ini tentunya menjadikan Pulau Kanawa salah satu destinasi wisata di Labuan Bajo yang wajib kamu kunjungi. Janji deh, tidak ada ruginya sama sekali mengunjungi spot wisata tropis ini.

Danau Kelimutu

Danau atau bisa juga disebut Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.Kelimutu merupakan gabungan kata dari “keli” yang berarti gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.Danau atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna – warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Danau yang berwarna merah atau “Tiwu Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan/tenung. Sedangkan danau berwarna putih atau “Tiwu Ata Mbupu” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal.

wisata labuhan bajo
Danau kelimutu

Para penduduk di sekitar Danau Kelimutu percaya, bahwa pada saat danau berubah warna, mereka harus memberikan sesajen bagi arwah orang – orang yang telah meninggal.Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik. Batas antar danau adalah dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding ini sangat terjal dengan sudut kemiringan 70 derajat. Ketinggian dinding danau berkisar antara 50 sampai 150 meter.Mulai dari mitos, atmosfer hingga catatan sejarahnya, Danau Kelimutu sudah memunculkan rasa penasaran bagi siapa pun yang mengetahuinya. Bayangkan saja, tiga danau besar di puncak gunung Kelimutu, yang memiliki tiga warna berbeda dan bisa berubah di waktu-waktu tertentu. Masa kamu tidak tertarik menyaksikan keajaiban ini selagi berada di Flores.

Advertisement
Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.