Inilah 5 wisata Semarang Anti Mainstream Yang Sangat Populer

Saat kamu searching situs traveling yang ada di semarang pasti yang akan muncul tempat-tempat yang udah mainstream dan udah banyak dijelajah banyak orang, kalo bukan masjid agung jawa tengah ya kawasan kota lama, akhirnya liburan kamu jadi penat karena gak nemuin suasana baru. Sebenarnya banyak loh tempat wisata dan tempat sekedar melepas penat di kota ini yang belum banyak diketahui orang-orang bahkan bakal jadi tempat liburan  anti mainstream buat kamu, mau tahu apa aja? yuk intip kesiniaja.com bakal kasih bocorannya. Hampir semua situs traveling saat mengulas tentang wisata di Semarang yang dibahas hanya itu-itu saja. Kalau bukan kawasan Kota Lama, Masjid Agung Jawa Tengah, Simpang Lima ya Lawang Sewu. Namun Semarang tidak hanya memiliki itu saja banyak tempat anti mainstream yang belum banyak diketahui treveler sehingga bisa jadi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Travelingyuk akan mencoba untuk mengajak kalian menjelajahi tempat-tempat yang selama ini kurang begitu diekspos oleh situs traveling. Potensi wisata anti maenstream semarang baik di Kabupaten maupun Kota Semarang akan kita jadikan satu sehingga menjadi kumpulan destinasi wisata anti maintream

Umbul Sidomukti

Umbul Sidomukti merupakan taman renang alam yang menyajikan pemandian dari mata air pegunungan Ungaran yang sangat menyegarkan. Objek wisata kawasan Umbul Sidomukti merupakan salah satu Wisata Alam Pegunungan di Semarang, tepatnya berada di Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang.

semarang
Umbul Sidomukti

Wisata alam Umbul Sidomukti Bandungan terletak di lereng sebelah selatan Gunung Ungaran pada ketinggian kurang lebih 1.200 mdpl, sebuah kawasan yang masih berada di wilayah Kabupaten Semarang.Pada ketinggian ini bisa kamu bayangkan udara yang begitu sejuk akan memanjakan tubuhmu kan? Konon, jika kita mandi di mata air akan membuat kita menjadi awet muda. Yang menjadi daya tarik utama dari kolam renang yang satu ini yaitu adalah lokasinya. Ohya kamu juga bisa ngopi-ngopi di pondok Kopi Sidomukti sambil menikmati hijaunya pemandangan alam.

Candi Gedong

Candi Gedong Songo terletak di lereng Gunung Ungaran bagian selatan dengan ketinggian sekitar 1.200 m dari permukaan laut sehingga suhu udara di kawasan wisata ini cukup dingin (berkisar antara 19-27 °C). Suasana sejuk hawa pegunungan serta terbebas dari polusi udara akan menjadikan pengelaman tersendiri bagi kamu yang suka akan keindahan alam. Untuk memperoleh lanskap alam yang mempesona di Semarang, traveler harus mempertimbangkan untuk menjelajahi kawasan pinggiran daerah ini. Salah satunya adalah wilayah Ungaran dimana disana terdapat Gunung Ungaran yang menawarkan keindahan mentari pagi yang sangat eksotis.Buat traveler yang suka petualangan, trekking mendaki gunung adalah makanan favoritnya yang selalu ingin lagi dan lagi dilakukan. Gunung Ungaran adalah salah satu yang bisa mereka tuju apalagi gunung ini punya pemandangan matahari terbit yang manis. Gunung setinggi 2.050 mdpl ini bisa dicapai melalui tiga jalur yakni jalur Jimbaran, Medini, dan Candi Gedong Songo. Umumnya para pendaki akan melakukan start pada tengah malam dengan harapan mereka sampai di puncak sesaat sebelum matahari terbit.

semarang
Candi Gedong

Disamping Candi Gedong Songo ada tempat wisata alamnya juga lho, yang wajib banget dikunjungi ketika kamu sedang berlibur ataupun jalan-jalan di kawasan wisata bandungan Semarang ini.Disini ada 9 bangunan candi. Lokasi antara candi satu dengan candi yang lainnya tidak berdekatan sehingga dibutuhkan tenaga ekstra untuk menempuh jarak ratusan meter agar bisa melihat keseluruhan candi-candi yang ada. Tapi kamu gak perlu khawatir, meskipun nafas harus terengah-engah akan mudah terobati dengan udara segar bahkan keindahan alam yang terkadang bisa melihat secara dekat kabut dingin yang turun dari atas gunung lho.Tapi kalo kamu gak kuat jalan jauh disini sudah tersedia penyewaan kuda yang bisa kamu sewa untuk membantu perjalanan kamu ditempat wisata ini. Nah ini yang spesialnya, disini juga terdapat tempat untuk istirahat sambil menyiram bahkan mandi dengan air hangat. Tepatnya di antara candi gedung 3 dan candi gedung 4, terdapat sebuah kepunden gunung dengan sumber air panas yang mengadung kadar belerang cukup tinggi. Sekedar informasi, bahwa dengan menyiram atau mandi dengan air hangat yang mengandung belerang ini bisa mengobati penyakit gatal-gatal maupun penyakit kulit lainnya.

Gunung Ungaran

Untuk memperoleh panorama alam yang mempesona di Semarang, kamu wajib menjelajahi kawasan pinggiran daerah ini. Salah satunya adalah wilayah Ungaran dimana disana terdapat Gunung Ungaran yang menawarkan keindahan mentari pagi yang sangat eksotis.Buat traveler yang suka petualangan, trekking mendaki gunung adalah makanan favoritnya yang selalu ingin lagi dan lagi dilakukan. Gunung Ungaran adalah salah satu yang bisa mereka tuju apalagi gunung ini punya pemandangan matahari terbit yang manis.

semarang
Gunung Ungaran

Gunung setinggi 2.050 mdpl ini bisa dicapai melalui tiga jalur yakni jalur Jimbaran, Medini, dan Candi Gedong Songo. Umumnya para pendaki akan melakukan start pada tengah malam dengan harapan mereka sampai di puncak sesaat sebelum matahari terbit.

Brown Canyon

Brown Canyon terletak di daerah Rowosari Meteseh Tembalang Semarang, tempat yang lumayan jauh dari pusat keramaian kota Semarang. Sebenarnya sebutan nama Brown Canyon di Semarang ini adalah sebutan populer bagi para pengunjung lokasi ini. Kalau kita bertanya kepada kebanyakan penduduk sekitar, banyak dari mereka yang kurang familiar dengan sebutan itu, mereka lebih tahu dengan sebutan “Padas Keruk” (bekas bukit yang dikeruk, yang menyisakan tanah padas).Jadi nama Brown Canyon mungkin artinya tebing-tebing seperti di Grand Canyon yang berwarna coklat padas.

semarang
Brown Canyon

Nama Brown Canyon menjadi populer, mana kala pengunjung banyak yang mengunggah hasil foto-foto mereka di akun sosial media. Brown Canyon tadinya merupakan sebuah perbukitan yang sudah lebih dari 10 tahun dilakukan kegiatan pengerukan tanah urug, penggalian padas dan pasir. Jadi, tempat tersebut merupakan tempat sebagai proyek galian C. Karena tadinya setiap hari dalam sekian tahun dilakukan pengerukan dan pengambilan material, maka terbentuklah tekstur tebing yang unik yang mirip dengan “GRAND CANYON”.

Taman Puri Maerokoco

Taman ini merupakan salah satu wisata di kota Semarang yang belum banyak diketahui orang. Sebagai Taman Mini Jawa Tengah, Puri Maerokoco terletak tidak jauh dan hanya 5 Km dari Tugu Muda Semarang tepatnya di jalan Yos Sudarso Semarang. Puri Maerokoco merupakan salah satu bagian dari Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan Jawa Tengah atau yang sering di kenal dengan PRPP.Seperti yang telah dikenal masyarakat luas Taman Wisata Puri Maerokoco Semarang yang sebagai Taman Miniatur Jawa Tengah menghadirkan rangkuman Rumah Adat atau anjungan dari 35 Kabupaten dan kota madya yang ada di Semarang. Didalam rumah-rumah adat tersebut sudah dilengkapi dengan hasil-hasil industri serta kerajinan-kerajinan yang di produksi oleh masing-masing daerah lho. Taman Wisata Puri Maerokoco Semarang dibuka untuk umum mulai jam 08.00 hingga 18.00. Rute menuju Puri Maerokoco dapat dengan mudah dijangkau dengan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Siapa yang tidak mengenal Taman Mini. Kawasan yang bisa dibilang sebagai tempat mengenal Indonesia ini memamg menarik untuk dikunjungi. Tidak hanya untuk belajar mengenal keberagaman di Indonesia saja.

semarang
Taman Puri Maerokoco

Melainkan, untuk menikmati beberapa wahana yang ada di kawasan ini pun juga menarik.Nah, kali ini bukan Taman Mini Indonesia Indah yang akan kita jelajahi. Melainkan, Taman Mininya Jawa Tengah. Adakah yang tahu dimana letaknya taman mininya jawa tengah? Bagi warga semarang pasti sudah tahu. Letaknya berada di Puri Maerokoco. Disinilah keberagaman Jawa Tengah bisa disaksikan dan dinikmati secara mendalam. Puri Maerokoco adalah taman yang berada di kawasan pusat rekreasi dan promosi pembangunan. Disini, sobat native akan dihibur dengan banyaknya rumah adat yang dikenal dengan nama anjungan. Terdiri dari 35 kabupaten atau kota. Selain berbetuk sebuah rumah, di dalamnya juga terdapat berbagai macam hasil industri khas masing-masing daerah.Sejarah mencatat kawasan dengan luas 23,84 ha ini dibangun pada tahun 1980an oleh Gubernur Ismail. Nama Maerokoco sendiri diambil dari bagian apos Mahabharata yang menceritakan tentang salah seorang dewi yang ingin memeiliki seribu bangunan dalam satu malam. Demi memenuhi kebutuhan wisatawan puri maerokoco pun dibangun kembali. Dengan mempertahankan anjungan sebagai salah satu daya tarik. Namanya pun berubah menjadi grand maerokoco, dengan pemandangan hutan mangrove yang elegan, esoktis, membuat kebanyakan wisata semarang akan terhipnotis dengan pemandangan ini.Hutan ini didirikan di atas perairan di pinggir pantai Kota Semarang. Salah satu yang menarik dan tidak boleh terlewatkan adalah menyusuri setiap jengkal hutan mangrove. Berjalan perlahan sembari menikmati suasana dan udara yang sangat segar. Selain itu, nuansanya pun tenang, reduh serta damai.

Inilah 4 Wisata Semarang Atas Yang Wajib Anda Kunjungi

Sebagai ibu kota provinsi Jawa Tengah, Semarang merupakan lokasi berpadunya kebudayaan Cina, India, Arab, dan Eropa di kota yang lebih terkenal akan kawasan bisnisnya ini. Hal ini dapat terlihat dengan jelas dari gedung-gedung tua yang masih kokoh berdiri di beberapa tempat, seperti Lawang Sewu, Gereja Blenduk, dan Gedung Batu. Meski kawasan ini tak seperti Yogyakarta atau Solo — terdapat lebih banyak gedung bertingkat — Kota Lumpia ini menyuguhkan harmonisasi multikultur yang apik. Ketika berkunjung ke Semarang, kunjungi kawasan Pecinan dan cicipi lezatnya Lumpia khas kota ini. Untuk wisata kuliner yang lebih lengkap, jangan lewatkan area Pasar Semawis di Gang Warung. Kedai-kedai yang berjajar di kawasan ini menyuguhkan beragam kuliner lokal dengan rasa yang tak akan ditemukan di tempat lain.Apa yang terlintas di pikiran jika disebutkan nama Semarang? Lumpia, Bandeng presto, Simpang Lima atau Lawang Sewu?  Ya, keempat hal tersebut memang identik dengan kota Semarang.

Sebagai ibukota Provinsi Jawa Tengah, Semarang tentu memiliki banyak keistimewaan, bukan hanya dari tradisi dan budaya saja tetapi terdapat potensi wisata semarang yang sangat beragam.Wisata Semarang cukup lengkap, karena selain wisata sejarah di wilayah ini juga banyak pilihan wisata alam, wisata keluarga, wisata religi dan tentu saja wisata kuliner.Masjid Agung Jawa Tengah memiliki design arsitektur yang sangat mempesona dan menjadi salah satu ikon kota Semarang yang banyak dikunjungi oleh wisatawan.Selain singgah untuk melaksanakan ibadah, kamu bisa menikmati keindahan masjid dan mengetahui seluk beluk perkembangan Islam di Jawa Tengah dengan mengunjungi museum yang terletak di Tower Asmaul Husna di lantai 2 dan 3.Bahkan di lantai 18 kamu juga bisa menikmati hidangan lezat di resto dengan pemandangan yang menakjubkan.

Pantai Maron

Pantai Maron yang terletak di sebelah barat Semarang, tepatnya di sekitar muara Sungai Silandak ini, bisa ditempuh dari dua tempat, yaitu dari Bandara Ahmad Yani atau dari Perumahan Graha Padma, Krapyak. Kira-kira berjarak 3 km dari jalan raya kita sudah bisa sampai di lokasi. Jika menggunakan kendaraan bisa ditempuh sekitar 10 menit. Namun jika ingin jalan kaki, dari ujung perumahan Graha Padma saja bisa memakan waktu 30 menit.Sejarah Pantai MaronNama Maron sendiri konon karena pantai ini masih merupakan milik Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad), karena merah maron merupakan warna khas baret Penerbad, maka pantai ini disebut Pantai Maron. Memang kurang jelas siapa yang mengelola Pantai Maron. Konon katanya Maron juga berasal dari singkatan Marina Kulon.

semarang
Pantai Maron

Jika berkunjung ke Pantai Maron pada Sabtu Sore, Minggu Pagi, Minggu Sore, atau hari-hari libur, bisa dipastikan pelancong yang datang sangat banyak. Bahkan bisa dikatakan tidak kalah dari jumlah pelancong di Parangtritis, Yogyakarta ataupun Kuta, Bali. Hampir setiap sudut pantai dan warung-warung di tepi pantai penuh oleh pengunjung.Pantai Maron menawarkan keindahan pantai yang eksotis sehingga ramai dikunjungi wisatawan sekitar Semarang pada akhir pekan. Apabila anda ingin berkunjung ke Pantai Maron, perlu di ingat bahwa jalan menuju tempat ini masih terbuat dari tanah yang dipadatkan, sehingga apabila hujan jalanan tersebut akan menjadi licin. Harga tiket masuk Pantai Maron adalah 5,000 Rupiah. (th2014)

Taman Lele

Taman Lele di Semarang bisa menjadi lokasi yang tepat untuk menghabiskan liburan akhir pekan bersama keluarga. Di sana, Anda bisa mengajak buah hati ke kebun binatang, taman bermain atau sekadar duduk santai di danau buatan.Taman Lele merupakan objek wisata keluarga andalan Kota Semarang. Di atas tanah seluas 22.173 meter persegi, Taman Lele menyediakan aneka wisata lengkap bersama keluarga, seperti yang ditulis Situs Resmi Pemkot Semarang.Kampung wisata Taman Lele Semarang adalah sebuah objek wisata alam sekaligus taman hiburan keluarga di yang terletak di kota Semarang. Obyek wisata ini memiliki luas lebih dari 2 hektare[1], memiliki aneka permainan untuk keluarga baik permainan air atau pun permainan darat. Terdapat juga kebun binatang mini, serta penginapan.

semarang
Taman Lele

Kampung wisata Taman Lele Semarang menawarkan panorama alam asri, dengan danau buatan yang dijadikan tempat bermain sepeda air. Danau buatan tersebut dikelilingi oleh pepohonan yang rindang. Terdapat juga kebun binatang mini dengan beberapa aneka satwa seperti merak, ular phyton, buaya, iguana, kelinci, dan burung cendrawasih.Dari kebun binatang mini, ajaklah anak untuk bermain air di kolam renang. Meski tidak terlalu besar, kolam ini bisa menjadi tempat asyik menghabiskan waktu bersama keluarga. Ayo, main air bersama!Lelah berkeliling di kebun binatang dan bermain air di kolam renang, Anda bisa duduk-duduk santai di taman bermain atau danau buatan. Di kedua tempat tersebut, Anda bisa menggelar tikar dan menikmati santap siang bersama.Layakanya permainan di taman kanak-kanak, taman bermain di Taman Lele memiliki arena permainan yang cukup lengkap. Ayunan dan aneka jenis perosotan telah disediakan untuk menghibur sang buah hati.Di danau buatan, wisatawan yang datang bisa menikmati keindahan danau dengan menaiki perahu bebek. Cukup membayar Rp 10.000 untuk satu perahu, Anda sudah bisa mengitari danau buatan ini.Akses menuju Kampung wisata Taman Lele Semarang terletak di jalur pantura, tepatnya di Jalan Walisongo KM 10 Kecamatan Ngaliyan Semarang.

Pantai Marina

Pantai Marina adalah salah satu tempat rekreasi yang berada di kota Semarang, tepatnya di jalan Yos Sudarso, kurang lebih 4 km dari Tugu muda dan bersebelahan dengan Puri Mareokoco. Jaraknya hanya beberapa ratus meter dari Bandara Ahmad Yani.Pantai ini menyimpan pemandangan eksotis khas kota Semarang. Akses untuk menuju ke pantai ini sangatlah mudah. Dari pusat kota Semarang hanya dibutuhkan waktu sekitar 15-30 menit. Di sisi utara agak ke timur, air laut pantai ini agak sedikit kecoklatan saat musim hujan, hal ini disebbakan karena di sisi timur pantai ini merupakan wilayah bermuaranya sungai banjir kanal barat. Untuk masuk ke pantai ini, para pengunjung hanya wajib membayar tiket seharga Rp. 3000 per orang.

semarang
Pantai Marina

Pantai marina merupakan pantai kecil, yang berada di kawasan perumahan.Tempat yang satu ini dibuka untuk umum setiap hari selama 24 jam, oleh karena itulah para pengunjung dapat mendatangi kapan saja pantai Marina sesuai keinginan, baik untuk olah raga di pagi hari, sore hari untuk menikmati pemandangan tenggelamnya matahari, maupun malam hari sambil menikmati berbagai kuliner yang ada. Menurut sejarahnya, pantai Marina merupakan pantai yang dibuat dari reklamasi daratan. Dulunya tempat ini berupa hutan bakau dan tambak. Kemudian, dilakukanlah reklamasi dan dijadikan bangunan perumahan, pertokoan dan perkantoran dan bagian sebelah utara pantai dijadikan sebagai tempat wisata yang diberi nama Pantai Marina.Para pengunjung dapat naik perahu keliling jika ingin melihat lautnya atau hanya sekedar ingin memancing.Di sini juga disediakan mobil balap mainan bagi pengujung juga penyewaan ban untuk berenang. Namun sayang, obyek wisata Pantai Marina ini belum bisa menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung karena infrastruktur yang kurang memadai dan kurangnya investor yang masuk untuk menggarap lahan potensial ini. Karena banyak pepohonan rindang di pintu masuk, menyebabkan pantai ini tidak terasa panas.Pepohonan yang rindang ditambah dengan suara debur ombak yang menerpa tembok pembatas yang dibangun mengelilingi pantai dan juga menabrak karang, makin menambah keindahan pantai ini. Dengan keamanan yang terjamin, para pengunjung dapat berenang dan bermain pasir dengan nyaman.

Disini para pengunjung juga akan menemukan kebun buah naga yang akan menambah keasrian pantai, selain dari faktor pepohonan. Jembatan kayu yang menjorok kepantai bisa dijadikan tempat untuk berfoto dengan latar belakang keindahan pantai Marina. Hal yang sangat disayangkan adalah fasilitas untuk menuju lokasi, tidak ada bis yang dapat langsung sampai, hanya ada bis dari Terminal Terboyo yang akan berhenti di Puri Mareokoco.

Air Terjun Kali Pancur

Air Terjun Kali Pancur adalah salah satu tempat wisata di Semarang yang paling terkenal untuk kategori tempat wisata alam. Air Terjun Kali Pancur yang berlokasi di Desa Nogosaren, Semarang, ini mempunyai ketinggian air terjun sekitar 150 meter , dihiasi bebatuan alam yang ditumbuhi pepohonan hijau, dan memiliki beberapa goa walet. Sebelum anda datang berkunjung ke tempat wisata Air Terjun Kali Pancur, saya sarankan siapkan terlebih dahulu badan anda dan istirahatlah yang cukup karena anda kan melewati sekitar 900 anak tangga yang cukup melelahkan untuk dapat menikmati keindahan Air Terjun Kali PancurAir Terjun Kali Pancur memiliki ketinggian sekitar 100 meter, berada pada punggungan Gunung Telomoyo yang mengarah ke Danau Rawa Pening. Sepanjang punggungan gunung ini selain terdapat air terjun juga memiliki banyak tebing batu andesit dengan ketinggian bervariasi dari 20 meter sampai 100 meter. Di Lokasi ini banyak para pecinta alam melakukan panjat tebing dengan kemiringan hampir 90 derajat. Selain dihiasi relief bebatuan alam serta sejumlah tumbuh–tumbuhan perintis, tebing air terjun itu juga dipenuhi goa kecil tempat berteduh bagi burung walet.

semarang
Air Terjun Kali Pancur

Tempat parkir di obyek wisata air terjun kali pancur ini cukup luas, Lokasi air terjun kalipancur ini sekitar 900m (dengan jumlah anak tangga lebih dari 800) dari pintu masuk. Disarankan bagi anda untuk memiliki fisik yang stabil dan membawa bekal makanan untuk berkunjung ke air terjun ini, karena track yang penuh tanjakan selalu anda temui saat menuju lokasi air terjun kalipancur. Namun begitu kondisi jalan menuju air terjun ini mempunyai jalan yang sudah disemen dan baik, jadi memudahkan anda saat berjalan dan tidak tersesat. Untuk biaya masuk air terjun kedung kayang, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp.2.000/ orang dan biaya parkir Rp.1.000/ unit motor.Hampir di sepanjang menuruni anak tangga, terdapat suara gemericik air pegunungan yang mengalir di samping anak tangga dengan pemandangan alam yang menakjubkan, dengan ketinggian air terjun sekitar 150 meter. Selain dihiasi relief bebatuan alam, tebing air terjun itu juga dipenuhi goa kecil tempat berteduh bagi burung walet. Setelah menikmati keindahan alam Air Terjun Kali Pancur ini sebaiknya menghemat tenaga, karena untuk kembali pulang pengunjung harus menyusuri lagi satu per satu anak tangga yang menanjak tadi.

Ohiya tempat wisata ini selain cocok buat hunting fotografi, bisa juga digunakan untuk saling mempererat tali kasih sayang. Buktinya saat saya kesana sepanjang jalan turunan anak tangga menuju dasar air terjun banyak sekali berhiaskan para muda mudi yang sedang memadu kasih tanpa malu-malu mengumbar kemesraan dan tak menghiraukan lalu lalang pengunjung lain yang melintas di dekat mereka, seperti dunia milik mereka berdua aja.

Ingin Berlibur Ke Semarang?Jangan Lupa Untuk Pergi 3 Tempat Wisata Semarang Yang Paling Hits Ini

Semarang memiliki daya tarik yang kuat untuk dikunjungi para wisatawan. Status kota ini sebagai ibukota provinsi merupakan nilai plus yang dimilikinya. Namun terlepas dari hal tersebut, Semarang memang kaya akan destinasi wisata yang menarik mulai dari wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah, hingga wisata buatannya. Berbagai ragam wisata tersaji disana lengkap dengan berbagai fasilitasnya. Tak heran jika ke wisata Semarang memiliki ragam wisata yang lengkap, faktor lainnya yang mendukung hal tersebut adalah karena topografi wilayahnya yang lengkap, memiliki garis pantai hingga wilayah perbukitan. Perpaduan kota bersejarah, statusnya sebagai ibukota provinsi, kekayaan budaya juga kekaya alamnya membuat kota ini sayang untuk dilewatkan oleh anda yang gemar bertualang atau berwisata. Kalau dilihat secara sepintas melalui kacamata wisatawan, ibukota Provinsi Jawa Tengah ini memang tidak seatraktif dua “tetangganya”, Solo dan Yogyakarta. Tapi cobalah habiskan waktu barang satu atau dua hari di sini, maka Anda tak akan luput dibuatnya terpesona.Kental akan pengaruh budaya Tiongkok dan Belanda yang dibawa oleh para pendatang, menjadikan kota di pesisir utara Pulau Jawa ini kaya akan ragam kuliner yang menggugah selera serta keindahan arsitektur masa silam yang masih terjaga hingga saat ini.etiap orang yang pernah menetap di Semarang pasti mengenal istilah ‘Kota Atas’ dan ‘Kota Bawah’. Ya, Semarang memiliki keunikan tersendiri, di mana dalam satu kota yang sama terdapat dua wilayah yang jaraknya relatif dekat, namun memiliki perbedaan suhu‘Kota Bawah’ merupakan denyut nadi Semarang  (di mana pusat pemerintahan, perniagaan, transportasi, sampai perekonomian berada) yang memiliki hawa lebih panas karena dekat dengan bibir pantai. Di sini pula terdapat Kota Tua yang menyimpan banyak peninggalan arsitektur colonial.Sebaliknya, ‘Kota Atas’ berada di wilayah dataran tinggi di bagian selatan Kota Semarang dengan suhu yang jauh lebih sejuk. Sangat cocok untuk Anda yang ingin melarikan diri dari kepenatan!

Mesjid Agung

Setiap kota di alun-alunnya memang memiliki masjid agung, namun berbeda dengan Semarang karena merupakan Ibukota Provnsi Jawa Tengah. Masjid inipun menyimpan keistimewaan tersendiri salah satunya yaitu memiliki Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah di Tower Asmaul Husna yang terletak di lantai 2 dan 3. Kemudian masih di Tower Asmaul Husna tepatnya di lantai 18 ada resto dengan view terbaik di Koa Semarang. Selain itu masih satu kompleks Masjid Agung Jawa Tengah terdapat Hotel Graha Agung yaitu ada di sisi utara. Jadi selain untuk beribadah, Masjid Agung Jawa Tengah memang didukung oleh berbagai fasilitas untuk wisata. Dengan luas lebih dari 7.500 meter persegi, masjid ini bisa menampung sekitar 16.000 jamaah. Jika berwisata ke Semarang maka sempatkan waktu untuk mampir di destinasi wisata kota Semarang yang satu ini. Tak lengkap perjalanan wisata di Semarang jika belum mengunjungi salah satu ikon kota Semarang yang satu ini. Semarang memiliki masjid megah dengan perpaduan arsitektur Jawa, Roma, dan Arab. Masjid Agung Jawa Tengah namanya. Motif batik yang merupakan seni tradisional masyarakat Jawa dapat Anda lihat di bagian dasar tiang. Selain itu, seni ukir kaligrafi yang menjadi budaya arsitektur Timur Tengah menghiasi dinding-dinding Masjid Agung Jawa Tengah.Pada bagian serambi depan masjid, terdapat enam payung hidrolik raksasa yang dapat membuka dan menutup secara otomatis. Ini merupakan adaptasi arsitektur bangunan Masjid Nabawi yang terdapat di Kota Madinah. Desain interior Masjid Agung juga dihiasi dengan lapisan warna-warna yang dipengaruhi gaya arsitektur Roma.Kemegahan Masjid Agung Jawa Tengah menjadikannya sebagai simbol wisata religi bagi masyarakat Semarang dan Jawa Tengah. Masjid ini mampu menampung sekitar 15.000 jemaah, belum termasuk halaman utama masjid yang mampu menampung sekitar 10.000 jemaah.Masjid yang terletak di Jalan Gajah Raya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah umat Islam. Masjid ini juga berfungsi sebagai pusat pendidikan, pusat syiar Islam, dan wisata religi untuk para pelancong yang ingin mengagumi kemegahan arsitektur masjid.

semarang
Mesjid Agung

Masjid yang mulai dibangun tahun 2001 dan selesai pada tahun 2006 ini memiliki sebuah Al-Quran raksasa karya tangan H. Hayatuddin, yang merupakan penulis kaligrafi dari Universitas Sains dan Ilmu Al-Quran dari Wonosobo, Jawa Tengah. Masjid ini pun memiliki beduk raksasa yang merupakan persembahan dari para santri pesantren Al Falah Banyumas, Jawa Tengah.Masjid Agung Jawa Tengah juga dilengkapi beberapa fasilitas, seperti perpustakaan, auditorium, penginapan, ruang akad nikah, serta museum perkembangan Islam, dan kafe di bagian Menara Asmaul Husna.Di sebelah masjid, terdapat Menara Asmaul Husna (Al Husna Tower) yang memiliki ketinggian 99 meter. Dari puncak menara yang memiliki 19 lantai ini, Anda bisa menikmati keindahan Kota Semarang. Anda juga bisa melihat keindahan Kota Semarang menggunakan teropong pandang yang disediakan oleh pengelola masjid.Puas menyaksikan panorama Kota Semarang, Anda bisa bersantai di kafe yang terdapat di lantai 18. Kafe ini dapat berputar 360 derajat. Memandangi keindahan kota sambil menikmati makanan khas Semarang serta merasakan putaran perlahan tentu akan memberikan sensasi dan pengalaman tersendiri bagi Anda.

Lawang Sewu

Satu lagi ikon kota Semarang, apalagi kalau bukan Lawang Sewu. Lawang Sewu merupakan salah satu objek wisata Semarang bandungan yang sudah terkenal kemana-mana. Tempat wisata ini merupakan salah satu gedung bersejarah di Kota Semarang yang dibangun pada tahun 1904 oleh Belanda. Gedung ini dulunya merupakan gedung yang berfungsi sebagai kantor perusahaan kereta api Belanda. Kemudian setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) atau sekarang kita mengenalnya dengan PT Kereta Api Indonesia. Kemudian masih ada lagi sejarah penggunaan gedung ini setelahnya.

semarang
Lawang Sewu

Seperti namanya ‘Lawang Sewu’ yang memiliki arti pintu seribu, bangunan ini unik dengan banyak pintu dan jendelanya walaupun jumlahnya tak sampai seribu. Mengunjungi gedung bersejarah yang satu ini selain menambah wawasan juga bisa anda jadikan kesempatan untuk mengambil foto yang menarik. Foto-foto yang diambil di gedung ini sudah banyak terbukti bagus hasilnya, terlepas dari bakat si tukang foto gedung ini memang memiliki view yang unik dari arsitektunya yang khas. Menariknya gedung ini ditambah oleh suasana mistisnya. Anda yang suka uji adrenalin bisa mencoba mengelilingi berbagai sudut gedung ini. Hanya bermodalkan 10.000 rupiah anda sudah bisa menikmati berbagai sensasi di dalam obyek wisata di semarang yang satu ini.

Sam Poo Kong

Klenteng Sam Poo Kong juga bisa menjadi destinasi wisata Kota Semarang yang menarik untuk dikunjungi, apalagi bagi anda yang memang menyukai wisata gedung atau bangunan. Klenteng ini memiliki beberapa anjungan dengan bangunan pemujaan utama yaitu Klenteng Besar dan gua Sam Po Kong, Klenteng Tho Tee Kong, Kyai Jangkar, Kyai Cundrik Bumi serta mbah Kyai Tumpeng. Menurut sejarah, tempat ini merupakan pendaratan dan tempat singgah pertama Zheng He atau Cheng Ho, yang merupakan Laksamana yang memeluk agama Islam. Sejarah ini tentu sangat menarik wisatawan khususnya wisatawan muslim. Berbagai keunikan yang dimilikinya membuat tempat wisata ini memiliki banyak pengunjung dengan berbagai latar belakang. Selain wisatawan China atau Tionghoa, muslim, juga menarik bagi wisatawan asing. Kelenteng Sam Po Kong merupakan bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok yang bernama Zheng He / Cheng Ho.

semarang
Sam Poo Kong

Tempat ini biasa disebut Gedung Batu, karena bentuknya merupakan sebuah Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu. Terletak di daerah Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang.Hampir di keseluruhan bangunan bernuansa merah khas bangunan China. Sekarang tempat tersebut dijadikan tempat peringatan dan tempat pemujaan atau bersembahyang serta tempat untuk berziarah. Untuk keperluan tersebut, di dalam gua batu itu diletakan sebuah altar, serta patung-patung Sam Po Tay Djien. Padahal laksamana Cheng Ho adalah seorang muslim, tetapi oleh mereka di anggap dewa. Hal ini dapat dimaklumi mengingat agama Kong Hu Cu atau Tau menganggap orang yang sudah meninggal dapat memberikan pertolongan kepada mereka.Sam Poo Kong atau dikenal juga sebagai Kelenteng Gedung Batu.Seperti umumnya bangunan kelenteng, Kuil Sam Poo Kong yang terletak di Simongan, Semarang, ini juga didominasi warna merah. Sejumlah lampion merah tidak saja menghiasi kelentengnya, tetapi juga pohon pohon menuju pintu masuk.Bangunan inti dari kelenteng adalah sebuah Goa Batu yang dipercaya sebagai tempat awal mendarat dan markas Laksamana Cheng Ho beserta anak buahnya ketika mengunjungi Pulau Jawa di tahun 1400-an. Goa Aslinya tertutup longsor pada tahun 1700-an, kemudian dibangun kembali oleh penduduk setempat sebagai penghormatan kepada Cheng Ho.

 

Kini di dalam goa tersebut terdapat Patung Cheng Ho yang dilapisi emas dan digunakan untuk ruang sembahyang dalam memohon doa restu keselamatan, kesehatan dan rejeki. Selain bangunan inti goa batu tersebut, yang dindingnya dihiasi relief tentang perjalanan Cheng Ho dari daratan China sampa ke Jawa, di area ini juga terdapat satu kelenteng besar dan dua tempat sembahyang yang lebih kecil.Ke tempat wisata semarang sembahyang tersebut dinamai sesuai dengan peruntukannya, yaitu kelenteng Thao Tee Kong yang merupakan tempat pemujaan Dewa Bumi untuk memohon berkah dan keselamatan hidup. Sedangkan tempat pemujaan Kyai Juru Mudi berupa makam juru mudi kapal yang ditumpangi Laksamana Cheng Ho.

Inilah 3 Wisata Alam Lampung Di jamin Bikin Gak Ingin Pulang

Gak mau kalah dari kota-kota lain di Indonesia, Lampung juga punya wisata bukit yang sedang hits lho. Bahkan, salah satunya wisata bukit berikut ini menawarkan penyewaan penginapan yang bisa ditempati dalam semalam. Biar gak semakin penasaran, Lampung adalah provinsi yang terletak di bagian paling selatan Pulau Sumatera. Lampung resmi menjadi salah satu provinsi di Indonesia pada tahun 1964. Beragam jenis tempat wisata ditawarkan oleh provinsi ini sehingga mengundang banyak wisatawan dari luar Lampung.

Puncak Mas Sukadanaham

Rumah pohon, area permainan anak, hingga tempat nongkrong kece, dapat kamu temukan ketika berkunjung ke Puncak Mas yang terletak di Sukadanaham, Bandar Lampung. Buka mulai pukul 08.00-24.00, biaya masuk ke objek wisata ini sekitar 20 ribu rupiah per orang. Wisata lampung yang paling hits ini menyuguhkan pemandangan indah bukit nan hijau, dan semilir angin yang sejuk. Maka tak heran, jika Puncak Mas di jadikan oleh kawula muda sebagai tempat hang out. . Lampung merupakan salah satu provinsi di Pulau Sumatera yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai nelayan dan berkebun. Di ranah pariwisata, Lampung lebih menonjolkan wisata budaya, beberapa diantaranya seperti: Festival Sekura, Festival Krakatau, Festival Teluk Stabas, Festival Teluk Semaka, Festival Way Kambas, dan masih banyak lagi. Meski kental akan wisata budaya, Lampung juga memiliki banyak spot wisata alam. Hal tersebut terbukti dari banyaknya wisata baru di Lampung.

wisata
Puncak Mas Sukadanaham

Nah, salah satu tempat wisata baru di Lampung yang akan kami kenalkan ada di Bandar Lampung bernama Puncak Mas Sukadanaham.Puncak Mas Sukadanaham terletak di kawasan perbukitan, tepatnya di Ds. Sukadanaham, Kec. Tanjung Karang Barat, Kab. Bandar Lampung. Memakan waktu tempuh sekitar setengah jam dari pusat kota Bandar Lampung.Puncak Mas Sukadanaham merupakan spot wisata baru di Bandar Lampung yang mengusung konsep wisata alam dan cafe. Ada banyak fasilitas menarik yang bisa kamu temui di sini, seperti cafe outdoor, rumah pohon, jembatan cinta, gazebo dan taman. Lokasinya yang berada di kawasan perbukitan menjadikan Puncak Mas Sukadanaham diangurahii pemandangan alam yang menyegarkan mata; mendamaikan pikiran, hati dan jiwa.Waktu terbaik berada di Puncak Mas adalah malam hari, di mana kamu bisa melihat harmonisasi cantik antara kota Bandar Lampung yang bak lautan kunang-kunang dan langit lepas yang dihiasi ribuan bintang juga teduhnya cahaya bulan. Pemandangan di siang hari pun tak kalah cantik,kok. Karena dibangun outdoor, jadi pastikan kamu berkunjung ke sini saat sedang tidak hujan.Gak hanya wahana yang seru, Puncak Mas juga menyediakan fasilitas lain seperti mushola, foodcourt, ruang parkir yang luas, dan toilet. Datang baik pada siang maupun malam hari, tidak mengurangi keindahan wisata ini.

Villa Gardenia

Villa Gardenia Lampung lokasinya berada di kabupaten Pesawaran. Dengan menawarkan harga tiket masuk sekitar 10 ribu rupiah, kamu dapat sepuasnya menyusuri villa yang menawarkan banyak area menarik, terlebih buat kamu pecinta selfie. Lorong cinta, hammock, dan gardu pandang, sebagian dari spot foto menarik yang bisa kamu coba di sini. Villa Gardenia merupakan taman yang berisi anekaragam bunga warna-warni yang sedap di pandang. Dari bukit ini, nampak pula panorama teluk Lampung yang menyempurnakan pemandangan di sekitar wisata Villa Gardenia. Kamu bisa datang ke sini mulai pukul 08.00-21.00. Sektor pariwisata di Indonesia kian hari kian berkembang berkat dukungan pemerintah dan tren jalan-jalan yang tengah muncul di masyarakat. Tak hanya di Pulau Jawa, kawasan lain seperti Sumatra juga mulai berbenah untuk mempercantik diri di hadapan wisatawan. Khusus di daerah Lampung, baru-baru ini muncul wisata cantik yang diberi nama Villa Gardenia.

wisata
Villa Gardenia

Sesuai dengan namanya, Villa Gardenia menyediakan tempat menginap bagi pengunjung yang ingin bermalam dan menikmati indahnya pemandangan alam Lampung. Namun demikian, tak sedikit pula wisatawan yang datang hanya untuk masuk ke area taman bunga dan berburu foto-foto cantik.Villa Gardenia termasuk objek wisata baru karena baru beroperasi kurang lebih sekitar satu tahun. Mulanya lokasi ini jarang menarik perhatian pengunjung lantaran terlihat kurang menarik. Dari luar hanya terlihat ada beberapa rumah pohon yang belum rampung dibangun.Namun dalam beberapa bulan belakangan, Villa Gardenia sudah mempercantik diri. Ada banyak hamparan bunga warna-warni yang cocok dijadikan sebagai latar belakang foto. Tak heran jika kemudian ada lumayan banyak wisatawan yang mampir ke tempat ini sebelum meneruskan perjalanan ke Pantai Klara.Taman Bunga Tumpah menjadi salah satu titik andalan Villa Gardenia untuk menarik perhatian pengunjung. Di sini pengunjung bisa menemukan beragam tanaman dan bunga dengan warna-warna cerah nan menarik. Atmosfernya di lokasi ini pun juga terasa menyenangkan, hingga cocok dijadikan tempat wisata keluarga.Nama Bunga Tumpah diambil dari salah satu titik yang ada di taman ini. Di titik tersebut terdapat semacam tong besar dan dari dalamnya keluar hamparan bunga yang dibentuk menyerupai aliran air, hingga seolah-olah tumpah ke permukaan tanah yang ada di bawahnya.Villa Gardenia juga menyediakan villa atau cottage khusus untuk dijadikan tempat menginap para wisatawan yang ingin menikmati indahnya pemandangan alam di Lampung. Cottage yang ada di sini didesain begitu cantik dengan atap yang dilapisi ilalang atau jerami. Mirip dengan rumah tradisional yang ada di Papua.Satu cottage di villa ini bisa menampung dua orang dewasa dan dua anak-anak. Untuk menyewanya, cukup mengeluarkan dana 650 ribu rupiah per malam. Selain tempat menginap, fasilitas lain yang didapatkan adalah kolam air panas dan juga akses masuk area panahan. Titik menarik lainnya di Villa Gardenia adalah lorong bunga. Sesuai dengan namanya, di sini pengunjung akan diajak menapaki anak tangga melewati sebuah lorong dengan bunga warna-warni di kedua sisinya. Begitu sampai di atas, bakal tersaji pemandangan Pulau Permata yang sangat indah.Villa Gardenia memang pas jika dijadikan sebagai destinasi wisata keluarga. Di lokasi ini terdapat arena bermain khusus untuk pengunjung yang membawa serta buah hati mereka. Dijamin anak-anak akan senang menghabiskan waktu di sini karena ada beragam fasilitas menarik seperti seluncuran ayunan, jungkat-jungkit, dan masih banyak lagi.Itulah tadi beberapa keiistimewaan menarik dari Villa Gardenia di Bandar Lampung. Jika masih bingung menentukan tujuan wisata bersama keluarga di akhir pekan, lokasi cantik ini bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan.Namun disarankan tidak datang ke sini saat musim penghujan, karena tangga yang ada di Lorong Bunga masih terbuat dari tanah. Kondisinya bisa sangat becek jika terkena air. Sebaiknya lebih berhati-hati jika mengajak buah hati ke sini.

Alam Wawai Eco Park

Tidak jauh dari wisata Puncak Mas, kamu bisa mampir ke Alam Wawai Eco Park. Dalam bahasa Lampung, Wawai memiliki arti bagus. Memang gak bohong, wisata Alam Wawai memang benar-benar bagus. Buka setiap hari mulai pukul 10.00-17.00, setiap pengunjung yang datang dikenakan tiket masuk sebesar 15 ribu rupiah, dan untuk akhir pekan 20 ribu rupiah. Taman Wisata Alam Wawai Eco Park namanya. Objek satu ini terletak di Sukadanaham, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung merupakan destinasi wisata ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk berlibur bersama keluarga atau sahabat. Seperti yang lain, Alam Wawai menawarkan berbagai fasilitas menarik mulai dari area outbound hingga pemandangan kota dan laut yang menjadi satu.Alam Wawai tidak hanya menawarkan pemandangan kota yang makin menawan saat malam tiba. Namun destinasi ini juga menarik dengan adanya taman serta pepohonan rindang menyejukkan. Menariknya lagi, di sana juga terdapat panggung dengan tempat duduknya yang dibuat berundak ala Amphithateatre biasanya digunakan  untuk menggelar pertunjukan musik. Fasilitas lain yang disediakan oleh Alam Wawai untuk para pengunjung adalah Teepee Camping Ground.

wisata
Alam Wawai Eco Park

Area kemping yang berdiri di atas taman hijau tersebut dikhususkan untuk kamu yang ingin bermalam di Alam Wawai. Sayangnya, untuk menginap disana, kamu perlu membawa rombongan minimal 30 orang. Wah, kalau rombongan sepertinya memang lebih seru ke sini ya. Selain makin dekat dengan keluarga atau teman, fasilitas yang disediakan juga lengkap kok.Wisata lampung Bahkan toiletnya  lebih menyerupai sebuah penginapan dari luar. Fasilitas unik satu ini terdiri dari tumpukan bata merah sebagai dinding dan daun rumbia sebagai atap serta pintu. Selain toilet, di sudut lain juga berdiri tenda yang lengkap dengan pancuran air di depannya. Tenda tersebut bukan untuk bermalam melainkan tempat ibadah bagi orang Islam.Dibandingkan objek wisata lain, Alam Wawai terbilang masih murah harga tiketnya. Cukup menyiapkan uang Rp15.000,00 – Rp20.000,00 / orang, pengunjung bisa berkeliling serta dapat minuman gratis. Sayangnya, ada larangan untuk membawa makanan dari luar. Tidak perlu khawatir, di dalam Alam Wawai sudah ada kantin yang bernama Teepee Diner. Selain makan, di kantin bawah tenda ini, kamu  bisa hunting foto di spot-spot lucu loh.

Ingin Nongkrong Yang Nyaman? Inilah 3 Tempat Nongkrong Belitung Yang Bikin Anda Betah

Mau pagi hingga malam, tidak akan pernah ada kata bosan untuk seru-seruan di Belitung, kabupaten keren dengan pemandangan alam yang mempesona. Lupakan dulu soal rasa galau dan sambut penawar kegelisahan berwujud pantai-pantai dengan ombak tenang. Arahkan pandanganmu ke batu-batu granit besar serta angin laut yang membuat pepohonan menggoyangkan dedaunannya. Puas berjalan-jalan menikmati keindahan, maka tiba waktunya untuk nongkrong bersama teman. Bagi sebagian orang, saat matahari tenggelam adalah pertanda bahwa tubuh sudah harus diistirahatkan, pikiran yang tegang perlu ditenangkan, kemudian melakukan berbagai hal sesuai keinginan untuk memburu keseruan. Ada yang tidur, menonton hiburan, hingga berburu kuliner enak. Semua memiliki gayanya sendiri-sendiri, nuansa malam yang memikat akan lebih kamu rasakan saat ada di Belitung. Pulau Laskar Pelangi itu memiliki tempat-tempat nongkrong sembari menghabiskan malam yang unik dan menarik. Kepulauan Bangka Belitung adalah daerah eksotis yang akan memanjakan dirimu dengan segala destinasi wisatanya. Pantai-pantai dengan air laut dan ombak yang tenang masih ditambah dengan keindahan batu granit bagai pernak-pernik yang mempesona. Tidak hanya itu, kota yang terkenal sebagai penghasil timah tersebut juga pas banget untuk nongkrong di belitung yang bikin tongkrongan anda tidak akan pulang.

Nggak sulit mencari spot buat ngumpul di sini. Warung kopi, cafe hingga restoran berjajar dan menyuguhkan menu spesial untuk menemani perbincangan mu dengan sahabat atau keluarga. Tempat mana saja yang bisa kamu datangi.Untuk acara yang satu itu, Belitung punya destinasi yang penuh daya tarik. Kamu tidak hanya sekadar berbincang, tapi juga bisa melepaskan penat sembari menikmati hidangan yang disuguhkan. Malam panjang tidak akan terasa, lalu seperti apa sih suasana di tempat-tempat itu.

Warung Kopi Kong Djie

Belitung terkenal sebagai daerahnya para penambang timah. Dan salah satu aktivitas favorit setelah menambang adalah ngopi. Hampir sebagian besar penambang sangat suka menikmati kopi apalagi jika itu adalah kopi racikan khas Belitung. Ada beberapa tempat terkenal yang menyajikan kopi khas, sebut saja kedai kopi milik Kong Djie yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Cara pembuatan dan penyajian kopi di kedai ini masih menggunakan cara tradisional, sehingga kamu  akan merasakan sebuah cita rasa khas yang mantap sekali. Lokasi warung kopi Kong Djie ada di Jln. Siburik Barat no. 4, Tanjung Pandan. Mungkin banyak kawan yang tahu kalau saya penggemar kopi. Semua jenis kopi saya teguk–bukan tenggak, karena itu lebih cocok untuk bir. Mulai dari kopi tubruk instan hingga kopi bikinan barista yang namanya sangat Italia. Pun saya akui, kopi favorit saya mesti mengandung susu, seperti capucinno yang diramu dari double espresso dan milk dan steamed milk foam. Maklum saja istilahnya keminggris. Begitulah yang biasa diujarkan para barista.Akan tetapi, saya juga punya kecintaan tersendiri terhadap kopi susu kampung. Seperti yang biasa saya minum di Glodok misalnya, Kopi Es Tak Kie. Kopi susu kampung di sini merujuk pada teknik pembuatan kopi tradisional yang dibawa orang Tionghoa dan diwariskan turun-temurun di Indonesia. Biasanya mereka menyeduh bubuk kopi dengan air mendidih untuk mendapatkan rasa kelat–istilah yang sering dipakai orang Medan–yang pas. Setelah itu, kopi dituang ke gelas yang sudah berisi susu kental manis–takaran tergantung resep dapur masing-masing.Tiap daerah tentu memiliki gaya selingkung sendiri. Di Pekanbaru saya menemukan kopi susu kampung yang juga saya sukai, namanya Kopi Kimteng. Kopinya dimasak dengan cerek alumunium tinggi seperti gembor yang dipakai untuk menyiram tanaman. Di dalamnya dipasang kain untuk menyaring bubuk kopi agar tidak terbawa saat dituang.

belitung
Warung Kopi Kong Djie

Warung kopi ini sudah berdiri sejak tahun 1943, tepatnya di kota Tanjung Pandan. Kalau dilihat perkembangannya, warung kopi ini memang nggak berubah posisinya dari dulu hingga sekarang, hanya saja bangunannya yang direnovasi mengikuti zaman dan sudah memiliki banyak cabang. Jadi, tampilan warung kopi ini sudah cukup modern, mengikuti tata ruang kafe milenial pada umumnya. Namun, sentuhan klasik dari warung kopi ini masih tertanam pada teko-teko kopi yang berukuran besar, dapat terlihat dibagian depan warung.Ruangan untuk duduk santai sambil menikmati kopi terbagi menjadi dua ruangan, yang satu tempat yang cukup tertutup dinding dan satu lagi terbuka. Selain itu, jika melihat ke bagian belakang dari warung kopi ini akan terlihat pemandangan yang langsung menghadap ke pantai. Salah satu menu unggulan dari warung kopi ini adalah Kopi O.Kopi ini disajikan dengan dua pilihan, yaitu panas atau dingin. Untuk menemani serunya ngobrol sambil menikmati kopi dengan orang terdekat, Kong Djie juga menyediakan menu makanan ringan seperti kentang goreng, singkong, nasi gemuk, dan banyak lagi. Harga-harga yang ditawarkan oleh kedai Kong Djie ini terbilang sangat terjangkau.Untuk menikmati segelas kopi, harganya hanya berkisar dari harga Rp 8.000 sampai Rp. 13.000 saja. Ditambah lagi dengan suasana yang disajikan oleh warung kopi ini yang bikin betah berlama-lama.Masih ada serentetan tempat nongkrong asik di Belitung. Selengkapnya bisa kalian baca dalam majalah Gloob! edisi ke-7.

Restoran Dynasty

Tempat nogkrong dan kulineran selanjutnya adalah Restoran Dynasty, tempat ini menyediakan tempat yang nyaman untuk kumpul bareng keluarga atau teman. Ada beberapa menu yang terkenal dan menjadi andalan. Ada juga menu dengan cita rasa oriental yang bisa kamu coba.

belitung
Restoran Dynasty

Tempatnya cukup besar bahkan ada lokasi khusus yang disediakan untuk acara besar seperti pernikahan dan pesta. Kamu bisa membuktikan sendiri kelezatannya dengan datang langsung ke alamat Jln. Dr Susilo no. 39, Tanjung Pandan.

Warung Mie Belitung Atep

Selain racikan kopinya, Belitung juga terkenal dengan menu khas berupa mie dengan bumbu khsusus. Mie yang akan kamu santap memiliki tekstur yang lembut dan kenyal, hal itu masih ditambah dengan kuah dengan rasa yang lezat. Rahasianya ternyata ada di bahan pembuatannya, kuah mie ditambah dengan udang dan bumbu rempah pilihan. Sebagai pelengkap dalam satu porsi Mie Belitung biasanya terdapat irisan tahu goreng dan tauge. Ada juga udang dan tambahan emping. Sampai saat ini Mie Atep adalah tempat terkenal yang menyediakan menu tersebut. Kamu bisa datang ke alamat Jalan Sriwijaya No. 27 Tanjung Pandan, Pulau Belitung. Kalau Anda sedang  wisata kuliner ke Pulau Belitung jangan lupa mampir makan Mie Belitung Atep di Kota Tanjungpandan. Mie Belitung adalah mie kuning yang disiram kuah udang dan ditaburi bakwan udang, irisan timun, potongan kentang rebus, udang rebus, emping melinjo dan taoge ini sangat khas rasanya karena tidak ada di kota lain.Nyonya Atep yang saat ini berusia 67 tahun ternyata telah 39 tahun berjualan mie belitung dan sampai sekarang masih melayani sendiri pembelinya dengan meracik sendiri bumbunya.

belitung
Mie Belitung Atep

Cara penyajiannya, mie kuning ditata dengan taburan taoge, irisan timun, potongan kentang rebus, emping melinjo dan terakhir disiram kuah udang kental yang berwarna kecoklatan. Seekor udang ukuran utuh juga disajikan diatas siaraman kuahnya. Aroma kuah kaldunya yang berbau udang sangat menggugah selera apalagi dimakan saat panas.Rasa mie belitung yang membikin nikmat adalah kuahnya. Karena berasal dari kaldu udang asli ditambahi bumbu-bumbu. Kuah mie yang berwarna kecoklatan seperti gula aren terasa manis dan gurih campuran dari kuah rebusan udang dan gula aren serta bumbu merica, laos dan daun salam. Kuahnya kental dan segar cocok untuk makan siang rasanya terasa pas mengalir di lidah.Wisata Belitung yang enak adalah Nyonya Atep tidak pernah membuka cabang di tempat lain dan menjadi legenda sebagai mie penggagas mie belitung karena sudah 39 tahun berjualan. Dengan ramah  Nyonya Atep bercerita kepada pengunjung restorannya, bahwa dia asli kelahiran Belitung dan diajari bumbu masak resep leluhurnya membuat mie belitung. Sayang sekali anak-anaknya tidak mau membuka cabang di kota lain karena telah mempunyai pekerjaan lain.Restorannya yang sederhana berada di ruko bisa menampung lima puluh tamu di jam yang sama. Tetapi penyajiannya tetap menunggu tamu datang jadi makan mienya pasti selalu baru dimasak. Harga Mie Belitung Atep cukup Rp 10.000 per porsi. Selain mie belitung ada juga menu lain nasi tim ayam yang dijual dengan harga Rp 11.000 per porsi. Karena sering dikunjungi artis,  mie ini sering dijuluki mie artis. Hampir kebanyakan pengunjungnya adalah wisatawan dari luar kota yang telah mendapat rekomendasi salah satu tujuan wisata kuliner. Karena lokasinya pas di tengah kota Tanjungpandan memang strategis untuk didatangi.Karena Pulau Belitung terkenal dengan makanan hasil laut. Maka mie belitung identik dengan olahan laut. Kalau di kota lain ada mie ayam, mie kocok, mie rebus, maka di mie Belitung memang terbuat dari kuah udang dan bakwan udang. Kerupuk pendamping makannya juga berbahan hasil laut antara kerupuk udang, kerupuk cumi dan kerupuk ikan.Lokasinya tepat di tengah kota Jalan Sriwijaya, Tanjungpandan. Warung ini menempati  sebuah ruko yang sederhana dan bermeja kayu panjang dengan kursi plastik. Dari  kursi pengunjung bisa melihat Nyonya Atep meracik mienya.Mie kuning diseduh sebentar air panas. Setelah disaring airnya diberi pelengkapan lauknya.Setiap  meracik mie belitung bisa langsung disiapkan sepuluh piring porsi. Jadi me belitungnya selalu fresh karena baru disiapkan setelah pembeli memesan.

Ingin Berwisata Malam Di Banyuwangi? Jangan Lupa Ke 3 Tempat Ini, Di Jamin Gak Rugi Deh

Kota yang menjuluki dirinya sendiri dengan julukan Sunrise of Java ini memang layak untuk mendapat julukan tersebut. Sebuah kota yang terletak di ujung timur dari Pulau Jawa ini merupakan sebuah kota yang sarat akan tempat-tempat wisata. Banyak lokasi wisata yang sedang dikembangkan di daerah ini.Geliat kemajuan pariwisata di kota ini juga mulai menunjukan eksistensinya. Banyak perbaikan dalam banyak hal yang bisa memudahkan kita para pelancong untuk berwisata di kota ini. Banyak spot wisata alam yang tak akan membuat kita kecewa, bahkan akan membuat kita semakin rindu untuk kembali dan kembali ke kota ini.Kabupaten Banyuwangi sendiri tidak bisa terlepas dari sejarah Kerajaan Blambangan pada masa tersebut. Nama Banyuwangi sendiri merupakan sebutan yang berasal dari suku Osing sendiri. Terlepas dari legenda-legenda yang tersebar mengenai asal muasal Banyuwangi.Secara kependudukan di kota ini banyak di dominasi oleh suku Osing, namun ada juga dari suku Jawa, Bali, Madura dan Bugis. Suku Osing sendiri bisa dibilang merupkan sub suku jawa, meskipun mereka memiliki bahasa khas sendiri yaitu bahasa osing. Kota ini memiliki banyak sekali julukan seperti Sunrise of Java, Bumi Blambangan, Kota Gandrung, Kota Banteng, dan Kota Festival.Banyaknya objek wisata yang berada di kota ini juga di pengaruhi oleh posisi geografis dari kota ini sendiri. Kabupaten yang berlokasi dan bahkan berbatasan dengan Samudra Hindia serta Selat Bali ini menyebabkan banyak objek wisata yang berupa pantai dengan ombak-ombaknya yang mengagumkan, namun juga ada objek wisata lain selain pantai-pantai tersebut.

Meskipun masih terletak di Pulau Jawa, mungkin banyak dari Anda yang belum pernah menginjakkan kaki di Banyuwangi.Kota di ujung timur Provinsi Jawa Timur ini merupakan ‘jembatan’ penghubung antara Pulau Jawa dan Pulau Bali. Dan karena kedekatan lokasi dengan Pulau Dewata, jangan heran kalau beberapa tradisi dan kesenian di Banyuwangi juga memiliki sedikit kemiripan dengan di Bali.Tak hanya tradisinya, keindahan alam Banyuwangi pun layak disandingkan dengan Bali. Bahkan, awal tahun 2016 lalu Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO) menganugerahi Banyuwangi penghargaan UNWTO Awards for Excellence and Innovation in Tourism.Setidaknya ada tiga buah destinasi wisata di Banyuwangi yang namanya sudah mendunia. Makanya, sayang sekali kalau Anda yang orang Indonesia saja belum pernah berkunjung ke tempat yang dijuluki The Sunrise of Java ini.Dari pantai-pantai berpasir putih nan indah, pegunungan dengan kawah-kawah memukau, taman-taman nasional ala di Afrika, air terjun, sampai aneka tradisi luhur nenek moyang menjadi daya tarik yang membuat Banyuwangi pantas disejajarkan dengan “tetangganya”.Ingin ke sana untuk pertama kalinya? Tenang, kami akan memberikan sedikit panduan agar Anda bisa mendapat pengalaman liburan dengan maksimal.

Jawatan Benculuk

Pada tahun 1952, tempat  ini sebetulnya bukan dibangun untuk tempat wisata, melainkan sebagai area resapan air dan penimbun kayu jati yang dikelola oleh Perhutani Banyuwangi.Namun keberadaan pohon-pohon trembesi yang rindang dan menjulang tinggi menciptakan sebuah pemandangan nan eksotis sekaligus misterius, sehingga banyak orang yang datang ke sini untuk menikmati pesonanya.

banyuwangi
Jawatan Benculuk

Kalau Anda hobi hunting foto, maka saat yang paling tepat ialah di sore hari ketika sinar matahari menerobos masuk melalui celah-celah pepohonan sehingga tampak begitu magis, layaknya pemandangan hutan yang ada di film Lord of the Rings.Tak heran jika di sore hari, kawasan ini kerap dikunjungi warga untuk bersantai menikmati udara segar, bersepeda, berolahraga, atau bahkan melakukan foto pre-wedding.Selain menyuguhkan keindahan alam, kawasan wisata Jawatan juga menawarkan beberapa aktivitas lain seperti memancing dan arung jeram, tentu saja dengan biaya tambahan.

Pendopo Banyuwangi

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengadakan ajang Ijen Green Run pada 23 Juli mendatang. Lewat ajang ini masyarakat diajak untuk merasakan pengalaman berlari dengan rute alam bebas di kaki Gunung Ijen.Para peserta Ijen Green Run akan melewati lembah, lereng curam, tanjakan, dan area persawahan. Dibeberapa titik pelari bisa menikmati suasana pedesaan dan perkebunan yang indah.Tak hanya menawarkan keindahan alam, Banyuwangi juga punya tempat-tempat dengan keindahan arsitektur modern. Sebut saja Pendopo Shaba Swagata Blambangan. Lokasi nya tidak jauh dari Bandara Blimbingsari. Kira-kira 30 menit dengan menggunakan mobil.Kompleks pendopo yang dibangun sejak tahun 1771 tersebut adalah rumah dinas Bupati Banyuwangi. Biasanya digunakan untuk menerima tamu kedinasan. Di bagian depan pendopo, terdapat aula terbuka yang bisa menampung ratusan orang dan sering dijadikan tempat  acara-acara resmi Pemda Banyuwangi.

banyuwangi
Pandopo Banyuwangi

Dan beruntungnya pendopo ini terbuka untuk para wisatawan.Untuk bisa menikmati kesan romantis yang dipancarkan oleh lampion-lampion mahakarya arstitek papan atas Adi Purnomo, Andra Matin, Yori Antar, Budi Pradono, serta Ahmad Djuhara kamu dianjurkan untuk datang di malam hari.Untuk menunjang kesan romantis dari lampion-lampion ini, penjaga pendopo dengan senang hati akan menceritakan kisah cinta legenda Banyuwangi yang terkenal.Di halaman belakang terdapat sumur tua, konon, sumur tua itu adalah tempat Sri Tanjung ditenggelamkan oleh Sidopekso. Alasan Sri Tanjung ditenggelamkan oleh sang suami karena Sidopekso percaya Sri Tanjung bermain api ketika Sidopekso tengah mengembankan tugasnya.Sidopekso tidak menerima penjelasan apapun dari Sri Tanjung, hingga Sri Tanjung memutuskan untuk menenggelamkan dirinya ke sumur itu. Sang istri mengatakan, jika ia meninggal dengan wangi harum maka dia tidak berselingkuh, dan ternyata wangi harum menyerbak.Menurut cerita dari Firman si penjaga Pendopo, air dari sumur dapat mengeluarkan wangi harum, namun kadang kala dapat berbau anyir. Masyarakat percaya bahwa air tersebut dapat dijadikan obat dan untuk awet muda. Selain itu, bagi mereka yang masih lajang, air tersebut dapat mempercepat untuk dapat jodoh.

Firman juga bercerita wangi harum air sumur itu akan tercium setiap malam Jumat Legi, namun harus berhati-hati ada hal-hal mistik yang terjadi setiap Jumat Legi tiba. “Sering dengar yang menangis di pojok sana,” tutur Firman sambil menunjuk pojokan sumur tua itu. Entah benar atau hanya khayalan Firman, tapi itulah yang dipercaya warga sekitar

Kebun Duren Banyuwangi

Berwisata alam di siang hari sudah biasa. Yang beda dan luar biasa jika wisata dilakukan di malam hari dengan suasana yang ‘kampungan’ dijamin asyik.Beberapa kawan rasakan saat mengunjungi Kampung Duren di Dusun Sembawur, Desa/Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, akhir pekan lalu. Semua bermula dari salah jalan. Berangkat dari kawasan Tumpang Pitu di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, rombongan berniat untuk menikmati durian.”Kalau ke Banyuwangi tak makan durian, rugi rasanya. Di sini ada Kampung Duren di Songgon,” kata seorang kawan, Ali Gonzales.Sore sekitar pukul 16.30 WIB, rombongan berangkat. Semuanya ada empat minibus, dan rombongan kami paling belakang. Sopir minibus memberitahu bahwa paling lama 1,5 jam sudah sampai di Songgon. Tapi rupanya mobil paling depan salah jalan. Bukannya mengambil jalan lebih dekat, justru jalan memutar yang dipilih.Hampir dua jam berputar-putar di jalanan desa dengan rumah yang jarang-jarang, akhirnya sampai juga di Desa Songgon sekitar pukul 19.30 WIB. Satu dua warung tampak masih buka menjajakan penganan dan durian.Melewati gapura bambu bertulisan Kampung Duren, rombongan berjalan kaki menyusuri jalan tak beraspal. Jangan tanya lampu penerangan, kanan-kiri yang tampak bayang-bayang pepohonan, membias dari serpihan lampu rumah-rumah di kejauhan. Bayangan tentang kebun rimbun penuh pohon dan durian bergelantungan sirna sudah.”Ada kuburan,” teriak seorang kawan. Banyak di antara kami berpegangan ketakutan.Dibantu cahaya senter telepon genggam, rombongan terus berjalan melewati jembatan, sawah dan ladang. Sesekali ada warga kampung bersepeda motor lewat dan menyapa. Jalan setapak dilalui dan di bawah pencahayaan remang-remang terlihat gapura kayu selebar 1 meter. Rombongan pun masuk.

banyuwangi
Kebun Duren Banyuwangi

Menyusuri jalan setapak, rombongan membelah bayang-bayang hitam pepohonan, melintasi jembatan kecil yang di bawahnya terdengar gemericik air mengalir. “Itu tempatnya, Kebun Durian Pak Likin,” kata Ali menunjuk titik cahaya temaram di sela-sela ranting-ranting dan dedaunan.Lega. Rombongan akhirnya sampai setelah hampir 30 menit menelusuri pekatnya malam. Lincak atau bangku panjang dari bambu dengan meja kayu bersandar di sebuah pohon kecil menyambut rombongan. Tiga gazebo berdiri berpencar-pencar.Wisata malam banyuwangi yang enak adalah di gazebo paling besar, sebuah kalimat tertulis di dinding kayu: Likin Durian GardenAda juga sungai kecil atau kalen mengular dari utara ke selatan. Di ujung selatan, toilet dari anyaman bambu berdiri di atas sungai. Di situ rombongan dipersilakan si pemilik kebun jika ingin buang air kecil atau besar. Ndeso bangetlah.Sungai itu mengalirkan air jernih dari sebuah kolam seluas kira-kira tiga kali lapangan tenis meja di sisi utara. Pemilik kebun, Solikin mengatakan bahwa kolam itu bisa dibuat mandi atau berenang, laiknya kolam renang di tempat wisata lain. Airnya jernih sekali khas pegunungan.

Inilah 3 Penginapan Banyuwangi Yang Sangat Wajib Anda Kunjungi

Salah satu kota wisata di Jawa Timur yang tak kalah indahnya adalah Banyuwangi. Di mana ikon wisata yang paling dikenal adalah kawah ijennya, namun tak hanya itu. Di sana juga memiliki berbagai destinasi wisata yang menarik. Dari mulai pantainya yang akan memanjakan mata kalian hingga wisata kulinernya yang akan memanjakan perut kalian. estinasi wisata di kota Banyuwangi saat ini sedang naik daun dikalangan travelers. Banyuwangi terletak di ujung Timur Pulau Jawa, nggak heran kalau di Banyuwangi banyak pantai-pantai eksotik, juga pegunungan. Kamu bisa kunjungi beragam obyek wisata alam instagenic yang populer di media sosial, mulai dari Kawah Ijen, Teluk Hijau “Green Bay”, Pantai Pulau Merah, Watu Dodol, serta Air Terjun Kalibendo.Biar perjalanan kamu makin nyaman, pegipegi merekomendasikan tujuh hotel murah di Banyuwangi dengan tarif di bawah Rp 500 ribu. Cocok banget buat kamu yang pengin berlibur ala backpacker. Banyuwangi Terus berkembang menjadi kawasan destinasi wisata Indonesia pilihan wisatawan. Pariwisata Banyuwangi sendiri tumbuh lebih dari 300 persen atau tiga kali lipat. Banyuwangi yang memiliki beragam keindahan alam dapat memanjakan perjalanan Anda. Banyuwangi juga menjadi salah satu kota yang memiliki deretan pantai tersohor di kalangan peselancar tepatnya di Pantai Plengkung (G-Land) di Banyuwangi yang memiliki julukan The Seven Giant Waves Wonder. Beberapa wisata terkenal banyuwangi lain yang dapat Anda kunjungi adalah Kawah Ijen, Air Terjun Lider, Pantai Pulau Merah, Desa Wisata Osing, Taman Sritanjung, Teluk Hijau ‘Green Bay’, Agrowisata Kali Klatak, Pantai Rajegwesi, dan Pantai Watu Dodol. Dengan adanya perkembangan pariwisata ini, berbagai penerbangan langsung juga dihadirkan untuk para wisatawan yang ingin ke Banyuwangi. Rute Jakarta-Banyuwangi (PP) hadir NAM Air dan Citilink dengan harga yang dibanderol sekitar Rp 600.000. Selain hadirnya berbagai rute penerbangan, berbagai penginapan baik homestay hingga hotel berbintang juga dihadirkan di Banyuwangi. Berikut beberapa penginapan yang bisa dipilih di Banyuwangi.

Tak hanya destinasi wisatanya saja yang menarik, penginapannya pun tak kalah menarik. Jadi, bagi kalian yang tidak terlalu hobi nge-bolang, beberapa penginapan di Banyuwangi ini juga sudah menyediakan berbagai fasilitas dan menyuguhkan nuansa alam nan indah untuk memanjakan mata dan menyembuhkan stres kalian, lho. Inilah lima penginapan tersebut yang akan membuatmu ingin berlama-lama di Banyuwangi.

Hotel Ketapang Indah

Hotel yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Km 6, Banyuwangi ini juga menyuguhkan pemandangan pantai yang menawan. Tak hanya disuguhkan pemandangan yang menyejukkan mata, berbagai fasilitas pun disediakan di sini, antara lain traditional massages, playground, dan juga kolam renang. Dengan berbagai fasilitasnya itu, per-malamnya dikenai harga sekitar Rp450 ribu. Apa yang terjadi jika kamu harus menunggu lama kapal yang ingin menyeberang ke Pulau Bali? Atau jika sudah merasa kelelahan untuk berkendaraan melanjutkan perjalanan kita menuju Pulau Bali.Pilihannya tentu kita harus segera mencari tempat untuk beristirahat seperti hotel ataupun tempat penginapan yang berada disekitar pelabuhan Ketapang. Apakah sulit mendapatkannya? Tidak sama sekali. Karena di kawasan Ketapang, kita akan menemukan banyak sekali tempat untuk kita menginap baik itu sendiri ataupun bersama keluarga.seperti yang sudah dikatakan diatas, jika akses dari penginapan ini untuk menuju pelabuhan Ketapang sangatlah  mudah. Hanya 10 menit perjalanan dengan berjalan kaki. Tentunya hal ini jika kita memang berencana menyeberang ke Pulau Bali, tapi ingin menikmati wisata sebentar di kawasan Ketapang ini.Selain dekat dengan Pulau Bali, jika menginap di Ketapang Indah Hotel ini kita akan lebih dekat dengan lokasi wisata lainnya seperti Kawah Ijen, Taman Nasional Alas Purwo atau jika kita ingin bermain di pantai, ada pantai Ngagelan yang siap dikunjungi dikawasan Ketapang ini.Terlebih kita akan dimanjakan dengan banyaknya fasilitas yang ada seperti adanya kolam renang, restoran dengan makanan yang luar biasa, taman bermain untuk anak-anak kita serta fasilitas-fasilitas lainnya yang tidak kalah menariknya.

banyuwangi
Hotel Ketapang Indah

Hal-hal diataslah yang membuat penginapan Ketapang Indah ini menjadi populer di mata wisatawan yang datang ke kawasan ini.Hanya saja, banyak hal yang harus kamu benar-benar perhatikan saat ingin menginap di Ketapang Indah ini. Karena tentu saja kita bisa menganggap jika kita dengan mudah datang, pesan dan masuk kamar. Fasilitas yang dimiliki oleh penginapan Ketapang Indah ini sudah cukup lengkap dalam memanjakan para pengunjungnya.Mungkin tidak akan semewah hotel berbintang tapi banyak pengunjung yang merasa senang bermalam di Penginapan Ketapang Indah ini. Apa saja fasilitas yang ditawarkan oleh penginapan Ketapang Indah.Tidak perlu khawatir akan rasa lapar yang mendera, penginapan ini memiliki restoran dengan menu makanan yang beragam dan pastinya memiliki cita rasa yang luar biasa.Ingin mengadakan pertemuan atau gathering perusahaan? Penginapan Ketapang Indah ini memiliki Ballroom yang besar untuk bisa kita sewa tergantung permintaan kita.

Hotel Watu Dodol

Hotel yang berlokasi di Jalan Raya Situbondo Km 14, Banyuwangi ini memiliki nuansa tradisional Bali. Beberapa fasilitas menariknya adalah kolam renang dan restoran tepi pantainya. Di sana kalian bisa bersantai dengan menikmati pemandangan pantainya dan panorama Pulau Bali yang memesona. Harga penginapannya sangat terjangkau, yaitu kisaran harga Rp500 ribu. Kesempatan pulang kampung kali ini saya menfaatkan untuk bersillaturahmi bersama keluarga, teman, sahabat sampai jumpa fans.  Salah satunya ketemu sahabat Blogger Matrek tapi nggak matrek apalagi kemenyek. Berhubung kami semua suka mbolang, jadilah acara kopdaran sekaligus ngetrip cantik menikmati keindahan alam bawah laut Pulau Menjangan, Bali. Kamar tidurnya terasa tatkala kami sampai di hotel. Patung ala Bali membingkai pintu lobby.  Ketika memasuki hotel, tampak deretan kamar yang didesign ala sebuah desa di Bali. Rumput hijau membungkus pekarangan hotel. Taman dihiasi dengan aneka bunga dan deretan pohon kelapa. Nampak seperti resort.Taman berkarpet rumput hijau dihiasi dengan bulatan bulatan batu menghantar kami menuju kamar. Sejenak saya berteriak happy melihat kolam renang bulat menghadap ke laut.  Pingin rasanya melempar ransel dan segera terjun ke kolam. Maklum saja, saya ini suka berenang. Kalau lihat kolam cantik dengan air bening nafsu berenang saya langsung memuncak. Apalagi ketika kami datang, ada satu keluarga bule sedang asyik berenang dan ngobrol santai ditepi kolam. Kolam ditepi pantai yang menjadi view andalan Hotel Watu Dodol inilah yang membuat kami jatuh cinta.Masuk kedalam hotel dan melihat kamar hotel, saya tersenyum bahagia. Bagaimana tidak, waktu melihat foto kamar di web, tempat tidurnya nampak begitu sederhana. Tapi kenyataan tempat tidurnya besar dan nyaman. Dilengkapi dengan sprei dan selimut putih dan bersih.

banyuwangi
Hotel Watu Dodol

Untuk menuju Pulau menjangan yang berada di Bali barat ada dua alternatif. Melalui pelabuhan Banyuwedang yang berada di Bali atau lewat pantai Watu Dodol yang berada di Banyuwangi. Kami berlima, saya, Mbak Ira, mbak Rien, Mbak Andrie dan Tarie berasal dari kota yang berbeda. Demi menghemat waktu yang tak akan pernah kembali alias nggak usah kerjar kejar dengan jadwal pesawat dan kereta api akhirnya kami memutuskan menuju pulau menjangan melalui Banyuwangi.

auh hari kami sudah mempersiapkan temu kangen ini.  Mulai mencari jadwal pesawat dan kereta yang klop hingga mencari hotel yang nyaman buat kami berlima, para emak yang cakep dan kece.

Dari sekian banyak hotel yang ditawarkan, hati kami tertumbuk dengan salah satu hotel yang menawarkan suasana nyaman di tepi pantai dengan latar belakang lanskap pulau Bali, Hotel Watu Dodol. Apalagi letak Hotel watu dodol ini berdampingan dengan lokasi wisata pantai watu dodol. Juga berdekatan dengan pantai tempat kami menyeberang ke Pulau Menjangan.

Villas Banyuwangi

Hotel yang berlokasi di Randu Agung RT 01/RW 01, Krajan, Kluncing, Licin, Banyuwangi ini menyuguhkan pemandangan alam yang memesona dan di kolamnya pun kalian akan di suguhkan pemandangan yang sungguh eksotik. Per-malamnya dikenai harga Rp2 juta rupiah, cocok deh buat kamu yang mau honeymoon di sini. Villas wisata Banyuwangi memiliki puluhan bahkan ratusan hotel yang menawarkan pemandangan laut dari kamarnya. Sedikit berbeda, Banyuwangi malah menyajikan pesona keindahan Gunung Ijen langsung juga dari tempat tidur. Hotel tersebut adalah Ijen Resort & Villas yang sudah banyak menarik perhatian para wisatawan domestik maupun mancangera. Wah, lalu seperti apa ya rasanya menginap disana.

banyuwangi
Villas Banyuwangi

Itulah lima penginapan di Banyuwangi yang menyuguhkan nuansa alam nan indah, bagaimana? Adakah yang pernah menginap di sana? Atau adakah referensi penginapan lain yang juga menyuguhkan nuansa alam yang indah di Banyuwangi?

Inilah 4 Rekomendasi Hotel Keluarga Jogja Yang Bikin Tidur Anda Nyenyak

Liburan ke Jogja menjadi banyak pilihan banyak orang. Tak hanya mudah dijangkau dengan berbagai jenis transportasi, Jogja juga memiliki banyak destinasi wisata menarik yang bisa dikunjungi. Agar liburan semakin asyik, jangan lupa untuk memikirkan hotel tempat menginap ya! Biasanya banyak orang suka menginap di hotel yang dekat dengan tempat wisata karena lebih mudah mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ada, lebih dekat dan lebih efisien soal waktu liburan. Jika kamu ada rencana liburan ke Jogja, berikut ini ada rekomendasi hotel di Jogja yang lokasinya dekat dengan berbagai tempat wisata. Yogyakarta menjadi kota yang istimewa di Indonesia dan dikenal dengan nama Daerah Istimewa Yogyakarta atau disingkat menjadi DIY. Selain dikenal sebagai Kota Pelajar, Yogyakarta juga dikenal dengan kota wisata dan kuliner. Hotel terbaik di Yogyakarta akan memberikan Anda fasilitas kenyamanan. Berbagai macam fasilitas yang disediakan sangatlah cocok untuk Anda yang merupakan backpaker. Harga murah untuk hotel dan tempatnya yang unik dan eksotis akan menjadi hal yang menyenangkan sendiri bagi Anda yang berencana menginapdi sana. Langsung saja, berikut beberapa hotel yang cocok untuk Anda yang berencana bulan madu, berlibur, maupun backpakeran di Yogyakarta.

 Banyak hotel di jogja yang bisa menjadi referensi untuk Anda sebagai tempat menginap ketika berkunjung ke kota gudeg ini. Anda perlu menginap atau bermalam untuk bisa menikmati aneka tempat wisata yang berada di Yogyakarta.Tempat wisata yang cukup terkenal di Daerah Istimewa Yogyakarta adalah di daerah Gunung Kidul. Gunung Kidul menjadi tempat wisata jogja yang memiliki daya tarik tersendiri dengan keindahan pantainya yang sangat memukau. Banyak orang yang menyukainya mulai dari kalangan anak, remaja, maupun dewasa.Selain Gunung Kidul, pusat kota Yogyakarta juga bisa menjadi tempat yang menarik untuk Anda kunjungi. Ada berbagai macam pusat perbelanjaan yang terkenal dengan produk Batik Yogyakarta yang khas. Ada pula berbagai macam peninggalan bersejarah di kota jogja yang patut untuk diketahui. Anda bisa mengajak keluarga untuk berkunjung ke sana.Dengan demikian, simaklah beberapa referensi hotel menarik di daerah Gunung Kidul Yogyakarta untuk Anda berikut.

Hotel Orchid Wonosari

Hotel ini memiliki banyak review yang bagus dari para tamu yang pernah menginap. Hotel yang terletak di jalan Baron KM. 9 Mulo Karang Asem, Wonosari, Gunung Kidul ini sangat cocok untuk Anda yang ingin menginap di daerah tersebut. Hotel ini dikenal sebagai hotel jogja yang nyaman dan bersih.Anda pasti akan merasa nyaman dan betah ketika menginap di hotel yang berada di kawasan Wonosari ini. Pasalnya, berbagai fasilitas untuk tamu memang benar-benar diperhatikan. Hotel ini menyajikan kamar dengan ruangan ber AC, area parkir yang luas, layanan customer service selama 24 jam penuh, serta menyediakan restaurant dengan makanan khas Yogyakartanya yang sangat lengkap.

jogja
Hotel Orchid Wonosarijo

Hotel Orchid Wonosari yang di jogja termasuk dalam kategori hotel yang mewah. Anda bisa mendapatkan penawaran harga yang spesial atau diskon untuk menginap di Hotel Wonosari ini. Bagi Anda yang senang berkunjung ke pantai, Anda akan mendapatkan kesempatan spesial ketika menginap di hotel Orchid Wonosari. Anda bisa berkunjung ke beberapa pantai yang dekat seperti Pantai Sepanjang, Pantai Kukup, dan Pantai Baron.Ada pula Goa Jombang yang sangat menarik untuk dikunjungi.Hotel ini terletak di tempat yang sangat strategis.Jogja Bagi Anda yang datang dari luar kota, Anda bisa datang melalui Bandara Adi Sucipto Jogjakarta. Dari arah Wonosari, Anda sudah cukup dekat dengan Malioboro yang terkenal dengan ikon belanja kota Yogyakarta. Disana, banyak restaurant menarik serta pusat perbelanjaan untuk membeli oleh-oleh khas Yogyakarta.

Kampoeng Baron Guest House

Selanjutya, hotel di Jogja yang bisa menjadi referensi untuk Anda adalah Kampoeng Baron Guest House. Hotel ini terletak di Jalan Baron KM 21 Gunung Kidul Yogyakarta. Anda yang ingin berlibur untuk menghabiskan waktu di pantai yang memukau sangat pas untuk menginap di hotel ini.Berbagai macam fasilitas bisa Anda nikmati di hotel ini. Beberapa fasilitas umum yang bisa dinikmati adalah layanan ruang selama 24 jam penuh serta parkiran yang luas. Ditambah lagi, terdapat restaurant dan kedai kopi yang bisa Anda gunakan untuk nongkrong bersama keluarga.Anda yang merupakan backpaker yang berasal dari luar daerah tidak usah berpikir jika hotel ini jauh dari bandara. Hotel ini berdekatan dengan bandara Adi Sucipto di wilayah Yogyakarta. Banyak pula restaurant dan pusat perbelanjaan yang terkemuka yang berdekatan dengan hotel ini.

jogja
Kampoeng Baron Quest House

Anda juga bisa mengunjungi Pantai Baron Gunung Kidul yang sangat indah dengan jarak 1.32 km saja. Jika Anda ingin berkunjung ke Pantai Kukup, Anda hanya perlu menempuh jarak sepanjang 1,56 km. Ada pula Pantai Drini yang tidak kalah indahnya yang bisa Anda tempuh dengan jarak 3.13 km.Pantai-pantai tersebut merupakan pantai yang indah di wilayah Gunung Kidul Yogyakarta. Airnya yang bening dan memukau serta karang dan terumbu karangnya yang khas semakin menambah kemolekan pantai ini. Anda juga bisa diving atau pun snorkeling untuk menikmati keindahan bawah laut di pantai-pantai tersebut.

The Giant Frog Cabins

Hotel Yogyakarta yang sangat nyaman dengan tarif murah di Yogyakarta selanjutnya yang bisa menjadi referensi bagi Anda adalah The Giant Frog Cabins and Restaurant. Hotel ini terletak di Jalan Gading Playen Km 1,5 Gunung Kidul Yogyakarta. Menurut beberapa review dari pengunjung, hotel ini dikategorikan sebagai hotel yang bagus, mengagumkan, bersih, dan nyaman.Ruangan yang disediakan untuk para pengunjung sangat nyaman. Berbagai macam tempat rekreasi juga berdekatan dengan hotel ini. Bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu di Goa Pindul, hotel ini merupakan hotel yang sangat pas untuk Anda inapi. Habiskanlah waktu bersama sahabat dan keluarga untuk menyusuri Goa Pindul yang sangat menakjubkan.

jogja
The Giant Frog Cabins

Selain dekat dengan wilyah pantai di Gunung Kidul, Anda juga menikmati keindahan beberapa tempat wisata lainnya. Pertama, Anda bisa mengunjungi Puncak Panguk Kediwung. Puncak ini memiliki jarak sekitar 13 km dari Hotel ini. Ada pula Jurang Tembelan Kanigoro yang memiliki jarak sekitar 14 km dari Hotel.Puncak lainnya yang bisa Anda kunjungi adalah Puncak Pinus Pecici yang memiliki jarak sekitar 13,5 km dari Hotel. Jika Anda penikmat wisata goa, Anda bisa berkunjung ke Goa Jombang yang tidak begitu jauh dari hotel ini. Anda bisa mengunjunginya dalam waktu beberapa puluh menit saja karena jaraknya hanya 14 km dari hotel.

Ada banyak fasilitas yang bisa Anda nikmati di hotel ini. Salah satunya adalah layanan kamar selama 24 jam penuh. The Giant Frog Cabins and Restaurant nyatanya memang memiliki restaurant yang disukai oleh setiap pengunjung hotel. Masakan dan kulinernyayang berbeda dengan restauran lainnya membuat semua orang bisa menikmati makanan di hotel ini.Untuk menuju pusat perbelanjaan atau pun bandar udara, Anda tidak membutuhkan waktu yang lama. Anda bisa menempuh jarak yang sebentar jika ingin menuju pusat perbelanjaan di kota Yogyakarta. Selain itu, hotel ini ternyata letaknya tidak begitu jauh dengan Bandar Udara. Dengan demikian, Anda yang berasal dari luar daerah bisa dengan mudah menuju hotel ini.

Hotel Wijaya

Meskipun menginap di hotel Bintang 3, Anda akan serasa menginap di Hotel Bintang 5 jika memilih hotel Wijaya. Hotel Wijaya terletak di Jalan Jogja Km 10.5 Jagalan, Berbah, Kabupaten Sleman. Hotel ini menjadi salah satu hotel yang selalu dicari wisatawan. Selain harganya yang murah, fasilias yang disediakan oleh hotel memang nyaman dan menyenangkan.Ada beberapa pilihan kamar yang bisa Anda plih mulai dari kelas Standar sampai dengan kelas mewah. Masing-masing kelas kamar pun memiliki fasilitas yang berbeda-beda. Jadi, Anda bisa memilih jenis kamar sesuai dengan budget yang Anda miliki. Beberapa fasilitas yang bisa Anda nikmati adalah layanan laundry dan layanan penyimpan barang. Ada pula layanan transportasi menuju bandara yang akan lebih memudahkan Anda. Anda yang suka berbelanja bisa menghabiskan waktu di beberapa pusat perbelanjaan seperti Malioboro dan Pasar Tradisional di sana.

jogja
Hotel Wijaya

Beberapa tempat wisata jogja yang berdekatan dengan lokasi hotel ini adalah Candi Sambisari. Anda bisa mengunjungi Candi Sambisari dalam jarak 2,35 km saja. Selain itu, ajak pula keluarga untuk berkunjung ke Museum Dirgantara. Jaraknya pun cukup dekat. Anda bahkan bisa mengunjunginya menggunakan motor karena hanya berjarak sekitar 3 km saja dari Hotel Wijaya.Anda yang datang dari luar kota sangat mudah untuk menuju hotel ini. Ini dikarenakan lokasi hotel yang berdekatan dengan lokasi Bandar Udara. Hanya dalam jarak 1.66 km saja, Anda bisa menuju bandara Adi Sucipto. Jangan lupa untuk menikmati permainan golf yang menyenangkan di Adisucipto Golf Course.

Inilah 4 Tempat Kopi Jogja Yang Wajib Anda Kunjungi

Jangan terburu-buru dalam menjalani sesuatu. Nikmati saja apa yang ada di jogja, seperti halnya meminum secangkir kopi.Frasa di atas hanyalah satu dari ribuan dari kalimat motivasi yang terinspirasi oleh kopi. Ya, kalian bisa menemukan banyak hal hanya dari secangkir kopi, tentu saja tergantung dari sudut pandang dan perspektif.Bagi kalian penggemar kopi dan kebetulan berada di Yogyakarta, tak ada salahnya mengunjungi sejumlah tempat ngopi Yogyakarta yang asyik. Tidak hanya tempatnya yang cozy, tapi juga atmosfernya juga bakal membuat kalian betah berlama-lama di sini. Sebenarnya ada banyak pilihan tempat nongkrong asik di Jogja yang bisa kamu tempati. Mau yang gaya hedon kayak Mekdi, HokBen atau Starbucks? ataupun model prihatin kayak angkringan, warnet atau burjo.Dari bangunan sederhana hingga modern, semuanya ada di Jogja. Saking banyaknya, malah bingung menentukan lokasi nongkrong paling pas.Namun jangan remehkan ulasan di bawah ini, karena kami akan menghadirkan beberapa lokasi yang sangat rokemended dengan suasana paling nyaman. Baik yang buka pagi hari, sore hari, hingga buka 24 jam.aftar yang kami sebutkan di bawah ini akan menyesuaikan dengan kebutuhan kamu yang berbeda-beda.Dari tempat nongkrong jogja yang buka 24 jam, lokasi hangout yang unik nan istagramable, hingga tempat nongkrong indoor dan outdoor paling hits dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.Di sana, kamu bisa nongkrong, bercengkrama, meet up dengan rekan kerja, nobar hingga mengerjakan tugas & skripsi kapanpun kamu inginkan.

Dan bagi kalian pemburu spot-spot Instagrammable dan juga penggila kopi, sepuluh tempat ngopi Yogyakarta di bawah ini tidak boleh kamu lewatkan. Yuk, simak daftarnya.Banyak spot menarik di Yogyakarta untuk menemani kalian menghabiskan hari, dan salah satu yang tak boleh dilewatkan adalah English Ivy Coffee di Kaliurang. Perpaduan nuansa sawah, perkampungan warga dan bangunan yang unik, kalian pasti langsung tahu tempat ini adalah spot yang pas untuk menunggu hari beranjak larut.Bangunan kafe-nya tidak begitu luas, semua ‘dinding’ dari kaca, jadi Anda bisa melemparkan pandangan menatap panorama alam di luarnya. Tidak ada sekat di bagian dalam kafe, plus interior dan furnitur yang minimalis, membuat Ivy Coffee terkesan retro, dan pastinya Instagenic.Kalian juga bisa memiliki banyak opsi untuk minuman dan kudapan, mulai dari kopi hitam kental hingga teh khas.

Noe Coffe

Siapa sangka ada kafe kecil, unik dan menarik di tengah kota Yogyakarta, yang kini menjadi super macet itu. Spot ini pas buat kalian yang ingin bersantai sejenak setelah dihajar keriuhan lalu lintas di Kota Gudeg.

jogja
Neo Coffe

Tempatnya sangat mudah dijangkau, tepatnya di seberang RS Bethesda. Setelah sampai di tempat ini, kalian akan disambut nuansa yang cozy dan atmosfer modern vintage. Ada tiga konsep ruangan, yaitu indoor, outdoor dan VIP Room, yang tentunya menawarkan kenyamanan di level yang berbeda.Bagi kalian yang ingin belajar menjadi Barista, di sini bisa menjadi tempat belajar pertama yang tepat, lho!

Lokasi: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No.68, Klitren, Gondokusuman, YogyakartaHarga: Rata-rata 20,000 IDR

Kopi Negri Jurgen

Ada dua opsi yang bisa kalian pilih untuk menikmati kopi negri, yaitu di Samirono dan Jurgen. Tapi tempat ngopi Yogyakarta mana pun yang kalian pilih, pastinya sama-sama asyik dan Instagramable.Khusus untuk Kopi Negri Jurgen, kalian akan disuguhi nuansa mobil dan motor retro, beserta rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk yang tak kalah etnik. Kesannya, kalian berada di bar atau kafe khas Amerika, tapi dengan atmosfer yang cozy dan menyenangkan.Pilihan menu minuman dan makanannya juga variatif.

jogja
Kopi Negri Jurgen

Yang harus kalian coba adalah ‘ramuan’ kopi yang diracik Barista-nya. Jogja selalu tak ada habisnya untuk dibahas, salah satunya yaitu warung kopi. Kini warung kopi banyak bertebaran di Jogja. Ada yang bernuansakan modern, tradisional, bahkan ada juga yang unik. Kali ini saya akan mengulas tentang warung kopi bernama “Warung Kopi Negri Jurgen”. Warung kopi ini terletak tak jauh dari Jogja Expo Center (JEC), jika kamu berangkat dari pusat Kota Jogja langsung saja menuju ke JEC lalu menuju ke selatan melalui jalan timur JEC, tak terlalu keselatan jauh kamu bisa mengamati kanan jalan dan kamu akan melihat sebuah warung kopi dengan nuansa vintage. Warung Kopi Jurgen buka setiap hari dari jam 1 siang hingga 1 malam, jadi nggak usah khawatir mau kesini hari apa saja pasti buka.Saat pertama kali masuk kamu akan disambut dengan ornamen-ornamen seperti rambu-rambu jalan dan plat tulisan vintage. Warung Kopi ini memiliki konsep “Vintage Otomotif” jadi tak heran jika disini banyak kendaraan bermotor yang sangat tua, ada juga sebuah mobil Land Rover yang disulap menjadi kursi dan juga meja bar. Cukup sayang bagi saya memotong mobil Land Rover menjadi meja dan kursi, namun inilah yang membuat warung kopi ini terlihat unik. Oh iya, tentu saja warung kopi ini juga instagramable, kamu bisa berfoto dengan motor-motor classic dan juga disudut-sudut ruangan dengan background plat-plat unik. Selain adanya kendaraan classic, disini arsitektur bangunannya juga dibuat traditional vintage, jadi terasa seperti sedang menikmati kopi dirumah jaman dulu.

Simetri Coffee

Bagi warga Jakarta, Simetri Coffee mungkin sudah cukup familier. Memang, Simteri di Kotabaru, Yogyakarta merupakan cabang dari store yang ada di ibu kota.Dan konsep kemewahan juga diusung ke Kota Gudeg.

jogja
Simetri Coffe

Mengambil bangunan kolonial khas Kotabaru sebbagai store, Simetri mengubahnya menjadi spot yang homey, asyik dan nyantai. Perpaduan interior dengan aksen kayu dan dominasi warna putih dan lighting yang soft membuat kalian merasakan kenyamanan ketika berada di dalamnya.Kesan industrialis juga terasa ketika melihat area diningnya. Sementara outdoor-nya juga cukup nyaman untuk kalian bersantai. Dan bagi kalian pencinta kopi, Simetri harus menjadi jujukan di sesi nya.

Filosofi Kopi Jogja

Filosofi Kopi menjadi salah satu karya terbaik Dee Lestari dan kemudian diwujudkan dengan berdirinya kedai kopi dengan nama yang sama di Jakarta. Kini, Filosofi Kopi juga melebarkan sayap di Yogyakarta.Berbeda dengan store mereka di ibu kota, Filosofi Kopi Yogyakarta lebih mengedepankan nuansa kota yang jauh lebih santai. Tidak ada kekakuan, hanya bersantai dan menikmati kopi sembari memerhatikan waktu yang terus berjalan. Tidak pula terdengar kebisingan dan deru kendaraan berlalu lalang, hanya nyanyian serangga di kejauhan.Dan ngopi sambil lesehan bisa kalian dapatkan di sini. Nuansa yang cozy akan terus menahan kalian untuk meninggalkan tempat ini.Filosofi Kopi yang sukses berat dengan buku dan filmnya mendongkrak kesuksesan kedai kopinya juga. Di Jakarta saja ada dua gerai Filosofi Kopi. Dan setelah film Filosofi Kopi 2 rilis maka lahir pulalah kedai Filosofi Kopi Jogja. Sama seperti yang ditampilkan di film, kedai yang satu ini bangunannya jauh dari tren kedai kopi sekarang yang kalau tidak minimalis, rustic, unfinished atau industrial. Dengan anggun Filosifi Kopi percaya diri menyerap budaya lokal dengan bangunan Rumah Joglo.Ada perasaan cemas sebelum mampir ke Filosofi Kopi Jogja. Kabarnya kedai ini selalu ramai dan harus mengantri.

jogja
Filosofi Kopi Jogja

Eh ternyata pada saat saya hampir gelap mampir ke sini suasana justru sedang damai-damainya. Hanya ada beberapa meja yang terisi. Barista pun terlihat santai ngobrol dengan tamu yang duduk lesehan di depan coffee bar. Mungkin saya sedang beruntung, kedai popular ini memberi damai yang asyik sekali.Filosofi Kopi Jogja terdiri dari beberapa bagian. Ada bagian luar yaitu di taman dengan lampu-lampu dan kursi meja santai, ada bagian coffee bar yang di depannya tersedia lesehan, ada beberapa ruangan semi terbuka yang adem untuk duduk sambil ngopi santai. Semua ruangan tanpa mesin pendingin. Terbuka dengan pendingin alami yang sejuk nan asri. Sangkin asri dan damainya saya masih bisa mendengar suara jangkring sayup-sayup dari kejauhan. Persis seperti ngopi di desa.Saat ke sini saya memerhatikan segalanya yang sempat ditampilkan dalam film. Logo ‘cangkir filosofi’ yang ikonik itu terpampang pada dinding kayu. Seperti menyambut para pendatang dengan senyumnya yang khas. Yang tak kalah unik dari tempat ini adalah lesehan yang berada di depan bar. Bangunan yang hampir mirip rumah adat Jogja Bangsal Kencono ternyata bisa dijadikan kedai kopi yang berciri.

Inilah 3 Tempat Wisata Pemancingan Solo Yang Membuat Anda Betah Memancing

Bagi para pemancing tentu saja setiap minggu wajib untuk sekedar melepaskan penat dengan hiburan memancing di solo. Entah itu langsung mancing di alam bebas ataupun sekedar menyambangi kolam pemancingan terdekat. Faktor kesibukan tentu menjadi alasan minimnya waktu mancing sehingga memilih jenis mancing kolaman sekedar sebagai hiburan di sela waktu luang. Umpan Djempol kembali menggelar road  show event mancing di luar kota. Ya, berlokasi di Pemancingan Pletess Mania Indonesia atau disingkat PMI di daerah Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah, jalannya acara berlangsung semarak dan meriah dengan taburan hadiah dari pendukung acara.Kang Ito selaku owner Umpan Djempol dan penggagas acara mengatakan, kegiatan ini menggandeng toko pancing dan pemilik kolam pancing untuk kerjasama menggelar lomba. Dari kesepakatan yang sudah ‘final’ maka Umpan Djempol (Jakarta), Toko Langgeng Pancing (Solo) dan Pemancingan PMI (Sukoharjo) sepakat secara bersama-sama menggelar event mancing. Penyelenggaraan event hari itu pun terbilang sukses. Dari lapak yang tersedia sebanyak 270 terisi penuh oleh pemancing yang datang tidak dari Sukoharjo saja, melainkan pemancing dari seluruh Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat dan Jakarta hadir. Untuk anda yang gemar memancing dan tinggal di sekitar Kota Solo, anda beruntung karena Kota Solo memiliki banyak lokasi terbaik untuk memancing. Mulai dari rawa hingga waduk yang memiliki beragam jenis ikan dari jenis maupun ukurannya, lokasi mancint terbaik di Solo ini juga dapat anda akses dengan mudah. Berikut beberapa lokasi mancing terbaik di Solo dan sekitarnya yang wajib anda coba.

Godong Ijo Solo

Pertama kali memasuki Godong Ijo, Anda serasa memasuki “HUTAN” karena kawasan seluas sekitar 3 hektar ini dihiasi berbagai pepohonan langka yang berusia puluhan tahun sehingga menghadirkan kesan Hutan Alami. Anak-anak khususnya akan senang berada di Godong Ijo karena dalam kawasan ini terdapat Kolam Ikan Koi, Kolam Ikan Alligator, Kolam Arapaima Gigas. Anda dan anak-anak dapat melihat Kura–Kura Raksasa terbesar di dunia, Ular Raksasa terbesar di dunia, Ular Phyton Albino, ditambah tempat bermain anak yang luas dapat menampung sekitar 300 anak yang akan menjadi tempat favorit si kecil.

solo
Godong Ijo Solo

Godong Ijo juga dapat menjadi salah satu tujuan wisata kuliner Anda dengan berbagai pilihan menu makanan istimewa dan suasana cafe yang asri. Untuk membuat Anda nyaman, furniture yang digunakan di cafe ini bukanlah furniture sembarangan, meja round table yang terbuat dari kayu jati pilihan yang berusia ratusan tahun dan juga kursi & furniture yang antik dan elegant dipersiapkan agar Anda merasa nyaman. Dengan kesan mewah yang sangat terasa di cafe ini, membuat cafe ini menjadi tempat yang sangat cocok untuk menjamu relasi bisnis, meeting, family gathering dan acara istimewa lainnya bersama keluarga.afe ini juga dilengkapi Danau Pemancingan dengan luas 5.000 m2. Anak-anak atau untuk pemula dapat merasakan serunya memancing dengan memancing di danau kecil yang luasnya sekitar 400 m2 yang aman bagi anak-anak. Danau dilengkapi saung, rakit dan fasilitas free Hot Spot.

Danau Pemancingan sangat menarik karena terdapat ikan raksasa “Jenghis Khan”, yaitu sejenis Thailand Cat Fish yang bobotnya mencapai 33 kilogram dan berjumlah 4 ekor. Ada juga “Ikan Bulan Bulan” yang beratnya sekitar 2 – 5 kilogram per ekor dengan jumlah sekitar 30 ekor. Berbagai Ikan Super dengan bobot 3 – 10 kilo gram sangat banyak di Danau Pemancingan. Jumlah seluruh ikan yang dapat dipancing sekitar 500 ekor, jumlah yang cukup banyak karena di Indonesia sangat jarang ditemui pemancingan seperti ini. Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan tantangan berburu ikan raksasa, cukup datang ke Pemancingan Godong Ijo untuk merasakannya.Variasi harga yang ditawarkan dalam kegiatan memancing sangat menarik. Pengunjung dapat memilih akan memancing Sistem Kiloan yaitu hasil pancing ditimbang berdasarkan jenis dan berat ikan (Ikan Patin, Mas, Lele, Mujair, Nila, Gabus dll.) dengan kisaran harga Rp. 20.000,- s/d Rp. 40.000,- per kilo gram atau dengan sistem “Tarikan dan Jackpot” dengan harga sekitar Rp.80.000,- s/d Rp. 125.000,- per 4 jam.Untuk Anda yang hobi tantangan, silahkan mendaftar “Perlombaan Mancing Galatama” diadakan mingguan dan bulanan. Perlombaan mancing mingguan diadakan setiap malam minggu pukul 18.00 – 22.00 WIB dengan biaya Rp 150.000,- per orang. Sedangkan secara bulanan diadakan setiap Sabtu awal bulan pada pukul 18.00 – 22.00 WIB dengan biaya Rp 200.000,- per orang. Perlombaan ini berhadiah uang tunai dan hadiah hiburan lainnya yang menarik.

Waduk Cengklik

Waduk Cengklik merupakan salah satu lokasi mancing yang wajib anda coba. Secara administratif Waduk Cengklik berada di Desa Ngargorejo dan Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Waduk dengan luas genangan yang mencapai 300 hektar ini dibangun pada zaman Belanda, yang tujuan awal sebenarnya adalah untuk mengairi sawah yang ada disekitarnya. Bagi penggemar fotografi Solo Raya sunset di Waduk Cengklik merupakan salah satu tujuan wajib untuk ‘hunting’, keindahahan ketika senja. Pesona langit perak di angkasa serta latar bayang bayang gunung Merapi Merbabu menjadi magnet kuat yang diabadikan para fotografer. Kehidupan penduduk sekitar di karamba, cipratan air di rakit atau pun sampan yang digunakan nelayan merupakan sumber inspirasi untuk diabadikan dibalik lensa. Tidak jarang di sore hari kita menemukan banyak rombongan penggemar fotografi dari luar atau dari Solo raya berkunjung ke Waduk Cengklik. Selain menjadi spot favorit bagi fotografer tempat ini juga merupakan tempat favorit bagi penggemar olahraga memancing, tidak jarang mereka menginap untuk memancing disini. Selain sebagai sumber irigasi sawah, warga sekitar juga memanfaatkannya untuk memelihara ikan di dalam karamba, kebanyakan jenis ikan nila yang dibudidayakan disini. Bagi anda penggemar olah raga bersepeda, Waduk Cengklik juga menyediakan track yang layak dicoba bagi penggemar sepeda gunung, untuk penggemar sepeda yang lebih santai anda bisa bersepeda menyusuri jalan inspeksi yang beraspal halus yang membentang di pinggiran waduk. Suasana pagi juga tidak kalah indahnya, ketika matahari mulai terbit dan langit berubah dari gelap ke warna keemasan dengan udara segar dan lalu lalang perahu nelayan menambah asyiknya suasana.

solo
Waduk Cengklik

Jika anda berminat memancing di Waduk Cengklik, anda hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 15 kilometer dari pusat kota Solo dan dapat ditempuh dengan waktu perjalanan menggunakan kendaraan pribadi sekitar 30 menit.Sebaiknya anda datang ke sini di saat musim hujan, karena debit air akan menurun ketika musim kering. Saat musim kering atau musim panas area waduk akan berubah menyerupai hamparan sawah dan kurang menyenangkan jika dijadikan sebagai tempat memancing.

Rawa Jombor

Rawa Jombor juga bisa dijadikan salah satu pilihan yang tepat bagi anda warga solo yang kehabisan spot memancing. Rawa Jombor berada di Desa Krakitan, Kecamatan Bayar, kabutan Klaten. Waduk Rowo Jombor terletak di Dukuh Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, + 8 Km. (delapan kilo meter) ke arah tenggara dari pusat Kota Klaten, Jawa Tengah, Indonesia. Dari Kota Klaten ada dua rute perjalanan yang dapat ditempuh menuju ke objek wisata ini. Lewat jalur barat: Kota Klaten – pertigaan Bendogantungan Desa Sumberejo, belok kiri / ke arah selatan – Desa Danguran – Desa Glodogan – Desa Jimbung – Rowo Jombor.

solo
Rawa Jombor

Lewat jalur timur: Kota Klaten – Stasiun Klaten – By Pass – belok kanan / ke arah selatan – Terminal Klaten yang bari dibangun—Kelurahan Buntalan – Desa Jimbung – Rowo Jombor.Wisata pemancingan solo Waduk Rowo Jombor mempunyai panjang 7,5 Km. (tujuh setengah kilo meter).Bentuknya memang tidak persegi empat, tetapi segi banyak tidak beraturan. Waduk ini mempunyai kedalaman 4.5 m (empat setengah meter) dan mampu menampung air 4.000.000 m3 (empat juta meter kubik). Tujuan utama pembuatan waduk Rowo Jombor adalah untuk menampung air dari sungai-sungai di sekitarnya untuk mengendalikan banjir, dan sebagai persediaan air irigasi untuk mengoncori sawah-sawah di sekelilingnya pada musim kemarau. Namun kemudian juga dimanfaatkan untuk keperluan lain, seperti pariwisata dan perikanan.Di sekitar waduk Rowo Jombor ini terdapat pemandangan alam yang indah, situs peninggalan zaman dahulu yang diyakini mempunyai nilai sejarah, museum pertanian, pusat-pusat kerajinan, warung apung, arena olahraga, arena bermain, dan lain-lain. Rawa Jombor merupakan tempat wisata yang dikelola dengan baik, selain memancing anda juga dapat menikmati hidangan yang tersedia di rumah apung. Rawa jombor memiliki luas hingga 198 hektar dengan daya tampung air yang mencapat 4 juta meter kubik. Anda harus berhati-hati jika membawa anak-anak ke sini, karena Rawa Jombor memiliki kedalaman hinga 4,5 meter.

Inilah 3 Kuliner Pecal Medan Yang Sangat Hits

Kuliner Medan tidak hanya olahan mie dan kwetiau atau makanan laut. Kamu bisa menemukan menu segar yang kaya dengan sayuran. Salah satunya pecel atau pecal yang berisi sayuran serta mie yang disiram dengan bumbu kacang istimewa. Nah, kamu yang kebingungan mencarinya di Medan, berikut rekomendasinya. Sangat cocok untuk kamu yang tengah berburu makanan. Kalau cuma ingin menikmati sedapnya pecel mie medan, sepertinya Anda tak perlu jauh-jauh pergi ke Medan. Soalnya, Anda bisa mempelajarinya di  sini.Keliner Medan memang menyenangkan. Salah satunya ya pecel mie medan ini.Ya, pada kesempatan ini County Food akan membahas resep pecel mie medan yang bakal membuat acara makan siang menjadi lebih spesial.Sama-sama menggunakan saus kacang, bumbu pecel medan menggunakan kencur. Rasa kencur itulah yang membuat rasanya menjadi khas. Selain itu, ada suwiran ayam pada kuliner khas masyarakat Medan ini. Siapa yang tidak mengenal salah satu kuliner khas medan ini? ya, mungkin hampir semua orang telah mengenal apa yang namanya pecel. Pecel merupakan kuliner dengan menyajikan berbagai sayuran dengan sambal khusus. Kita bisa menemukan banyak jenis pecel. Kali ini, kita akan mengenal lebih lanjut tentang bagaimana membuat pecel Medan. Pecel Medan memang sangat terkenal meskipun sebenarnya pecel ini tak jauh berbeda dengan berbagai pecel lainnya. Anda bisa menemukan banyak warung makan yang menyediakan menu ini sebagai menu unggulan. Meski demikian, Anda juga bisa menghidangkan menu ini untuk jamuan makan bersama keluarga besar ataupun saat arisan.

Indonesia memiliki kekhasan kuliner pecel medan. Salah satunya adalah Pecel Medan yang sangat lezat dan segar. Hidangan ini tak hanya bisa dinikmati di hari biasa sebagai variasi menu tetapi juga bisa dijadikan salah satu menu ketika Anda mengadakan suatu acara besar seperti tasyakuran, reuni keluarga, arisan, ataupun pengajian. Bahkan, banyak orang lebih menyukai menu pecel yang sangat segar ini dibandingkan dengan berbagai hidangan dengan bahan dasar daging ataupun masakan dengan santan kental. Untuk menghidangkan menu nasi pecel Madiun tidaklah sulit. Anda bisa mencoba Resep Pecel Medann Kompilt yang lezat dan nikmat ini. Kunci sukses dari kenikmatan dan kelezatan hidangan pecel adalah terletak pada sambal kacang khas pecel. Meski demikian, bila Anda mengikuti resep ini, Anda akan mendapatkan sambal kacang spesial untuk siraman menu pecel dengan citarasa istimewa khas Pecel Medan.

Pecel Ahyok

Tempat pertama yang bisa kamu kunjungi untuk mendapatkan menu pecal spesial ada di Jalan Arief Rahman Hakim No.189, Tegal Sari II. Namanya Pecel Nek Atik. Bukan nenek-nenek, penjualnya masih mudah dan juga cantik. Sementara menu yang ditawarkan juga menggoda. Disajikan di atas pincukan daun, berisikan sayuran dan mie yang disiram bumbu kacang. Tak lupa tambahan kerupuk merah. Pecel, atau dikenal dengan traditional Javanese Peanut Salad (nah kalo di inggrikan kan keren namanya) ini makanan sejuta umat, karena bahan-bahannya yang murah dan bergizi.Nah, karena pecel ini termasuk kuliner Nusantara, ga heran kalo rata-rata semua etnis di Indonesia ini pandai membuatnya.Termasuk Ahyok, seorang ibu keturunan Tionghoa yang sudah berjualan pecel kurang lebih 27 tahun di daerah Titi Kuning, Medan Johor.Rumah makan ini menyediakan berbagai makanan khas Indonesia, diantaranya Mie Rebus, Pecel, Gado-gado, Lontong Pecel, Mie sop, rujak, dll.Suasana rumah makan terkesan homey, diyakini sudah lama dihuni karena dapat dilihat cat-cat dan perabotan yang dipakai nampak menunjukkan usianya.Nah, karena menu juara disini ialah pecel, maka itu menu pertama yang kami pesan.

medan
Pecel Ahyok

Bumbu pecel sebelumnya sudah kurang lebih disiapkan di dapur. Di bagian ulekan ini cuman proses finishingnya aja, yang mana kacang (yg sudah ditumbuk) hanya dicampur air lalu diulek bersama cabe dan gula merah, karena disini bumbu rujak diracik berdasarkan request pengunjung (ada yg mo pedes, ada yg mo kental, dll).Saya suka pecel disini, manis bumbunya ga kebangetan, texture rada encer berair namun masi bisa terasa gilingan kacangnya.Menu kedua yang populer ialah Mie Rebus. Disini kuahnya agak kental dan manis.Yang disukai ialah udang goreng kecil yang crunchy dan flavorful. Tanpa udang ini mungkin ga ada lagi yg bikin special dari mie rebus Ahyok.Untuk menu minuman, jus kedondong ini highly recommended. Campuran kedondong dengan semboy yang diblender ini gurih dan rich flavornya. Ditambah cuaca siang yang gerah, wuah… bayangin dah segernya.Dari banyaknya menu yang tersedia, teryata ga semuanya special lho. Notable 3 menu diatas, taste just alright.Nah buat kamu yang kebetulan pengen hunting kuliner di daerah sini (kurang lebih 7km dari pusat kota), Pecel Ahyok termasuk salah satu menu wajib kunjung.

Pecel Mbak Anna

Warung Pecal Mbak Anna termasuk salah satu tempat makan yang cukup terkenal dengan pecalnya. Disajikan di atas piring, kamu bisa merasakan lezatnya daun singkong, kangkung, tauge, daun pepaya, serta kacang panjang rebus yang berbalur bumbu kacang. Ada juga tambahan tahu goreng serta remahan kerupuk. Nah, kamu juga bisa memesan menggunakan lontong atau nasi. Semuanya enak, apalagi saat perut keroncongan. Penasaran kan? Mampir saja ke Jalan Sei Putih Baru, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru. MEDAN. Bumbu pecel yang digiling dengan pas hasilkan pecel yang nikmat. Itulah yang terus dipegang oleh Mbak Anna yang berjualan di depan super swalayan di Kompleks Perumahan Taman Setia Budi Indah.Di sini bumbu pecelnya memilki kekhasan tersendiri. Gabungan dari kacang tanah, cabe rawit, gula merah, dan bumbu-bumbu rahasia lainnya. Bumbunya tersebut sukses memaksimalkan citarasa bahan makanan yang disajikan bersamanya seperti beragam gorengan (misalnya bakwan, risol, tahu isi, tempe), lontong, sayur, hingga beragam mie seperti mie kuning, mie hun dan mie tiauw. Bumbunya tersebut sukses menghadirkan gabungan rasa gurih, manis, pedas, dan sedikit sekaligus.Selain gorengan, lontong, dan mie, Pecel Mbak Anna juga menjual getuk, lepat, dan beragam kue basah lainnya. Yang paling asyik ketika berbelanja di sini adalah harganya yang ramah di kantong. Kami saja, dengan modal Rp 15.000 sudah “berfoya-foya”

medan
Pecel Mbak Anna

Pecal Mbak Anna juga menyediakan bangku dan meja bagi kamu yang ingin menikmati hidangannya langsung di tempat. Jadi langsung saja, silahkan coba pecal di sini, dan rasakan bumbu pecelnya yang membahana. Insya Allah pas di lidah.

Pecel Mbak Hosena

Medan, Muslimah, masih muda, berhijab, punya paras menarik, dan tidak malu berjualan pecel keliling. Ya, ini semua terwujud dalam pribadi seorang Hosena Pratiwi, yang akrab dipanggil Sena.Sebelumnya perempuan kelahiran Bangko Jaya ini tidak pernah sama sekali terpikir untuk berjualan pecal keliling. Adalah keadaan yang “memaksa” ia untuk berbuat demikian.Bapak mengundurkan diri dari Chevron, lalu kami sekeluarga balik ke Medan dari Riau. Bapak bilang kalo mau kuliah dia gak bisa biayain, kalo mau kuliah ya harus biaya sendiri,” kata Sena.Ayahnya kemudian menyarankan Sena untuk berjualan pecel yang resepnya didapat dari nenek Sena yang asli Madiun, Jawa Timur.Awalnya gak mau lha, Bang, soalnya disuruh keliling, siapalah anak gadis yang mau,” kenangnya.

medan
Pecel Mbak Hosena

Meski demikian Sena masih setuju dengan syarat berjualan pecel di satu tempat khusus, lengkap dengan steling kaca.“Tapi ya gitu aja, penjualan stagnan, gak ada kemajuan dalam sebulan, sedangkan daftar kuliah udah mau dekat. Akhirnya tergadai laptop yang paling disayang, yang dikasi Bapak, makanya akhirnya mutuskan untuk jualan pecel keliling,” paparnya.“Waktu itu aku hancur-hancuran juga, berhutang, gagal di MLM,” sambungnya.Sena melanjutkan, agar ia semangat berjualan, ayahnya memberi semacam “mantra” ke dirinya.“Kalok mau jualan kau tutup mata kau itu, kau bayangkan aja kau pahlawan, nanti dari pecal kau ini, kau bisa mempekerjakan orang lain. Kau tau pahlawan masa kini? Pahlawan masa dulu ya pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, kalo sekarang yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan itu yang namanya pahlawan,” kata Bapak ke awak (saya, red)pas pertama kali mau jualan pecel keliling,” wisata kuliner pecel medan yang sangat kenangnya.Akhirnya setelah membulatkan tekadnya, muslimah yang punya lima orang saudara kandung ini pun mulai mengayuh sepedanya yang bagian belakangnya dimodifikasi sehingga bisa muat beragam jenis makanan yang bisa dimakan bareng bumbu pecel. Sekitar jam sepuluh pagi, tiap hari, Sena berkeliling di sekitar daerah Jalan Amaliun – Jalan Puri – Jalan Japaris – Jalan Laksana, daerah Kecamatan Kota Matsum.“Nah itu dulu, pas pertengahan tahun 2014, awal-awal jualan keliling, kalok sekarang dari sekitar jam 10 pagi awak nongkrong di seberang RSU Madani di Jalan A. R. Hakim / Jalan Bakti. Nanti jam 3 sore baru keliling lagi di sekitaran daerah Kota Matsum, sayang udah banyak langganan di sana. Terus gitu adzan maghrib, habis gak habis awak pulang,” paparnyaKamu tengah berada di sekitar Bundaran Komp.Cemara Asri? Di kawasan ini ada pecel enak yang tak kalah menggiurkan bernama Pecel Bu Siti. Beberapa orang menyebutnya dengan nama Pecal Bundaran. Selain aneka sayur, kamu bisa memesan dengan tambahan lauk seperti sate jengkol, telur puyuh, hingga kerang. Nah, biasanya pecal ini berjualan sejak jam 2 siang dan habis setelah magrib.

Rekomendasi 3 Ayam Bakar Medan Yang Sangat Lezat Untuk Di Makan

Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara atau juga bisa disebut kota medan ini juga sangat kental akan keragaman budaya dan sisi historis beberapa tempat wisatanya dan juga terkenal dengan ayam bakar nya. Kota yang dulunya dijuluki Kota Tanah Deli ini memiliki keberagaman etnis, mulai dari etnis Batak, Melayu, Jawa, serta juga ada etis India dan Tionghoa. Namun jika dilihat lebih dalam, mayoritas dari penduduk Medan ini adalah suku Batak. Usut punya usut, dulunya penduduk di sana berasal dari Kerajaan Batak, sehingga image batak sangat melekat pada kebanyakan orang Medan. Adanya berbagai budaya, dan etnis ini juga menjadi faktor pendukung banyaknya makanan khas yang sangat variatif di sana.Tidak hanya dikenal dengan kulinernya yang variatif, aneka jenis makanannya pun juga terkenal sangat enak. Well, kali ini Poultry Kuliner akan mengulas salah satu makanan khas yang digemari, yaitu Ayam Panggang Medan. Mungkin sebagian orang akan menganggap masakan ayam bakar pasti rasanya akan biasa saja, namun kali ini kita akan mengungkap nikmatnya ayam panggang yang beraromakan sedapnya rempah pilihan, seperti yang diulas dalam situs Ibu Resep.Ketika awal kali mendangar nama manuk napidanar mungkin akan terasa asing di kalangan pecinta kuliner, mengingat karena jarang sekali di jual di warung-warung atau rumah makan dan bahkan di daerah asalnya Manuk napidanar lebih sering disajikan hanya pada saat acara adat atau acara khusu saja.Olahan makanan bernama Napidanar ini berbahan dasar dari ayam kapung goreng atau yang di panggang dan tersaji bersama bumbu dan sambalnya yang khas.

Walaupun terlihat seperti ayam panggang pada umunya namun berbeda dengan ini, napidanar ini terdapat suatu bumbu khas yang membuatnya berbeda dengan olahan lainya, yaitu andliman.Tumbuhan ini sering disebut merica batak karena di tempat lain sangat sulit ditemukan, tetapi subur di wilayah Sumatera.

Selain itu, napinadar tradisional akan menggunakan darah ayam itu sendiri sebagai saus, sementara sekarang penggunaan saus darah diganti dengan kelapa gonseng atau mirip dengan serundeng. Bahan-bahan untuk memasak makanan tradisional Sumatera Utara adalah cabe merah atau cabe rawit, kemiri, kencur, bawang, bawang putih, asam, jahe, dan jangan lupa andaliman.Semua ramuan ini harus terlebih dahulu dihaluskan sebelum dituangkan ke atas ayam panggang. Rasanya pedas dan pahit berkat cabai dan andaliman, dengan aroma panggangan yang harum. Karena dimasak dengan cara dipanggang, ayam masih memiliki tekstur yang lembut dan memiliki rasa yang khas seperti daging panggang lain.

Rumah Makan Ayam Bakar

Tempat makan ini sudah tidak asing lagi dan terkenal di Indonesia hingga masuk ke beberapa program acara di televisi. Warung waralaba yang didirikan oleh Agus Pramono atau akrab dipanggil Mas Mono tersebut menawarkan menu ayam bakar yang khas. Salah satu cabangnya di Bogor ini termasuk yang ramai dikunjungi, apalagi ketika akhir pekan. Pasalnya, tempat makan ini tetap menerapkan standar pelayanan dan rasa yang memuaskan, sehingga pelanggannya akan datang lagi. Meski menawarkan aneka makanan dan minuman, serta menu paket, tetapi menu ayam bakar dan es teler menjadi favorit pelanggannya. Daging ayam yang digunakan sedikit berbeda dengan ayam yang dijual warung ayam lainnya karena dagingnya empuk, bumbunya meresap ke dalam, tidak ada rasa amis, dan rasa manis kecapnya membuat pelanggan menikmati hingga gigitan terakhir.

ayam bakar
Ayam Bakar

Apalagi ditambahkan sambal khas Ayam Bakar Mas Mono yang merupakan gabungan antara rasa pedas, manis dan rempah menggugah selera. Saya pun kembali ke tempat semula setelah puas menelusuri dan mengagumi ruangan ini. Ternyata semua pesanan kami sudah tersaji di atas meja, ada ayam bakar dan ayam goreng yang lengkap dengan lalapan dan juga dua jenis sambal sebagai pendampingnya, ada sambal bawang dan sambal tomat. Kami pun langsung menikmati makanan yang sudah tersaji di atas meja. Pantas saja rumah makan ini disebut spesialis ayam bakar dan ayam goreng, karena rasanya memang enak. Bumbu yang digunakan untuk meracik ayam goreng dan ayam bakar berbeda, jika ayam bakarnya diproses dengan cara dibacem dahulu, sedangkan ayam gorengnya diungkep dahulu dengan bumbu kuning hingga merasuk. Untuk ayam bakarnya empuk dan ada sedikit rasa manis yang menyusup ke dalam dagingnya, sedangkan untuk ayam gorengnya juga empuk, keset dan gurihnya meresap hingga ke tulangnya. Ditambah dengan cocolan dua jenis sambal, dimana gula merah yang digunakan untuk campuran sambal tomatnya. Sehingga cita rasa sambal tomatnya berbeda dengan sambal tomat pada umumnya yang menggunakan gula pasir.Yang lebih menarik lagi, saat santap kami semakin lengkap dengan datangnya seorang pengamen yang bermodalkan sebuah gitar dengan suara yang cukup merdu. Pengamen itu mengubah lirik lagunya ke dalam gayanya sendiri ke dalam musik aliran Jawa. Cukup lama kami mendengarnya mendendangkan beberapa lagu yang dibawakannya, dan kami semua menikmati suaranya dengan musik yang khas. Setelah selesai menikmati alunan musik dan juga makanannya, kami pun beranjak meninggalkan rumah makan ini. Dan sebelum pergi tentu saja kami melakukan kewajiban sebagai pembeli, untuk semua hidangan yang kami nikmati cukup diganti dengan kocek sebesar 10K untuk setiap potong ayamnya.

Jika OpenRicers ingin makan hemat, dapat memesan menu paket yang disesuaikan dengan pelanggan yang datang, misalkan paket untuk satu orang, dua orang dan juga empat orang. Jadi, sesuai kebutuhan pelanggan. Menu paket juga dapat membantu OpenRicers yang kebingungan memesan menu satuan. Rumah Makan Ayam Mas Mono ini terletak di Komplek Mal Yogya, Jalan Abdullah bin Nuh, Bogor dan buka dari pukul 9.00 WIB hingga 21.30 WIB.

 

Ayam Bakar Merah

Ayam bakar merah ini termasuk yang ramai dikunjungi dengan menu yang beraneka ragam. Namun, tidak ada salahnya jika OpenRicers mencoba ayam bakar mantap yang disajikan Restoran de Leuit ini dalam ukuran setengah ekor atau satu ekor. Ayam yang digunakan adalah ayam kampung yang dimasak terlebih dahulu dengan bumbu, sehingga meresap ke dalam dagingnya, selanjutnya barulah dibakar. Menariknya, bagian ayam yang agak gosong terbakar memberikan sensasi karamelisasi yang enak. Apalagi dicocol dengan dengan sambal terasi istimewa, membuat ayam bakar ini semakin mantap. Harga yang ditawarkan juga terjangkau, berkisar Rp30.000. Menu ayam bakar merupakan yang sudah sangat umum untuk kita jumpai. Hampir setiap kota atau daerah pasti cukup banyak warung, depot, rumah makan hingga restaurant yang menyediakan menu yang satu ini. Namun kalau soal rasa, setiap daerah tentu saja berbeda dengan ciri khasnya masing-masing. Salah satu depot yang yang sudah cukup terkenal di dunia kuliner kota Malang dengan menu ayam panggangnya,.

ayam bakar
Ayam Bakar Pedas

Kalau Anda belum tahu lokasinya, untuk mencarinya juga tidak terlalu sulit. Lokasinya masuk ke dalam sebuah gang sebelum Pom Bensin Sawahan, depotnya sudah terlihat dari tepi jalan raya. Selain itu, sebelum masuk gang, juga sudah ada neon box-nya, sehingga lebih memudahkan kita untuk menemukannya. Dari namanya saja, kita sudah dapat mengetahui kalau ayam panggangnya yang menjadi favorite di depot ini. Untuk menu ayam bakarnya ada beberapa pilihan, ayam utuh, dada/ paha, kepala dan hati-ampela. Setelah kita memesan, dengan segera salah satu dari pegawainya langsung membawa pesanan ke tempat pemanggangan, atau lebih tepatnya tempat pembakaran yang ada di bagian depan depot. Tak lama kemudian pesanan pun sudah tersaji di atas meja dengan sepiring nasi putih hangat dan sambal yang ditambahi dengan kecap dan taburan bawang goreng.

 

Ayam Bakar Bu Sri

Percaya atau tidak, warung ayam yang bermula hanya sekedar warung tenda di Taman Kencana ini selalu ramai dikunjungi khususnya ketika waktunya makan siang. Tekstur ayamnya lunak hingga ke tulang, disukai oleh penggila ayam bakar. Ayam Bakar Panas ini memang disajikan kala panas dan dilengkapi dengan sambal yang pedas, sehingga menggugah selera makan Anda.sudah termasuk es teh manis. Ramainya pengunjung membuat pemilik warung menambah warung keduanya yang lebih nyaman di AgriPark, tidak jauh dari warung tendanya juga. aneka makanan berbahan unggas kerap menjadi favorit oleh kebanyakan orang. Jika dibandingkan dengan bebek, olahan ayam lebih disukai masyarakat. Semua anggota tubuh ayam dapat diolah untuk berbagai menu. Ayam juga dapat diolah dengan berbagai cara, baik digoreng, dipanggang ataupun dibakar. Bagi OpenRicers yang suka aneka olahan dari ayam, khususnya menu ayam bakar, yuk simak ulasan OpenRice untuk tempat makan favorit yang menyajikan menu ayam bakar.

ayam bakar
Ayam Bakar Bu Sri

Aroma ayamnya begitu menggoda, apalagi perut juga sudah keroncongan dari tadi. Tanpa menunggu lagi, Saya langsung menyantapnya, dagingnya benar-benar empuk dengan bumbunya yang meresap hingga ke tulangnya. Tak lupa untuk mencocol dengan sambal kecapnya, rasanya memang yummy banget. Tak heran kalau ayam panggang ini masih bisa bertahan hingga sekarang dan sudah dikenal hingga ke beberapa kota lainnya. Untuk seporsi ayam panggang dada beserta nasinya, kita cukup mengeluarkan kocek sebesar 14ribu rupiah. Selain ayam panggang, depot ini juga menyediakan nasi goreng, cah/ tumis sawikol dan lalapan pete.