Berani Kunjungi 3 Pemancingan Kece Sukabumi, Di Jamin Gak Nyesel

0
121
mancing karang deet
mancing karang deet

Cisolok adalah salah satu kecamatan Pemancingan Kece Sukabumi, yang terkenal dengan wisata pemandian air panasnya, selain tempat tempat wisata ternyata di cisolok juga terdapat spot mancing yang cukup menjanjikan salah satunya di spot karang deet di Cisolok Sukabumi.

Letak spot Pemancingan Kece Sukabumi karang deet Cisolok Pemancingan Kece Sukabumi tidak begitu jauh dari dermaga, kurang lebih hanya di tempuh sekitar 15 menit perjalanan menggunakan kapal, banyak pemancing pemancing dari luar daerah yang ingin mencoba sensasi Pemancingan Kece Sukabumi, karena biayanya pun bisa di bilang tidak terlalu mahal. Tepatnya pada hari jumat tanggal 25 desember 2015 salah satu koresponden Media Pancing mencoba mancing di spot spot yang ada di daerah Cisolok Sukabumi, yaitu Ahmad Maulana (Maul), Yonathan, Bargo, Bona, dan P’toy, berikut hasil reportasenya.

Mancing karang deet

Kami ini mengetahui informasi mengenai kapten Onoy setelah di rekomendasikan oleh teman teman lain yang sebelumnya pernah sukses saat mancing di spot spot yang ada di daerah Cisolok Pemancingan Kece Sukabumi. Kapten Onoy ini merupakan salah satu kapten kapal di Cisolok yang sudah sangat hafal spot spot di daerah Cisolok, meskipun tanpa menggunakan bantuan alat berupa fish finder ataupun gps, terbukti sepanjang mancing kapten onoy cukup lihai menempatkan kapal di titik tubiran karang yang di huni banyak ikan.

mancing karang deet
mancing karang deet

 Setelah itu kira kira 15 menit perjalanan kapten oney langsung menempatkan kapal yang hanya mengandalkan insting untuk berjangkar, yang artinya kami sudah sampai ke salah satu spot mancing, setelah selesai berjangkar kapten memberi aba aba bahwa pancing siap di turunkan. Karena itu kedalaman hanya sekitar 25 sampai 40 meter, kami menerapkan teknik cast jig dan slow pitch jigging, karena menurut kami lebih efektif untuk memburu target ikan ikan predator, sekaligus untuk memperdalam penguasaan teknik mancing kami menggunakan teknik cast jig maupaun slow pitch jigging, selain itu sensasi nya yang begitu luar biasa di saat ikan menyambar umpan yang tidak lagi bisa di bayangkan.

Dan apa yang akan kami harapkan ternyata tidak sia sia, karena banyak sekali strike yang kami dapat di trip kali ini mulai dari Giant travelly yang membuka strike pertama dengan teknik slow pitch jigging, lalu di susul strike ikan tengkek dengan teknik cast jig dan jenis jenis ikan lainnya, Ketika terlihat gerombolan ikan tengkek besar dan talang talang lagi bouling di atas permukaan air, membuat darah kami terasa mendidih, kami pun berlomba beradu cepat melempar umpan cast jig di tempat ikan ikan tersebut bergerombol, hingga kami merasakan pesta strike di spot ini. Yang lebih menarik lagi guys di trip ini sekaligus membuat bulu kuduk kami merinding, hampir setiap kalimat yang terucap dari mulut kami yang berharap mendapat sambaran dengan target ikan tertentu benar benar terjadi, dan sungguh hal ini bukan sekedar rekayasa atau sekedar gurauan kami .

Seperti ini saat saya dan kapten berdoa “mudah mudahan dapet tenggiri besar” tiba tiba konceran yang saya pasang menggunakan umpan ikan layur di sambar tenggiri, ngeeeek… suara reel yang berderit kencang, membuat saya gemetar karena bingung mencari posisi yang tepat agar bisa fight dengan leluasa, karena kapal yang kami pakai cukup sempit, tapi berkat kesabaran akhirnya ikan berhasil landed, seekor tenggiri besaran kisaran 23 kg berhasil saya taklukan.

Di pelabuhan ratu

Bermula ini dari ajakan boss saya yang memang Pemancingan Kece Sukabumi akhirnya dalam satu kesempatan saya dan dua rekan lainnya diajak mancing ke pelabuhan ratu..untuk pertama kalinya saya mancing di tengah laut..memang trip awal saya adalah di tengah laut..berangkat jam 7 malam dari kampung nelayan cisolok setelah beli umpan di bagan akhirnya kurang lebih pukul 11 malam kami mulai mancing..1 jam berlalu..2 jam berlalu..sampai akhirnya subuh menjelang dan kami pun tidak dapat satu ikan pun alias boncos..jam 5 subuh saya dan boss kembali ke darat dengan tangan hampa..tadinya kami memutuskan untuk langsung pulang ke rumah..tapi di tengah perjalanan boss ngajak ke spot mancing yg lain..yaitu di dermaga PLTU pelabuhan ratu.

pelabuhan  ratu
pelabuhan ratu

Jarak tempat ini dari kampung nelayan di cisolok menuju PLTU pelabuhan ratu tidak terlalu jauh..sayang sungguh disayang kami datang kesana telat..kami sampai di PLTU pelabuhan ratu sekitar pukul 11 siang saat matahari sudah mencapai ubun-ubun…memang sudah terlalu siang untuk memancing..bahkan beberapa orang lokal yang kami lihat sudah selesai wisata memancing dan beranjak pulang.

Lokasinya ini belum banyak orang yang tahu,jadi relatif sepi,jika anda bosan memancing ikan besar karena tidak ada tarikan,di tempat ini banyak sekali terdapat ikan2 karang yang beraneka warna,di sarankan ganti kail memakai kail yang kecil dengan umpan roti atau udang kupas.cukup mancingnya di pinggiran saja.bahkan di saluran2 PLTU bergerombol ikan2 kecil yang ga ada habis2nya jika di pancing,cukup mengasyikan dengan strike sebanyakbanyaknya. Sampai anda bosan dengan ikan ini.karena ikan ini terlalu mainstream di pancing coba anda sdikit maju ke perairan karang pasti tidak akan lama akan strike,perbedaan mancing di laut yaitu asyiknya jika ikan yang naik selalu berbeda2 jenis,sehingga anda akan penasaran,ikan apa lagi yang nyangkut.

Pantai karang hawu 

Pantai karang hawu merupakan gugusan pantai yang terbentuk  dari deretan karang. Penamaan karang hawu ada kaitannya dengan salah satu karang yang berbentuk tungku yang biasanya ada di di rumah-rumah tradisional.Tungku itu di jawa barat dinamakan Hawu.Sebenarnya selain karang berbentuk Hawu dalam gugusan karang itu ada juga karang yang berbentuk sumur yang jumlahnya tujuh sehingga konon dinamakan sumur tujuh.Ada juga karang yang bentuknya menyerupai kursi sehingga dinamakan karang kursi.

Struktur pantai karang ini menjadikan Karanghawu menjadi rumah bagi berbagai ikan karang.Ikan karang yang penghuni karang ini antara lain Gelang sumbi,Gelang jeruk,Baronang,Gelang jeruk,kerapu,bahkan Lobster.Selain penghuni asli karang tersebut ada juga ikan-ikan pengembara  yang singgah di waktu-waktu tertentu seperti ikan Tongkol kue ataupun ikan tenggiri.

Ikan ini merupakan target pavorit para angler lokal.Mengingat ukuran ikan ini cukup besar kira-kira 1-2 telapak tangan orang dewasa dengan berat rata-rata 1-2 kg.Ikan ini mempunyai tarikan cukup kuat sehingga sensasi strikenya luar biasa.Ikan ini sangat waspada dan disiplin jaga jarak dengan garis pantai.Tak heran ikan ini area bermainnya disekitar karang yang posisinya agak ditengah sehingga angler harus mahir dalam melempar kail.Mengingat karanghawu adalah gugusan karang sehingga memburu target ini harus mempunyai lemparan dengan akurasi bagus.Karena sifat waspada ikan ini dia sangat peka dengan senar.Makin kecil ukuran senar makin besar kemungkinan umpan kita dimakan. Untuk itu pilihlah senar dengan ukuran sekecil mungkin tapi lbs yang maksimal sehingga tidak terlihat oleh sicerdik ini tapi bisa meladeni kekuatannya.

Untuk umpan target ini sangat selektif dalam memilih makanan.Yang unik dari ikan ini dia paling suka dengan gorengan bakwan.Aneh memang kenapa ikan laut ini menyukai makan jajanan warung.Cukup dengan mengiris seukuran jari tangan tampa campuran bahan lain bakwan sudah jadi umpan jitu.

Ikan ini merupakan ikan pemberani dengan teritori mungkin semua gugusan karang.Disebut pemberani karena dia suka berseliweran di pinggir karang walaupun diatasnya banyak manusia. Ukuran target ini variatif sampai ukuran paling besar dengan berat 1kg.Sama seperti gelang jeruk ikan ini sangat sensitif dengan senar.Jadi penggunaan senar harus selektif.Untuk umpan ikan ini lebih variatif bisa menggunakan udang hidup ataupun kupas kulit.Ikan ini juga suka dengan roti tawar.Karena mulutnya yang mungil sebaiknya gunakan kail karbon dengna ukuran nomer 8-10.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here