5 Alasan Kenapa Anda Wajib Wisata Pendakian Ke Gunung Betung

Wisata Pendakian Gunung Betung Lampung

Ujian akhir semester (UAS) baru saja pergi, masih terasa sesak-sesak tugas dan ujian di pundak ini, hiks. Tenang, Gan.

Sekarang kemasi perlengkapanmu ke dalam ransel, kita cus liburan.

Piknik, biar nggak gampang iri apalagi kepikiran bunuh diri. Hii..

Kali ini mimin akan bahas destinasi tempat liburan yang cocok untuk kamu-kamu yang berjiwa petualang. Yap, gunung dan pendakian.

Wisata alam yang nggak cuma selfie santai bin tampan tapi benar-benar menyatu dengan pohon, tanah liat, hewan-hewan kecil yang ada di atas jalur pendakian.

Konon wisata satu ini bisa bikin kamu lebih bijaksana pada alam karena merasakan benar sensasi intim saat mendaki dan mencapai puncak gunung yang penuh pengorbanan.

And here we go, Wisata Lampung punya tempat baru yang layak jadi salah satu destinasi liburan . Lokasi pendakian seru untuk kamu bareng temen-temen menghabiskan liburan, wisata pendakian Gunung Betung !!

Wisata Naik Gunung Betung Lampung
Wisata Naik Gunung Betung Lampung

5 Alasan Kenapa harus Gunung Betung ?

Yuk kita bahas.

  1. Ongkosnya Murah

Sama seperti hampir semua wisata alam  pendakian di Indonesia. Pendakian di Gunung Betung pun tidak dipungut biaya untuk masuk ke dalamnya alias gratis, jadi Agan-agan hanya perlu uang untuk akomodasi pulang dan pergi.

  1. Akses Mudah

Letaknya yang dekat dengan Ibukota Propinsi Lampung memungkinkan agan-agan baik wisatawan asli Lampung maupun di luar Lampung mudah mengaksesnya. Seperti yang kita ketahui umumnya layanan transportasi paling bisa diandalkan adalah di Ibukota Propinsi. Semua transportasi di jalur darat, laut dan udara ada dan lengkap fasilitasnya. Ada terminal Rajabasa sebagai terminal andalan di Propinsi Lampung bagi yang memilih wisata dengan akses jalur darat, yang menyediakan armada angkutan kota (angkot) yang lengkap. Dan jika kamu dan teman-teman yang ingin mendaki gunung tidak membawa kendaraan pribadi, sewa angkot merupakan salah satu opsi untuk tetap menikmati liburan dengan dana yang dibuat seminim mungkin. Iyalah, kita kan liburan yang dicari pengalaman bukan prestiese agar dipandang orang.

Ada Pelabuhan Bakauheni yang sudah cukup terkenal sebagai gerbang pulau Sumatera bagi wisatawan yang berminat berwisata melalui jalur laut. Fasilitas lengkap juga disediakan bagi wisatawan yang menggunakan jalur udara dengan adanya Bandara Raden Inten II di Kabupaten Lampung Selatan yang jarak tempuhnya hanya beberapa menit ke Bandar Lampung.

  1. Jalur Pendakian Yang Cocok Untuk Pemula

Kalau dirombongan liburan kamu ada yang belum pernah mendaki gunung sama sekali atau malah kamu sendiri yang belum pernah melakukan pendakian, mimin cuma pengen bilang ‘kasian’, eh salah, maksudnya ‘tenang’. Gunung Betung ini cocok untuk jadi pilihan pendakian pertama kamu. Dengan tinggi yang hanya sekitar 1240 m dpl -1640 m dpl, bisa dikatakan Gunung Betung termasuk gunung yang berukuran kecil apalagi dibandingkan dengan gunung-gunung yang ada di Pulau Jawa yang berukuran lebih besar-besar.

Medan dari gunung ini pun tergolong mudah. Eits mudah bukan berarti bisa mendaki tanpa persiapan berarti ya (terutama jika kamu pendaki pemula). Persiapan fisik dengan olahraga teratur beberapa hari sebelum hari H pendakian dan dilengkapi dengan pemanasan yang cukup beberapa saat sebelum mendaki tentu sangat dibutuhkan dalam rangka mensukseskan acara pendakian agar semua aman dan tetap bugar. Persiapan logistik seperti minum dan makanan penting untuk menopang kekuatan agar pendakian sukses sampai puncak gunung. Yakin deh kalian bisa sampai puncak. Mimin yang pendaki pemula saja bisa, kalian pasti juga bisa.

Pemandangan Dari Gunung Betung
Pemandangan Dari Gunung Betung
  1. Pemandangan bagus

Di jalur pendakian nanti kamu bisa temukan ada beberapa aliran sungai kecil yang sangat bening dan segar airnya. Bisa dijadikan salah satu pilihan untuk mengisi ulang minum yang mungkin telah habis diperjalanan dan sebagai air wudhu untuk melaksanakan shalat bagi yang muslim. Liburan tetap harus ingat Tuhan, kan ? Semakin dekat dengan alam harusnya membuahkan kesadaran betapa kecilnya manusia dan betapa kuasanya Sang Pencipta, jadi tetap shalat ya, Gan..

Juga ada air terjun yang pemandangannya menyegarkan mata, bisa istirahat bentar nih, Gan sambil makan-makan dekat air terjun. Momen langka tuh, kapan lagi coba ?

  1. Bisa Untuk Kamping !!

Sudah familiar di Indonesia saat pendakian, rombongan kelompok pendaki biasanya tidak langsung menghabiskan waktu sehari naik langsung pulang. Gunung Betung yang masuk dalam  kasawan hutan konservasi register 19 Taman Hutan Raya  Wan Abdul Rahman (TAHURA WAR) ini juga menyediakan spot bagi para pendaki melakukukan kamping. Dari atas ketinggian, Agan bisa menikmati pemandangan daerah-daerah di sekitar gunung. Kamping bersama teman di alam terbuka. Merasakan langit langsung di atas kepala dan beralaskan terpal tipis di atas tanah yang dingin tentu akan jadi kenangan yang sangat berharga. Menghangatkan diri dengan api unggun dan berkenalan dengan sesama pendaki, berbagi cerita dan pengalaman, inilah mungkin kenapa wisata alam terutama pendakian gunung tak pernah sepi peminat bahkan dari waktu  ke waktu semakin banyak yang ingin mencoba. Sensasi yang didapat berbeda dengan bila kita memilih wisata lain. Perasaan setia kawan semakin terasah dan praktik tolong menolong erat terasa.

Finally, wanna try this ?

Rujak Cingur Jombang, Kuliner Khas Jatim Yang Eksotik

Siapa sih yang tak kenal Rujak Cingur asli Jatim? Ya, ketika Anda jalan-jalan di daerah Jawa Timur jangan lupa untuk mencicipi makanan khas Jawa Bagian Timur. Penulis sebetulnya juga belum tahu, asli mana sih sebetulnya rujak cingur ini. Ada yang mengklaim ini adalah makanan khas Surabaya, namun di daerah Krian,Sidoarjo juga banyak yang jualan rujak cingur. Bahkan hingga Jombang ada juga yang mengaku masakan yang diuleg ini adalah khas Jombang kota Santri. Lalu mana yang asli? Bahkan ketika Anda berkunjung di Kota Banyuwangi, di sana juga ada yang menjual Rujak Cingur asli Banyuwangi. Hehe cukup menarik dan asik bukan, ketika Anda ingin menikmati berbagai rasa rujak cingur yang ciri khasnya adalah irisan kulit dari cingur (bibir) sapi ini.

Ok, tak usah dipersoalkan mana yang asli dan mana yang kw soal urusan Rujak Cingur, namun yang jelas ketika Anda berkunjung ke Jombang, penulis ingin merekomendasi Rujak Cingur yang mak nyuss di Jombang, yaitu ada di daerah Ngoro, untuk Jombang bagian selatan. Ketika Anda akan atau ingin melakukan jalan-jalan ke kota Malang dari Jombang lewat Kandangan, bisa di tempuh dengan melewati Ngoro. So, ketika Anda berada di Pom Bensin Ngoro, cari di seberang jalan Rujak Cingur Mbk Nur. Disana ada warung yang cukup sederhana, namun cukup bersih untuk ukuran warung pinggir jalan. Di Warung mbk Nur inilah Anda cukup mengeluarkan kocek Rp.7500 sudah bisa menikmati Rujak Cingur yang cukup rekomended di Jombang. Ya, hanya dengan uang tak sampai 10 ribu rupiah, sudah bisa menikmati rujak cingur asli khas kuliner Jawa Timur ini.

Warung Rujak Cingur Mbk Nur ini juga menyediakan minuman pelengkap dari rujak cingur ini berupa kolak ubi. Jadi akan cukup nikmat jika satu paket makan rujak cingur di tambah dengan minumnya Kolak. Tentu akan wow sekali. Untuk Harga kolak di patok dengan harga yang cukup merakyat, yaitu sebesar 3000 rupiah saja per mangkok. Cukup murah dan meriah bukan untuk menikmati rujak cingur khas Jombang yang rasanya cukup eksotik ini.

Wisata Kuliner Rujak Cingur
Wisata Kuliner Rujak Cingur

Penulis sebetulnya juga sudah banyak mencoba berbagai masakan rujak cingur di Jombang, namun yang cukup rekomended adalah ini. Hanya sebagai pembanding saja, saya pernah mencoba rujak cingur di depan Rumah Sakit Mojowarno Jombang, namun harganya terpaut 2000 rupiah. Jadi di jual dengan harga Rp.9000, namun untuk rasa serta keaslian soal rujak, masih kalah nikmat dengan punya Mbk Nur yang ada di Ngoro, depan Pom Bensin.

Pernah juga, saya mencoba Rujak Cingur di depan Polsek Mojowarno, namun harganya cukup mahal yaitu dengan harga 13.000 dengan minumnya. Harga yang cukup mahal untuk harga-harga sepadan rujak cingur di Jombang, namun soal rasa masih cukup mengecewakan, (menurut lidah saya sih).hehe

Sedangkan untuk kawasan Jombang Kota, saya juga belum pernah menemukan Rujak Cingur yang harganya merakyat, namun dengan rasa yang memukau dilidah, heheh Pernah juga sih beli rujak Cingur di Daerah Mojowarno, dekat dengan Pertigaan Pasar Mojowarno, Harganya sih memang cukup Murah Rp.5000 rupiah saja, namun karena warungnya sedikit agak jorok, jadi untuk menikmatinya kurang berselara. Jadi saya tidak rekomeded untuk Anda. Itulah tulisan sederhana dari penulis, tentang kuliner khas Jawa Timur untuk Rujak Cingur Jombang. Untuk rujak cingur di kawasan Banyuwangi, Surabaya dan sekitaranya tunggu liputan saya berikutnya. heheh