Tempat Wisata Di Semarang Yang Menjadi Tujuan Utama Yang Wajib Untuk Dikunjungi

3 Tempat wisata di Semarang- Sebagai ibu kota Jawa Tengah tentu saja memiliki beragam potensi wisata. Dengan berlibur ke semerang  dapat membuat waktu libur Kalian menjadi lebih berwarna.

Beberapa destinasi wisata menarik dan bersejarah bisa Kalian kunjungi sambil menikmati suasana di kota ini. Karena tempatnya yang strategis, Semarang memiliki potensi yang sangat lengkap, mulai dari pantai hingga cagar budaya dan wisata religi.

Di bawah ini akan kami sajikan 3 tempat wisata di Semarang. Yang bisa Kalian jadikan pilihan untuk berlibur akhir pekan ini.

Candi Gedong Songo

Tempat wisata di Semarang yang pertama. Berdiri dengan gagah di lereng Gunung Ungaran, Candi Gedong Songo menjanjikan petualangan sendiri yang bakalan seru. Selain bisa menikmati kemegahan susunan batuan candi, kalian juga bisa mencicipi sensasi berkuda di hutan pinus dan taman bunga sembari menikmati panorama yang mempesona. Sejenak kalian akan merasa berada di negeri dongeng.

Kalau kalian pernah menonton film “Rayya, Cahaya di Atas Cahaya” yang dibintangi oleh Titi Rajobintang dan Tio Pakusadewo, mungkin kalian akan terpesona dengan lokasi-lokasi yang dijadikan setting film. Salah satu adegan yang mencuri perhatian adalah saat Rayya berada di hutan pinus yang dipenuhi bunga-bunga serta pemkalianngan candi berlatarkan gunung-gemunung di kejauhan. Jika kalian terpesona dengan keelokan tempat tersebut dan penarasan itu dimana, maka kalian wajib membaca artikel ini sampai tuntas.

Hutan pinus yang terlihat seperti negeri dongeng itu bukanlah pemkalianngan di luar negeri, melainkan di Kawasan Candi Gedong Songo, Ungaran, Jawa Tengah. Dari Semarang tempat ini bisa dicapai sekitar 1 jam perjalanan. Kompleks percandian ini memang sangat cantik. Berbeda dengan candi-candi yang biasa di bangun di tanah datar, Candi Gedong Songo sendiri justru dibangun di ketinggian sekitar 1.200 m dpl. Masing-masing dari bangunan candi dibangun mengikuti kontur lereng Gunung Ungaran.

Pemilihan lokasi pembangunan di ketinggian lereng gunung ini tentunya bukan tanpa alasan. Candi Gedong Songo dibangun sejaman dengan kompleks candi-candi Hindu di Dieng yang merupakan candi Hindu awal. Konsep bangunannya adalah berderet-deret dari bawah hingga atas bukit. Konsep ini menunjukkan kepercayaan yang dianut masyarakat pada zaman dahulu. Mereka percaya bahwa semakin tinggi suatu tempat maka tempat tersebut semakin suci dan menjadi tempat tinggal dewa dewi. Berhubung Candi Gedong Songo merupakan candi pemujaan kepada dewa, maka dengan dibangunnya candi di tempat tinggi diharapkan dewa akan bersemayam disitu.

Candi Gedong Songo

Arsitektur bangunan candi memiliki ciri khas arsitektur candi langgam Jawa Tengah yakni memiliki atap berundak-undak, berhiaskan kala makara di gawang dan relung pintu, terletak di tengah halaman, dan mempunyai ruang utama di tengah bangunan. Secara vertikal Candi Gedong Songo terdiri dari tiga bagian yaitu kaki, tubuh, dan atap bangunan. Bagi yang memiliki ketertarikan khusus terhadap sejarah budaya, maka Candi Gedong Songo bisa menjadi referensi.

Kompleks candi ini sendiri dinamakan Gedong Songo karena dulunya terdiri dari 9 kompleks bangunan. Namun jika sekarang kalian berkunjung kesana, kalian hanya akan menjumpai 5 kompleks candi yakni Candi Gedong I – Candi Gedong V. Keempat candi lainnya sudah tidak bisa dilihat. Seperti yang sudah disebutkan di awal, candi ini dibangun berderet-deret dari bawah hingga atas, maka untuk mencapai bangunan candi kalian harus berjalan kaki mengikuti jalur yang ada. Karena terletak di kawasan pegunungan, maka udara di tempat ini sangat sejuk dan segar, bahkan diwaktu-waktu tertentu terbilang dingin.

Berjalan kaki menyusuri jalan berbatu dengan rute naik turun akan menjadi hal yang menyenangkan. Di sepanjang jalan kalian bisa menikmati hijaunya hutan pinus berhiaskan permadani bunga liar yang indah. Jika beruntung kadang kalian bisa melihat elang jawa yang mulai langka terbang di angkasa. Jarak dari satu candi ke candi lainnya bervariasi, ada yang jauh ada yang dekat. Jika tidak kuat kalian bisa beristirahat di gazebo-gazebo yang ada. Berendam di kolam air hangat juga bisa menjadi pilihan. Namun jika kalian terus berjalan hingga Candi Gedong V, maka kalian akan mendapatkan bonus pemkalianngan yang indah. Deretan gunung-gemunung serta Rawa Pening di kejauhan menjadi view utama selain candi. Tempat wisata di Semarang yang satu ini emang gak bisa dipandang remeh.

Tugu Muda

Tempat wisata di Semarang berikutnya yaitu Tugu Muda. Tugu Muda Semarang berlokasi di tengah persimpangan Jalan Pkaliannaran, Jalan Mgr Sugiopranoto, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pemuda dan Jalan Dr. Sutomo. Sebelah Utara Tugu Muda ini ada Gedung Pkaliannaran di sebelah Timur ada Lawang Sewu, di sisi selatan berhadapan dengan Museum Mkalianla Bhakti, serta di sebelah barat Tugu Muda ada Wisma Perdamaian.

Tugu Muda

Tugu Muda merupakan sebuah monumen bersejarah kota Semarang yang dibangun untuk mengingat Pertempuran Lima Hari di Semarang melawan penjajah Jepang. Tugu Muda ini mencerminkan tentang semangat berjuang dan patriotisme warga semarang, khususnya untuk para Remaja yang gigih, rela berkorban dengan semangat yang tinggi mempertahankan Kemerdekaan Indonesia pada Umumnya dan mempertahankan kota Semarang pada khususnya. Tugu Muda sendiri didirikan atas prakarsa Koordinasi Pemuda Indonesia. Akan tetapi, karena mengalami sebuah kendala dalam pendanaan, akhirnya rencana inipun gagal. Pada tahun 1951 dibentuklah Panitia Tugu Muda yang diketuai oleh Subeno Sosro Wardoyo (Walikota Semarang pada saat itu). Desain Tugu Muda sendiri dirancang oleh Salim, dan sedangkan pada bagian relief dikerjakan oleh seniman yang bernama Hondro.

Kini Tugu Muda sendiri dijadikan sebuah tempat berkumpul oleh kawula muda Semarang untuk berkumpul, berckalian, photo-photo pada malam hari, terutama Malam Minggu di area Tugu Muda Semarang sangat ramai.

Museum Ronggowarsito

Tempat wisata di Semarang yang terakhir yaitu Museum Ronggowarsito. Apabila berkunjung ke Semarang jangan hanya mengunjungi Lawang Sewu dan wisata pantai. Sesekali tak ada salahnya jika mencoba wisata edukasi seperti museum di Semarang. Merupakan salah satu museum fenomenal di Semarang, Jawa Tengah ialah Museum Ranggawarsita atau yang lebih dikenal dengan Museum Ronggowarsito. Selain menykalianng status museum terbesar di Indonesia, museum ini juga bertempat strategis, yakni di Jalan Abdulrahman Saleh Nomer 1, Semarang, Jawa Tengah.

Awal pendirian Museum Ronggowarsito pertama kali dirintis pada tahun 1975 dan mulai dibuka secara resmi pada bulan Juli 1989 oleh Prof Dr Fuad Hasan. Meskipun nama museum yang satu ini diambil dari nama pujangga Indonesia yang berdedikasi di bidang filsafat dan kebudayaan namun aset dalam museum ini tidak sekedar di bidang kebudayaan. Museum ini mempunyai aset di bidang geologi, biologi, arkeologi, seni rupa dan masih banyak lagi.

Museum Ronggowarsito

Bukan hanya sekedar sebagai tempat wisata sejarah dan budaya, Museum Ronggowarsito juga menjadi sarana pendidikan bagi generasi muda. Dengan luas lahan hampir mencapai 2 hektar, museum ini dilengkapi oleh lebih dari 59 ribu koleksi unik. Hal ini tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Untuk mengunjungi museum terlengkap di Jawa Tengah ini, kalian hanya cukup menyediakan modal sebesar IDR4.000. Jangan khawatir akan jadwal kunjungan ke Museum Ronggowarsito. Kalian bisa mengunjungi museum ini kapan pun, baik hari biasa, akhir pekan hingga liburan nasional. Untuk masalah waktu pun tak perlu dirisaukan karena museum ini buka setiap hari mulai dari pukul 08.00 hingga 16.00. WIB. Jadi ketika lelah memutari museum, kalian masih memiliki waktu untuk beristirahat sejenak menghela nafas.

Memasuki kedalam gedung Museum Ronggowarsito, kalian akan melihat infarstruktur bangunan karya anak bangsa yang menakjubkan. Museum ini sendiri di desain dengan memadukan gaya klasik, joglo dan konstruksi post-modern. Dan sedangkan untuk ruangannya, museum yang satu ini terdiri dari gedung pendapa, gedung pameran, gedung koleksi, ruang konservasi, auditorium, kantor, taman, dan ruang teater. Gedung pameran sendiri pun masih terbagi lagi menjadi empat ruang dan dengan masing-masing ruang memiliki dua lantai.

Ternyata selain sebagai ibukota Jawa Tengah, Semarang masih memiliki banyak potensi menarik. Beragam tempat wisata di Semarang bisa Kalian jadikan alternatif untuk berlibur. Jadi jangan ragu untuk berkunjung ke Semarang.