Ingin Berlibur Ke Semarang?Jangan Lupa Untuk Pergi 3 Tempat Wisata Semarang Yang Paling Hits Ini

0
82
semarang
Mesjid Agung

Semarang memiliki daya tarik yang kuat untuk dikunjungi para wisatawan. Status kota ini sebagai ibukota provinsi merupakan nilai plus yang dimilikinya. Namun terlepas dari hal tersebut, Semarang memang kaya akan destinasi wisata yang menarik mulai dari wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah, hingga wisata buatannya. Berbagai ragam wisata tersaji disana lengkap dengan berbagai fasilitasnya. Tak heran jika ke wisata Semarang memiliki ragam wisata yang lengkap, faktor lainnya yang mendukung hal tersebut adalah karena topografi wilayahnya yang lengkap, memiliki garis pantai hingga wilayah perbukitan. Perpaduan kota bersejarah, statusnya sebagai ibukota provinsi, kekayaan budaya juga kekaya alamnya membuat kota ini sayang untuk dilewatkan oleh anda yang gemar bertualang atau berwisata. Kalau dilihat secara sepintas melalui kacamata wisatawan, ibukota Provinsi Jawa Tengah ini memang tidak seatraktif dua “tetangganya”, Solo dan Yogyakarta. Tapi cobalah habiskan waktu barang satu atau dua hari di sini, maka Anda tak akan luput dibuatnya terpesona.Kental akan pengaruh budaya Tiongkok dan Belanda yang dibawa oleh para pendatang, menjadikan kota di pesisir utara Pulau Jawa ini kaya akan ragam kuliner yang menggugah selera serta keindahan arsitektur masa silam yang masih terjaga hingga saat ini.etiap orang yang pernah menetap di Semarang pasti mengenal istilah ‘Kota Atas’ dan ‘Kota Bawah’. Ya, Semarang memiliki keunikan tersendiri, di mana dalam satu kota yang sama terdapat dua wilayah yang jaraknya relatif dekat, namun memiliki perbedaan suhu‘Kota Bawah’ merupakan denyut nadi Semarang  (di mana pusat pemerintahan, perniagaan, transportasi, sampai perekonomian berada) yang memiliki hawa lebih panas karena dekat dengan bibir pantai. Di sini pula terdapat Kota Tua yang menyimpan banyak peninggalan arsitektur colonial.Sebaliknya, ‘Kota Atas’ berada di wilayah dataran tinggi di bagian selatan Kota Semarang dengan suhu yang jauh lebih sejuk. Sangat cocok untuk Anda yang ingin melarikan diri dari kepenatan!

Mesjid Agung

Setiap kota di alun-alunnya memang memiliki masjid agung, namun berbeda dengan Semarang karena merupakan Ibukota Provnsi Jawa Tengah. Masjid inipun menyimpan keistimewaan tersendiri salah satunya yaitu memiliki Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah di Tower Asmaul Husna yang terletak di lantai 2 dan 3. Kemudian masih di Tower Asmaul Husna tepatnya di lantai 18 ada resto dengan view terbaik di Koa Semarang. Selain itu masih satu kompleks Masjid Agung Jawa Tengah terdapat Hotel Graha Agung yaitu ada di sisi utara. Jadi selain untuk beribadah, Masjid Agung Jawa Tengah memang didukung oleh berbagai fasilitas untuk wisata. Dengan luas lebih dari 7.500 meter persegi, masjid ini bisa menampung sekitar 16.000 jamaah. Jika berwisata ke Semarang maka sempatkan waktu untuk mampir di destinasi wisata kota Semarang yang satu ini. Tak lengkap perjalanan wisata di Semarang jika belum mengunjungi salah satu ikon kota Semarang yang satu ini. Semarang memiliki masjid megah dengan perpaduan arsitektur Jawa, Roma, dan Arab. Masjid Agung Jawa Tengah namanya. Motif batik yang merupakan seni tradisional masyarakat Jawa dapat Anda lihat di bagian dasar tiang. Selain itu, seni ukir kaligrafi yang menjadi budaya arsitektur Timur Tengah menghiasi dinding-dinding Masjid Agung Jawa Tengah.Pada bagian serambi depan masjid, terdapat enam payung hidrolik raksasa yang dapat membuka dan menutup secara otomatis. Ini merupakan adaptasi arsitektur bangunan Masjid Nabawi yang terdapat di Kota Madinah. Desain interior Masjid Agung juga dihiasi dengan lapisan warna-warna yang dipengaruhi gaya arsitektur Roma.Kemegahan Masjid Agung Jawa Tengah menjadikannya sebagai simbol wisata religi bagi masyarakat Semarang dan Jawa Tengah. Masjid ini mampu menampung sekitar 15.000 jemaah, belum termasuk halaman utama masjid yang mampu menampung sekitar 10.000 jemaah.Masjid yang terletak di Jalan Gajah Raya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah umat Islam. Masjid ini juga berfungsi sebagai pusat pendidikan, pusat syiar Islam, dan wisata religi untuk para pelancong yang ingin mengagumi kemegahan arsitektur masjid.

semarang
Mesjid Agung

Masjid yang mulai dibangun tahun 2001 dan selesai pada tahun 2006 ini memiliki sebuah Al-Quran raksasa karya tangan H. Hayatuddin, yang merupakan penulis kaligrafi dari Universitas Sains dan Ilmu Al-Quran dari Wonosobo, Jawa Tengah. Masjid ini pun memiliki beduk raksasa yang merupakan persembahan dari para santri pesantren Al Falah Banyumas, Jawa Tengah.Masjid Agung Jawa Tengah juga dilengkapi beberapa fasilitas, seperti perpustakaan, auditorium, penginapan, ruang akad nikah, serta museum perkembangan Islam, dan kafe di bagian Menara Asmaul Husna.Di sebelah masjid, terdapat Menara Asmaul Husna (Al Husna Tower) yang memiliki ketinggian 99 meter. Dari puncak menara yang memiliki 19 lantai ini, Anda bisa menikmati keindahan Kota Semarang. Anda juga bisa melihat keindahan Kota Semarang menggunakan teropong pandang yang disediakan oleh pengelola masjid.Puas menyaksikan panorama Kota Semarang, Anda bisa bersantai di kafe yang terdapat di lantai 18. Kafe ini dapat berputar 360 derajat. Memandangi keindahan kota sambil menikmati makanan khas Semarang serta merasakan putaran perlahan tentu akan memberikan sensasi dan pengalaman tersendiri bagi Anda.

Lawang Sewu

Satu lagi ikon kota Semarang, apalagi kalau bukan Lawang Sewu. Lawang Sewu merupakan salah satu objek wisata Semarang bandungan yang sudah terkenal kemana-mana. Tempat wisata ini merupakan salah satu gedung bersejarah di Kota Semarang yang dibangun pada tahun 1904 oleh Belanda. Gedung ini dulunya merupakan gedung yang berfungsi sebagai kantor perusahaan kereta api Belanda. Kemudian setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) atau sekarang kita mengenalnya dengan PT Kereta Api Indonesia. Kemudian masih ada lagi sejarah penggunaan gedung ini setelahnya.

semarang
Lawang Sewu

Seperti namanya ‘Lawang Sewu’ yang memiliki arti pintu seribu, bangunan ini unik dengan banyak pintu dan jendelanya walaupun jumlahnya tak sampai seribu. Mengunjungi gedung bersejarah yang satu ini selain menambah wawasan juga bisa anda jadikan kesempatan untuk mengambil foto yang menarik. Foto-foto yang diambil di gedung ini sudah banyak terbukti bagus hasilnya, terlepas dari bakat si tukang foto gedung ini memang memiliki view yang unik dari arsitektunya yang khas. Menariknya gedung ini ditambah oleh suasana mistisnya. Anda yang suka uji adrenalin bisa mencoba mengelilingi berbagai sudut gedung ini. Hanya bermodalkan 10.000 rupiah anda sudah bisa menikmati berbagai sensasi di dalam obyek wisata di semarang yang satu ini.

Sam Poo Kong

Klenteng Sam Poo Kong juga bisa menjadi destinasi wisata Kota Semarang yang menarik untuk dikunjungi, apalagi bagi anda yang memang menyukai wisata gedung atau bangunan. Klenteng ini memiliki beberapa anjungan dengan bangunan pemujaan utama yaitu Klenteng Besar dan gua Sam Po Kong, Klenteng Tho Tee Kong, Kyai Jangkar, Kyai Cundrik Bumi serta mbah Kyai Tumpeng. Menurut sejarah, tempat ini merupakan pendaratan dan tempat singgah pertama Zheng He atau Cheng Ho, yang merupakan Laksamana yang memeluk agama Islam. Sejarah ini tentu sangat menarik wisatawan khususnya wisatawan muslim. Berbagai keunikan yang dimilikinya membuat tempat wisata ini memiliki banyak pengunjung dengan berbagai latar belakang. Selain wisatawan China atau Tionghoa, muslim, juga menarik bagi wisatawan asing. Kelenteng Sam Po Kong merupakan bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok yang bernama Zheng He / Cheng Ho.

semarang
Sam Poo Kong

Tempat ini biasa disebut Gedung Batu, karena bentuknya merupakan sebuah Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu. Terletak di daerah Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang.Hampir di keseluruhan bangunan bernuansa merah khas bangunan China. Sekarang tempat tersebut dijadikan tempat peringatan dan tempat pemujaan atau bersembahyang serta tempat untuk berziarah. Untuk keperluan tersebut, di dalam gua batu itu diletakan sebuah altar, serta patung-patung Sam Po Tay Djien. Padahal laksamana Cheng Ho adalah seorang muslim, tetapi oleh mereka di anggap dewa. Hal ini dapat dimaklumi mengingat agama Kong Hu Cu atau Tau menganggap orang yang sudah meninggal dapat memberikan pertolongan kepada mereka.Sam Poo Kong atau dikenal juga sebagai Kelenteng Gedung Batu.Seperti umumnya bangunan kelenteng, Kuil Sam Poo Kong yang terletak di Simongan, Semarang, ini juga didominasi warna merah. Sejumlah lampion merah tidak saja menghiasi kelentengnya, tetapi juga pohon pohon menuju pintu masuk.Bangunan inti dari kelenteng adalah sebuah Goa Batu yang dipercaya sebagai tempat awal mendarat dan markas Laksamana Cheng Ho beserta anak buahnya ketika mengunjungi Pulau Jawa di tahun 1400-an. Goa Aslinya tertutup longsor pada tahun 1700-an, kemudian dibangun kembali oleh penduduk setempat sebagai penghormatan kepada Cheng Ho.

 

Kini di dalam goa tersebut terdapat Patung Cheng Ho yang dilapisi emas dan digunakan untuk ruang sembahyang dalam memohon doa restu keselamatan, kesehatan dan rejeki. Selain bangunan inti goa batu tersebut, yang dindingnya dihiasi relief tentang perjalanan Cheng Ho dari daratan China sampa ke Jawa, di area ini juga terdapat satu kelenteng besar dan dua tempat sembahyang yang lebih kecil.Ke tempat wisata semarang sembahyang tersebut dinamai sesuai dengan peruntukannya, yaitu kelenteng Thao Tee Kong yang merupakan tempat pemujaan Dewa Bumi untuk memohon berkah dan keselamatan hidup. Sedangkan tempat pemujaan Kyai Juru Mudi berupa makam juru mudi kapal yang ditumpangi Laksamana Cheng Ho.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here