Ingin Nongkrong Yang Nyaman? Inilah 3 Tempat Nongkrong Belitung Yang Bikin Anda Betah

0
130
belitung
Restoran Dynasty

Mau pagi hingga malam, tidak akan pernah ada kata bosan untuk seru-seruan di Belitung, kabupaten keren dengan pemandangan alam yang mempesona. Lupakan dulu soal rasa galau dan sambut penawar kegelisahan berwujud pantai-pantai dengan ombak tenang. Arahkan pandanganmu ke batu-batu granit besar serta angin laut yang membuat pepohonan menggoyangkan dedaunannya. Puas berjalan-jalan menikmati keindahan, maka tiba waktunya untuk nongkrong bersama teman. Bagi sebagian orang, saat matahari tenggelam adalah pertanda bahwa tubuh sudah harus diistirahatkan, pikiran yang tegang perlu ditenangkan, kemudian melakukan berbagai hal sesuai keinginan untuk memburu keseruan. Ada yang tidur, menonton hiburan, hingga berburu kuliner enak. Semua memiliki gayanya sendiri-sendiri, nuansa malam yang memikat akan lebih kamu rasakan saat ada di Belitung. Pulau Laskar Pelangi itu memiliki tempat-tempat nongkrong sembari menghabiskan malam yang unik dan menarik. Kepulauan Bangka Belitung adalah daerah eksotis yang akan memanjakan dirimu dengan segala destinasi wisatanya. Pantai-pantai dengan air laut dan ombak yang tenang masih ditambah dengan keindahan batu granit bagai pernak-pernik yang mempesona. Tidak hanya itu, kota yang terkenal sebagai penghasil timah tersebut juga pas banget untuk nongkrong di belitung yang bikin tongkrongan anda tidak akan pulang.

Nggak sulit mencari spot buat ngumpul di sini. Warung kopi, cafe hingga restoran berjajar dan menyuguhkan menu spesial untuk menemani perbincangan mu dengan sahabat atau keluarga. Tempat mana saja yang bisa kamu datangi.Untuk acara yang satu itu, Belitung punya destinasi yang penuh daya tarik. Kamu tidak hanya sekadar berbincang, tapi juga bisa melepaskan penat sembari menikmati hidangan yang disuguhkan. Malam panjang tidak akan terasa, lalu seperti apa sih suasana di tempat-tempat itu.

Warung Kopi Kong Djie

Belitung terkenal sebagai daerahnya para penambang timah. Dan salah satu aktivitas favorit setelah menambang adalah ngopi. Hampir sebagian besar penambang sangat suka menikmati kopi apalagi jika itu adalah kopi racikan khas Belitung. Ada beberapa tempat terkenal yang menyajikan kopi khas, sebut saja kedai kopi milik Kong Djie yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Cara pembuatan dan penyajian kopi di kedai ini masih menggunakan cara tradisional, sehingga kamu  akan merasakan sebuah cita rasa khas yang mantap sekali. Lokasi warung kopi Kong Djie ada di Jln. Siburik Barat no. 4, Tanjung Pandan. Mungkin banyak kawan yang tahu kalau saya penggemar kopi. Semua jenis kopi saya teguk–bukan tenggak, karena itu lebih cocok untuk bir. Mulai dari kopi tubruk instan hingga kopi bikinan barista yang namanya sangat Italia. Pun saya akui, kopi favorit saya mesti mengandung susu, seperti capucinno yang diramu dari double espresso dan milk dan steamed milk foam. Maklum saja istilahnya keminggris. Begitulah yang biasa diujarkan para barista.Akan tetapi, saya juga punya kecintaan tersendiri terhadap kopi susu kampung. Seperti yang biasa saya minum di Glodok misalnya, Kopi Es Tak Kie. Kopi susu kampung di sini merujuk pada teknik pembuatan kopi tradisional yang dibawa orang Tionghoa dan diwariskan turun-temurun di Indonesia. Biasanya mereka menyeduh bubuk kopi dengan air mendidih untuk mendapatkan rasa kelat–istilah yang sering dipakai orang Medan–yang pas. Setelah itu, kopi dituang ke gelas yang sudah berisi susu kental manis–takaran tergantung resep dapur masing-masing.Tiap daerah tentu memiliki gaya selingkung sendiri. Di Pekanbaru saya menemukan kopi susu kampung yang juga saya sukai, namanya Kopi Kimteng. Kopinya dimasak dengan cerek alumunium tinggi seperti gembor yang dipakai untuk menyiram tanaman. Di dalamnya dipasang kain untuk menyaring bubuk kopi agar tidak terbawa saat dituang.

belitung
Warung Kopi Kong Djie

Warung kopi ini sudah berdiri sejak tahun 1943, tepatnya di kota Tanjung Pandan. Kalau dilihat perkembangannya, warung kopi ini memang nggak berubah posisinya dari dulu hingga sekarang, hanya saja bangunannya yang direnovasi mengikuti zaman dan sudah memiliki banyak cabang. Jadi, tampilan warung kopi ini sudah cukup modern, mengikuti tata ruang kafe milenial pada umumnya. Namun, sentuhan klasik dari warung kopi ini masih tertanam pada teko-teko kopi yang berukuran besar, dapat terlihat dibagian depan warung.Ruangan untuk duduk santai sambil menikmati kopi terbagi menjadi dua ruangan, yang satu tempat yang cukup tertutup dinding dan satu lagi terbuka. Selain itu, jika melihat ke bagian belakang dari warung kopi ini akan terlihat pemandangan yang langsung menghadap ke pantai. Salah satu menu unggulan dari warung kopi ini adalah Kopi O.Kopi ini disajikan dengan dua pilihan, yaitu panas atau dingin. Untuk menemani serunya ngobrol sambil menikmati kopi dengan orang terdekat, Kong Djie juga menyediakan menu makanan ringan seperti kentang goreng, singkong, nasi gemuk, dan banyak lagi. Harga-harga yang ditawarkan oleh kedai Kong Djie ini terbilang sangat terjangkau.Untuk menikmati segelas kopi, harganya hanya berkisar dari harga Rp 8.000 sampai Rp. 13.000 saja. Ditambah lagi dengan suasana yang disajikan oleh warung kopi ini yang bikin betah berlama-lama.Masih ada serentetan tempat nongkrong asik di Belitung. Selengkapnya bisa kalian baca dalam majalah Gloob! edisi ke-7.

Restoran Dynasty

Tempat nogkrong dan kulineran selanjutnya adalah Restoran Dynasty, tempat ini menyediakan tempat yang nyaman untuk kumpul bareng keluarga atau teman. Ada beberapa menu yang terkenal dan menjadi andalan. Ada juga menu dengan cita rasa oriental yang bisa kamu coba.

belitung
Restoran Dynasty

Tempatnya cukup besar bahkan ada lokasi khusus yang disediakan untuk acara besar seperti pernikahan dan pesta. Kamu bisa membuktikan sendiri kelezatannya dengan datang langsung ke alamat Jln. Dr Susilo no. 39, Tanjung Pandan.

Warung Mie Belitung Atep

Selain racikan kopinya, Belitung juga terkenal dengan menu khas berupa mie dengan bumbu khsusus. Mie yang akan kamu santap memiliki tekstur yang lembut dan kenyal, hal itu masih ditambah dengan kuah dengan rasa yang lezat. Rahasianya ternyata ada di bahan pembuatannya, kuah mie ditambah dengan udang dan bumbu rempah pilihan. Sebagai pelengkap dalam satu porsi Mie Belitung biasanya terdapat irisan tahu goreng dan tauge. Ada juga udang dan tambahan emping. Sampai saat ini Mie Atep adalah tempat terkenal yang menyediakan menu tersebut. Kamu bisa datang ke alamat Jalan Sriwijaya No. 27 Tanjung Pandan, Pulau Belitung. Kalau Anda sedang  wisata kuliner ke Pulau Belitung jangan lupa mampir makan Mie Belitung Atep di Kota Tanjungpandan. Mie Belitung adalah mie kuning yang disiram kuah udang dan ditaburi bakwan udang, irisan timun, potongan kentang rebus, udang rebus, emping melinjo dan taoge ini sangat khas rasanya karena tidak ada di kota lain.Nyonya Atep yang saat ini berusia 67 tahun ternyata telah 39 tahun berjualan mie belitung dan sampai sekarang masih melayani sendiri pembelinya dengan meracik sendiri bumbunya.

belitung
Mie Belitung Atep

Cara penyajiannya, mie kuning ditata dengan taburan taoge, irisan timun, potongan kentang rebus, emping melinjo dan terakhir disiram kuah udang kental yang berwarna kecoklatan. Seekor udang ukuran utuh juga disajikan diatas siaraman kuahnya. Aroma kuah kaldunya yang berbau udang sangat menggugah selera apalagi dimakan saat panas.Rasa mie belitung yang membikin nikmat adalah kuahnya. Karena berasal dari kaldu udang asli ditambahi bumbu-bumbu. Kuah mie yang berwarna kecoklatan seperti gula aren terasa manis dan gurih campuran dari kuah rebusan udang dan gula aren serta bumbu merica, laos dan daun salam. Kuahnya kental dan segar cocok untuk makan siang rasanya terasa pas mengalir di lidah.Wisata Belitung yang enak adalah Nyonya Atep tidak pernah membuka cabang di tempat lain dan menjadi legenda sebagai mie penggagas mie belitung karena sudah 39 tahun berjualan. Dengan ramah  Nyonya Atep bercerita kepada pengunjung restorannya, bahwa dia asli kelahiran Belitung dan diajari bumbu masak resep leluhurnya membuat mie belitung. Sayang sekali anak-anaknya tidak mau membuka cabang di kota lain karena telah mempunyai pekerjaan lain.Restorannya yang sederhana berada di ruko bisa menampung lima puluh tamu di jam yang sama. Tetapi penyajiannya tetap menunggu tamu datang jadi makan mienya pasti selalu baru dimasak. Harga Mie Belitung Atep cukup Rp 10.000 per porsi. Selain mie belitung ada juga menu lain nasi tim ayam yang dijual dengan harga Rp 11.000 per porsi. Karena sering dikunjungi artis,  mie ini sering dijuluki mie artis. Hampir kebanyakan pengunjungnya adalah wisatawan dari luar kota yang telah mendapat rekomendasi salah satu tujuan wisata kuliner. Karena lokasinya pas di tengah kota Tanjungpandan memang strategis untuk didatangi.Karena Pulau Belitung terkenal dengan makanan hasil laut. Maka mie belitung identik dengan olahan laut. Kalau di kota lain ada mie ayam, mie kocok, mie rebus, maka di mie Belitung memang terbuat dari kuah udang dan bakwan udang. Kerupuk pendamping makannya juga berbahan hasil laut antara kerupuk udang, kerupuk cumi dan kerupuk ikan.Lokasinya tepat di tengah kota Jalan Sriwijaya, Tanjungpandan. Warung ini menempati  sebuah ruko yang sederhana dan bermeja kayu panjang dengan kursi plastik. Dari  kursi pengunjung bisa melihat Nyonya Atep meracik mienya.Mie kuning diseduh sebentar air panas. Setelah disaring airnya diberi pelengkapan lauknya.Setiap  meracik mie belitung bisa langsung disiapkan sepuluh piring porsi. Jadi me belitungnya selalu fresh karena baru disiapkan setelah pembeli memesan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here