Inilah 3 Tempat Wisata Pemancingan Solo Yang Membuat Anda Betah Memancing

0
272
Waduk Cengklik

Bagi para pemancing tentu saja setiap minggu wajib untuk sekedar melepaskan penat dengan hiburan memancing di solo. Entah itu langsung mancing di alam bebas ataupun sekedar menyambangi kolam pemancingan terdekat. Faktor kesibukan tentu menjadi alasan minimnya waktu mancing sehingga memilih jenis mancing kolaman sekedar sebagai hiburan di sela waktu luang. Umpan Djempol kembali menggelar road  show event mancing di luar kota. Ya, berlokasi di Pemancingan Pletess Mania Indonesia atau disingkat PMI di daerah Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah, jalannya acara berlangsung semarak dan meriah dengan taburan hadiah dari pendukung acara.Kang Ito selaku owner Umpan Djempol dan penggagas acara mengatakan, kegiatan ini menggandeng toko pancing dan pemilik kolam pancing untuk kerjasama menggelar lomba. Dari kesepakatan yang sudah ‘final’ maka Umpan Djempol (Jakarta), Toko Langgeng Pancing (Solo) dan Pemancingan PMI (Sukoharjo) sepakat secara bersama-sama menggelar event mancing. Penyelenggaraan event hari itu pun terbilang sukses. Dari lapak yang tersedia sebanyak 270 terisi penuh oleh pemancing yang datang tidak dari Sukoharjo saja, melainkan pemancing dari seluruh Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat dan Jakarta hadir. Untuk anda yang gemar memancing dan tinggal di sekitar Kota Solo, anda beruntung karena Kota Solo memiliki banyak lokasi terbaik untuk memancing. Mulai dari rawa hingga waduk yang memiliki beragam jenis ikan dari jenis maupun ukurannya, lokasi mancint terbaik di Solo ini juga dapat anda akses dengan mudah. Berikut beberapa lokasi mancing terbaik di Solo dan sekitarnya yang wajib anda coba.

Godong Ijo Solo

Pertama kali memasuki Godong Ijo, Anda serasa memasuki “HUTAN” karena kawasan seluas sekitar 3 hektar ini dihiasi berbagai pepohonan langka yang berusia puluhan tahun sehingga menghadirkan kesan Hutan Alami. Anak-anak khususnya akan senang berada di Godong Ijo karena dalam kawasan ini terdapat Kolam Ikan Koi, Kolam Ikan Alligator, Kolam Arapaima Gigas. Anda dan anak-anak dapat melihat Kura–Kura Raksasa terbesar di dunia, Ular Raksasa terbesar di dunia, Ular Phyton Albino, ditambah tempat bermain anak yang luas dapat menampung sekitar 300 anak yang akan menjadi tempat favorit si kecil.

solo
Godong Ijo Solo

Godong Ijo juga dapat menjadi salah satu tujuan wisata kuliner Anda dengan berbagai pilihan menu makanan istimewa dan suasana cafe yang asri. Untuk membuat Anda nyaman, furniture yang digunakan di cafe ini bukanlah furniture sembarangan, meja round table yang terbuat dari kayu jati pilihan yang berusia ratusan tahun dan juga kursi & furniture yang antik dan elegant dipersiapkan agar Anda merasa nyaman. Dengan kesan mewah yang sangat terasa di cafe ini, membuat cafe ini menjadi tempat yang sangat cocok untuk menjamu relasi bisnis, meeting, family gathering dan acara istimewa lainnya bersama keluarga.afe ini juga dilengkapi Danau Pemancingan dengan luas 5.000 m2. Anak-anak atau untuk pemula dapat merasakan serunya memancing dengan memancing di danau kecil yang luasnya sekitar 400 m2 yang aman bagi anak-anak. Danau dilengkapi saung, rakit dan fasilitas free Hot Spot.

Danau Pemancingan sangat menarik karena terdapat ikan raksasa “Jenghis Khan”, yaitu sejenis Thailand Cat Fish yang bobotnya mencapai 33 kilogram dan berjumlah 4 ekor. Ada juga “Ikan Bulan Bulan” yang beratnya sekitar 2 – 5 kilogram per ekor dengan jumlah sekitar 30 ekor. Berbagai Ikan Super dengan bobot 3 – 10 kilo gram sangat banyak di Danau Pemancingan. Jumlah seluruh ikan yang dapat dipancing sekitar 500 ekor, jumlah yang cukup banyak karena di Indonesia sangat jarang ditemui pemancingan seperti ini. Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk merasakan tantangan berburu ikan raksasa, cukup datang ke Pemancingan Godong Ijo untuk merasakannya.Variasi harga yang ditawarkan dalam kegiatan memancing sangat menarik. Pengunjung dapat memilih akan memancing Sistem Kiloan yaitu hasil pancing ditimbang berdasarkan jenis dan berat ikan (Ikan Patin, Mas, Lele, Mujair, Nila, Gabus dll.) dengan kisaran harga Rp. 20.000,- s/d Rp. 40.000,- per kilo gram atau dengan sistem “Tarikan dan Jackpot” dengan harga sekitar Rp.80.000,- s/d Rp. 125.000,- per 4 jam.Untuk Anda yang hobi tantangan, silahkan mendaftar “Perlombaan Mancing Galatama” diadakan mingguan dan bulanan. Perlombaan mancing mingguan diadakan setiap malam minggu pukul 18.00 – 22.00 WIB dengan biaya Rp 150.000,- per orang. Sedangkan secara bulanan diadakan setiap Sabtu awal bulan pada pukul 18.00 – 22.00 WIB dengan biaya Rp 200.000,- per orang. Perlombaan ini berhadiah uang tunai dan hadiah hiburan lainnya yang menarik.

Waduk Cengklik

Waduk Cengklik merupakan salah satu lokasi mancing yang wajib anda coba. Secara administratif Waduk Cengklik berada di Desa Ngargorejo dan Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Waduk dengan luas genangan yang mencapai 300 hektar ini dibangun pada zaman Belanda, yang tujuan awal sebenarnya adalah untuk mengairi sawah yang ada disekitarnya. Bagi penggemar fotografi Solo Raya sunset di Waduk Cengklik merupakan salah satu tujuan wajib untuk ‘hunting’, keindahahan ketika senja. Pesona langit perak di angkasa serta latar bayang bayang gunung Merapi Merbabu menjadi magnet kuat yang diabadikan para fotografer. Kehidupan penduduk sekitar di karamba, cipratan air di rakit atau pun sampan yang digunakan nelayan merupakan sumber inspirasi untuk diabadikan dibalik lensa. Tidak jarang di sore hari kita menemukan banyak rombongan penggemar fotografi dari luar atau dari Solo raya berkunjung ke Waduk Cengklik. Selain menjadi spot favorit bagi fotografer tempat ini juga merupakan tempat favorit bagi penggemar olahraga memancing, tidak jarang mereka menginap untuk memancing disini. Selain sebagai sumber irigasi sawah, warga sekitar juga memanfaatkannya untuk memelihara ikan di dalam karamba, kebanyakan jenis ikan nila yang dibudidayakan disini. Bagi anda penggemar olah raga bersepeda, Waduk Cengklik juga menyediakan track yang layak dicoba bagi penggemar sepeda gunung, untuk penggemar sepeda yang lebih santai anda bisa bersepeda menyusuri jalan inspeksi yang beraspal halus yang membentang di pinggiran waduk. Suasana pagi juga tidak kalah indahnya, ketika matahari mulai terbit dan langit berubah dari gelap ke warna keemasan dengan udara segar dan lalu lalang perahu nelayan menambah asyiknya suasana.

solo
Waduk Cengklik

Jika anda berminat memancing di Waduk Cengklik, anda hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 15 kilometer dari pusat kota Solo dan dapat ditempuh dengan waktu perjalanan menggunakan kendaraan pribadi sekitar 30 menit.Sebaiknya anda datang ke sini di saat musim hujan, karena debit air akan menurun ketika musim kering. Saat musim kering atau musim panas area waduk akan berubah menyerupai hamparan sawah dan kurang menyenangkan jika dijadikan sebagai tempat memancing.

Rawa Jombor

Rawa Jombor juga bisa dijadikan salah satu pilihan yang tepat bagi anda warga solo yang kehabisan spot memancing. Rawa Jombor berada di Desa Krakitan, Kecamatan Bayar, kabutan Klaten. Waduk Rowo Jombor terletak di Dukuh Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, + 8 Km. (delapan kilo meter) ke arah tenggara dari pusat Kota Klaten, Jawa Tengah, Indonesia. Dari Kota Klaten ada dua rute perjalanan yang dapat ditempuh menuju ke objek wisata ini. Lewat jalur barat: Kota Klaten – pertigaan Bendogantungan Desa Sumberejo, belok kiri / ke arah selatan – Desa Danguran – Desa Glodogan – Desa Jimbung – Rowo Jombor.

solo
Rawa Jombor

Lewat jalur timur: Kota Klaten – Stasiun Klaten – By Pass – belok kanan / ke arah selatan – Terminal Klaten yang bari dibangun—Kelurahan Buntalan – Desa Jimbung – Rowo Jombor.Wisata pemancingan solo Waduk Rowo Jombor mempunyai panjang 7,5 Km. (tujuh setengah kilo meter).Bentuknya memang tidak persegi empat, tetapi segi banyak tidak beraturan. Waduk ini mempunyai kedalaman 4.5 m (empat setengah meter) dan mampu menampung air 4.000.000 m3 (empat juta meter kubik). Tujuan utama pembuatan waduk Rowo Jombor adalah untuk menampung air dari sungai-sungai di sekitarnya untuk mengendalikan banjir, dan sebagai persediaan air irigasi untuk mengoncori sawah-sawah di sekelilingnya pada musim kemarau. Namun kemudian juga dimanfaatkan untuk keperluan lain, seperti pariwisata dan perikanan.Di sekitar waduk Rowo Jombor ini terdapat pemandangan alam yang indah, situs peninggalan zaman dahulu yang diyakini mempunyai nilai sejarah, museum pertanian, pusat-pusat kerajinan, warung apung, arena olahraga, arena bermain, dan lain-lain. Rawa Jombor merupakan tempat wisata yang dikelola dengan baik, selain memancing anda juga dapat menikmati hidangan yang tersedia di rumah apung. Rawa jombor memiliki luas hingga 198 hektar dengan daya tampung air yang mencapat 4 juta meter kubik. Anda harus berhati-hati jika membawa anak-anak ke sini, karena Rawa Jombor memiliki kedalaman hinga 4,5 meter.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here