Inilah 3 Wisata Bali Monyet Yang Perlu Kamu Kunjungi Bersama Keluarga

0
191
Ubud Monkey Forest

Bali adalah tempat tujuan wisata yang lengkap dan terpadu mempunyai banyak sekali tempat wisata Bali monyet menarik, Berwisata memang menjadi tujuan untuk melepas kelelahan, dari sibuknya aktifitas bekerja, urusan kantor dan beberapa persoalan yang begitu memusingkan.

Gak ada salahnya mengambil waktu untuk berlibur 1-3 hari saja. Nah, kalau kamu punya kesempatan itu, maka pilih lah tempat-tempat yang mempunyai potensi alam yang bagus, contohnya Bali. apa saja tempat wisata Bali monyet yang wajib dikunjungi? Kali ini kami akan membagikan objek Wisata yang terdapat Monyet Monyet di Areanya.

Sangeh Monkey Forest

Sangeh Monkey Forest

Objek wisata Sangeh Bali, adalah kawasan hutan lindung didominasi pohon pala. Selain kamu dapat melihat hutan lindung, kamu juga dapat melihat ratusan monyet di Sangeh Bali

Objek wisata Sangeh ini berlokasi di desa Sangeh, masuk kedalam kecamatan Abiansemal, wilayah Kabupaten Badung. Lokasinya berjarak 22 kilometer dari kota Denpasar, kamu akan menempuh kurang lebih 45 menit perjalanan jika berkendara dari kota Denpasar.

Saat ini, penataan objek wisata Sangeh sudah sangat rapi, dengan area parkir yang luas. Untuk tiket masuk, kamu akan dikenakan biaya masuk area objek wisata Sangeh sebesar Rp 5.000 per orang. Nanti tiket masuknya itu akan dialokasikan untuk pemeliharaan satwa monyet-monyet dan pemeliharaan kebersihan yang ada disekitar Sangeh.

Sangeh Monkey Forest

Pada area di depan objek wisata Sangeh, kamu akan melihat patung raksasa Rahwana yang sedang diserang oleh puluhan monyet. Desain patung raksasa Rahwana ini diambil dari kisah Ramayana yang sangat terkenal oleh masyarakat Bali pada khususnya.

Jika kamu menoleh ke sebelah kiri dan kanan, kamu akan melihat patung singa bersama dengan monyet kecil, patung singa ini mengisahkan tentang raja hutan yang menyayangi seekor bayi monyet. Setelah kamu tiba ditengah tengah dari kawasan objek wisata Sangeh, kamu akan melihat beberapa pohon pala yang menjulang tinggi dan pada beberapa dahan dari pohon pala, ada segerombolan monyet.

Salah satu keunikan dari objek wisata Sangeh Bali adalah, kamu akan melihat sebuah pohon pala besar yang batangnya menyerupai bentuk kelamin wanita dan pria, sehingga pohon pala ini dinamakan Pohon Lanang Wadon, yang artinya pohon yang melambangkan wanita dan pria.

Tepat di tengah hutan. kamu akan melihat 2 buah Pura. Pura yang agak kecil namanya pura Melanting dan pura yang lebih luas namanya adalah pura Bukit Sari. Penduduk setempat, sangat menyakralkan pura tersebut, begitu pula dengan monyet-monyet yang ada disekitar objek wisata Sangeh.

Hal ini sangat berhubungan dengan cerita dari keberadaan Sangeh itu sendiri, yang diyakini adalah Duwe (milik) dari para Dewa Pura Bukit Sari.

jika kamu berkunjung ke objek wisata Sangeh, kamu harus melihat hal yang harus diperhatikan seperti, tidak memakai perhiasan yang berlebihan, serta tidak membawa barang bawaan yang berlebihan. Ini bertujuan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, seperti monyet mengambil perhiasan kamu atau barang bawaan yang kamu bawa.

Sebaiknya kamu menyiapkan beberapa makanan seperti pisang atau ketela yang dapat kamu beli di warung sekitar areal parkir dari objek wisata Sangeh. Pemandu wisata di sekitar areal Sangeh banyak tersedia, dengan berpakaian adat Bali, yang siap membantu kamu bila kamu perlukan.

Berkunjung ke daerah Sangeh akan lebih cocok untuk wisata keluarga bersama anak-anak kamu. Karena bisa memperkenalkan hutan lindung kepada anak kamu dan putra putri kamu dan bisa berinteraksi dengan monyet-monyet yang ada di Sangeh. Aktivitas favorit wisatawan jika berkunjung ke objek wisata Sangeh adalah berfoto bersama monyet dan memberi makan monyet, tentunya kamu juga ingin mencobanya bukan?

Alas Kedaton

Alas Kedaton Bali

Lokasi wisata Alas Kedaton ada di Jalan Raya Alas Kedaton Kukuh, Marga 82181. Untuk mendapatkan lokasi Alas Kedaton sangatlah mudah, kamu dapat memakai GPS yang terdapat di gadget kamu.. Alas Kedaton Bali adalah kawasan hutan lindung yang mempunyai luas kurang lebih 12 hektar. Selain terdapat banyak pepohonan, kamu akan melihat banyak sekali monyet berkeliaran disekitar hutan.

Jangan khawatir, monyet-monyet yang ada disini tidak akan menyerang kamu, kecuali kamu melakukan hal kasar terhadap mereka. Monyet yang ada di objek wisata ini, telah terbiasa melihat manusia dan sangat jinak. Maka dari itu saat kamu memasuki gerbang, kamu akan disambut oleh monyet-monyet ini.

Walaupun monyet-monyet ini jinak, tapi tetaplah monyet ini binatang liar, disarankan kamu juga arus tetap berhati-hati terutama terhadap barang bawaan kamu. Seperti dompet, handphone, kacamata, anting-anting dan barang-barang kecil yang lainnya. Diusahakan untuk menaruhnya di tas dan tersembunyi.

Ada kemungkinan kecil monyet-monyet ini akan tertarik terhadap barang bawaan kamu, maka dari itu berhati-hatilah! Agar kamu dapat menikmati liburan dan tidak memikirkan barang yang hilang. Jika kamu suka, bawalah sedikit makanan yang dapat kamu kasih kepada monyet, seperti buah pisang ataupun kacang. Jika kamu sudah selesai memberikan makanan, maka kamu mempunyai peluang berfoto bersama para monyet. Selain kamu dapat melihat monyet-monyet, di lokasi objek wisata Bali monyet ini juga terdapat pura.

Ubud Monkey Forest

Ubud Monkey Forest

Ubud monkey forest merupakan salah satu objek wisata di Ubud yang wajib untuk kamu kunjungi, jika kamu sedang liburan di Bali. Ini adalah kawasan hutan lindung dan di dalamnya hutan ini, terdapat pura yang disakralkan oleh umat Hindu di Bali. Nama asli objek wisata Ubud monkey forest adalah Mkamula Wisata Wenara Wana, tapi lebih dikenal dengan nama Sacred Monkey Forest Sanctuary.

Objek wisata monkey forest Ubud Bali ini berada di Jalan Monkey Forest, Ubud provinsi Bali 80571. Jika kamu berangkat dari bandara international menuju lokasi dari Ubud monkey forest, di perlukan waktu kurang lebih satu jam.

Jika kamu mau memasuki objek wisata monkey forest Ubud, kamu akan dikenakan tarif masuk sebesar Rp 20.000 per orang. Harga tiket masuk Monkey Forest Rp 20.000 per orang ini khusus untuk wisatawan domestik. Untuk area parkir mobil akan dikenakan biaya Rp 5.000 per mobil.

Ubud Monkey Forest

Saat kamu masuk kawasan objek wisata Bali monyet ini, udara yang sejuk akan terasa, pepohonan hijau yang tinggi dan hijau, akan tampak dari area parkir. Sebelum memasuki pintu masuk, disebelah kiri dari pintu masuk, akan terdapat beberapa loket tiket, di loket inilah kamu akan membayar tiket masuk. Di pintu masuk, kamu pasti akan melihat beberapa pedagang pisang yang dapat kamu beli, jika mau memberikan makan monyet-monyet. Jam buka tempat wisata Bali monyet di Ubud ini, dimulai dari jam 08:00 – 18:00 waktu Bali.

Waktu yang paling terbaik untuk berkunjung ke wisata Bali monyet ini adalah pada jam 14:00. Karena hampir sebagian dari monyet-monyet sudah kenyang, mendapatkan makanan dari para pengunjung sebelumnya. Hal ini membuat sifat-sifat agresif monyet sedikit berkurang. Di dalam objek wisata Bali monyet di Ubud ini, banyak sekali petugas yang mengawasi monyet-monyet. Jadi para pengunjung akan merasa nyaman dari monyet-monyet yang sedikit agresif.

Kondisi Monkey Forest Ubud Kini Berbeda

Namun, itu merupakan kondisi beberapa tahun yang lalu. Saat ini Pura Bukit Sari telah mengalami perubahan yang drastis. Para wisatawan mulai banyak yang memadati tempat wisata religi ini. Terlebih lagi, hal ini didukung oleh para monyet yang sudah mulai jinak. Tidak kurang ada sekitar 600 hingga 700 ekor monyet yang ada di kawasan Pura Bukit Sari ini.

Monyet-monyet yang berkeliaran di Pura Bukit Sari Bali mulai sekarang bisa bersikap jinak karena mendapat perlakuan baik dari pengelola pura ini. Dulu, kebanyakan monyet-monyet tersebut dibiarkan tanpa diberi makan. Namun, saat ini suasananya berbeda. Kawasan hutan di Bukit Sari Sangeh yang luasnya mencapai 14 hektar ini dikelola oleh masyarakat Desa Adat Sangeh.

Monyet yang mulai jinak pun akhirnya berdampak positif pada popularitas wisata Pura Bukit Sari ini. Tercatat sejak tahun 2000an, mulai banyak wisatawan asing yang berkunjung ke tempat ini.

Ada beberapa tips yang sebaiknya harus kamu lakukan jika mengunjungi tempat wisata Bali banyak Monyet.

  • Jangan lupa barang berharga kamu simpan di dalam tas dan tersembunyi, seperti anting-anting, selendang, handphone atau kacamata. kalau kamu ingin berfoto-foto, kamu harus selalu memegang erat kamera kamu. Barang-barang itu akan menarik minat dari monyet-monyet untuk mengambil.
  • Berjalanlah di jalan setapak yang sudah disediakan, jangan berjalan melewati area dari jalan-jalan yang sudah disediakan. Hal itu akan membuat monyet-monyet menjadi agresif, karena monyet-monyet akan mengira kamu memasuki kawasan mereka.
  • Jangan menyakiti atau memukul monyet-monyet itu, hal itu akan membuat monyet-monyet yang lain akan menyerang kamu

By : KiKi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here