Inilah 4 Tempat Wisata Di Kota Sangatta, Yang Paling Populer

Advertisement

Pantai Teluk Lombok

Selamat berjumpa kembali sahabat kali ini kami akan kembali untuk kalian semua inilah 4 tempat wisata di sangatta berbagi tulisan yang mungkin bisa menjadi inspirasi atau menjadi referensi sahabat semuanya dimanapun berada yang ingin datang atau ingin berkunjung daan menghilangkan rasa penasarannya kepada objek wisata.

Teluk Lombok yang terletak di desa sangkima memiliki destinasi wisata yang cukup baik karena memiliki hamparan pantai yang cukup luas membentang sekita 5 km yang terletak di sebelah barat selat makasar dengan keadaan pantai yang landai dan tenang pantai ini bisa di jadikan tempat bersatai bersama keluarga, teman atau melakukan kegiatan kegiatan bersama teman-teman atau instansi kerja untuk mengisi akhir pekan yang engasikan dan membuang kejenuhan dalam melakukan pekerjaan selama seminggu.

wisata pantai teluk lombo, kota sangatta

Saat ini Pantai Teluk Lombok juga sudah banyak menawarkan wahana-wahana permainan air di antaranya, Banana Boat, Perahu Bebek, Snorkrling bagi para pencinta trumbu karang karena di pantai teluk lombok masih memiliki pemandangan bawah laut yang cukup eksitis untuk di nikmati para pencinta karang atau denia penyelaman.

Tak kalah dengan pantai – pantai yang terkenal lainnya pantai teluk lombok juga menawarkan pesona wisata hutan mangrof yang masih asli dan bisa di nikmatan karena letaknya sangat dekat dengan pantai Teluk Lombok di bagin sebelah utara yang berdekatan denga desa sangkima dalam.

Pulau Birah Birahan

geliat pesona wisata kota sangatta terus tumbuh dan berkembang. Kini mulai banyak destinasi wisata di Kalimantan Timur yang mulai terkekspose media. Salah satunya adalah Pulau Birah-birahan. Pulau ini adalah sebuah pulau wisata yang tak berpenghuni dan masuk kedalam kecamatan Sandaran, kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur

Pemandangan bawah laut Pulau Birah-birahan juga tak kalah dengan wisata di Pulau Derawan yang ada di Kabupaten Berau. Terumbu karang yang ada di Pulau Birah-birahan ini juga masih sangat terjaga dengan baik karena belum banyak wisatawa yang melakukan penyelaman atau snorkling di sekitar Pulau Birah-birahan. Ikan yang bewarna warni dan beragam jenis karang hampir bisa kita jumpai disepanjang peraiaran laut Pulau Birah-birahan.

wisata pulau birah birahan, kota sangatta

Pulau Birah-birahan juga menjadi salah satu habitat asli binatang endemik Kutai Timur yakni Penyu sisik maupun penyu hijau yang sangat dilindungi oelh pemerintah. Setiap hari penyu ini akan bertelur disekitar Pulau Birah-birahan. Selain penyu juga ada banyak binatang liar lainya seperti burung-burung dan biawak yang mendiam pulau ini.

Meski akses menuju Pulau Birah-birahan sangat sulit karena belum banyak traveller yang datang ke Pulau Birah-birahan namun seiring waktu aksesnya terus diperbaiki. Nah Untuk bisa sampai Pulau Birah-birahan kita harus menuju Desa Manubar yakni desa terakhir sebelum menyebrang ke Pulau Birah-birahan. Desa ini terletak di Kecamatan Sandaran. Desa ini posisinya tepat berada di perbatasan hidung Kalimantan dan Sulawesi atau semenanjung perairan Selat Makassar. Ayo guys buruan untuk mendatangi wisata ini karena wisata ini indah loh guys jangan sampai ketinggalan untuk info lainya ya guys, karena kami akan memeberi banyak sekali info untuk berwisatawan.

Tak hanya sebatas keindahan lautnya saja, pulau Birah-birahan memiliki pantai yang bersih dan pasirnya bewarna putih. Ombak dipantai disekitar pulau juga tak terlalu besar sehingga cocok buat berenang dan menikmati kesegaran air lautnya. Oh ya bila kalian ingin bekunjung ke Pulau Birah-birahan jangan lupa selalu jaga kebersihan pulau dan bawa makanan sendiri ya karena di Pulau Birah-birahan belum ada fasilitas umum.

Teluk Perancis

Meski akses menuju ke pulau Teluk Perancis terbilang cukup jauh, ini bertempat di kota sangatta namun tak menyurutkan langkah mereka. Turut serta keluarga mereka menemani bersama rombongan. Ada dua jalur untuk menuju ke pulau yang berada tepat di sebelah Pantai Teluk Lombok sekira 15 km dari Kota Sangatta.Rute pertama, yakni menyusuri kawasan Pantai Timur, Sangatta Selatan. Jarak tempuhnya sekira 1,5 jam perjalanan darat sebelum tiba di dermaga. Sementara jika melalui kawasan Teluk Lombok agak lebih singkat, yakni 1 jam sebelum tiba di dermaga.

wisata teluk perancis, kota sangatta

Setelah itu perjalanan akan dilanjutkan melalui jalur laut. Rombongan melanjutkan perjalanan dengan menyewa Speed Boat milik masyarakat setempat.Jarak tempuhnya sebelum menuju pulau Teluk Perancis sekitar 20 menit. Sepanjang perjalanan rombongan disuguhkan pemandangan hutan mangrove primer.“Hutan bakau disini benar masih sangat alami,” celetuk salah seorang peserta rombongan. Alasan kedua anggota dewan memilih berwisata ke Teluk Perancis karena pulau tersebut merupakan salah satu destinasi wisata andalan di kota sengatta. Mereka berdua kompak mengatakan potensi wisata disana cukup besar jika terus dikembangkan.”Ini adalah milik negara, tapi kalau tempat ini dikelola dengan baik, saya yakin ini dapat menjadi wisata baru di Kutim.

Pelisiran kali ini juga dimanfaatkan untuk meninjau pulau Teluk Perancis ini agar layak dijadikan destinasi wisata favorit tak hanya bagi masyarakat Kutim saja.Selain menikmati panorama pesisir pantai plus pemandangan hutan bakau, mereka turut mencicipi ikan bakar. Serasa lengkap liburan bersama keluarga dan awak media kali ini.Diketahui pulau di Teluk Prancis memang tak berpenghuni. Namun bukan berarti kosong. Beberapa bangunan Gazebo sudah terbangun.

“Diharapkan, untuk kedepannya pulau ini berkembang menjadi tempat wisata di kota sangatta yang dapat menarik wisatawan lokal maupun wisatawan luar,” pungkasnya. Sementara selain jarak tempuh dan akses yang masih sulit, kebersihan pulau menjadi catatan tersendiri bagi mereka. Sebab karena tak berpenghuni, tumpukan sampah kiriman di sebagian sudut pulau masih jelas terlihat dan belum mendapat penanganan yang maksimal.

Masjid Agung Sangatta

Masjid Agung Sangatta selesai dibangun. Namun, sejak didirikan pada 2011 lalu, hingga saat ini masjid yang berdiri di atas tanah 10.000m2 dengan luas bangunan 500m2 ini belum memiliki nama. Cukup bingung menamai masjid yang menalan anggaran Rp 281,3 miliar tersebut.

masjid agung, kota sangatta

Dirinya selaku Bupati Kutim, siap mengaminkan apapun hasilnya. Asal nama tersebut tidak bertentangan dan sesuai dengan kaidah islam. Intinya, masjid yang bisa menampung 5.000 jamaah tersebut memiliki nama. “Kami serahkan kepada tim untuk mengkaji hal ini (nama masjid Sangatta). Tetapi asal jangan Al-Kudungga. Enggak mungkin. Apalagi Al-Ismunandar,” katanya usai perayaan Hari Ulang Tahun-nya yang ke 56, sebagaimana dikutip dari

Untuk diketahui, Masjid Agung Sangatta yang didominasi warna hijau tersebut dibangun dengan arsitektur Timur Tengah modern. berada di kota sangatta Terdapat banyak keindahan masjid terbesar di Kutim ini. Seperti menara Asmaul Husna memiliki 17 lantai dengan tinggi 99 meter. Disampingnya terdapat pula empat menara setinggi 66 meter.

Tidak hanya itu, terdapat pula fasilitas penunjang lainnya. Seperti parkir, taman, gudang, tempat penitipan sepatudan sandal, Aula Serba Guna, Perpustakaan, Kantor Sekretariat, penyejuk udara, sound system dan multimedia, pembangkit listrik, kamar mandi dan WC, tempat wudhu serta sarana ibadah.

sekian dari kami guys apabila ingin menemui tempat tempat wisata lainya jangan lupa jarilah di tempatberwisatamurah jangan sampai ketinggalan dengan berbagai macam infi untuk tempat tempat wisata ya guys.

Advertisement
Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.