Inilah 5 Kuliner Wajib Di Medan Yang Bikin Kalian Ngiler

0
62
Martabak Yurich

Medan memang kota yang sangat unik. Penduduknya yang muncul dari beragam etnis menjadikan Medan kaya sejarah dan budaya. Hal ini juga berdampak pada sisi pariwisata, terutama kulinernya. Makanya, sangat disayangkan kalau kamu berkunjung ke ibu kota Sumatera Utara ini tanpa mengeksplor kuliner wajib di medan. Sambil berwisata, para wisatawan juga bisa berburu kuliner. Berburu kuliner di Medan tak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi tempat kulliner legendarisnya. Di tempat kuliner legendaris tersebut dapat dijumpai sajian kuliner yang telah populer di Medan sejak puluhan tahun lalu. Tentu jadi pengalaman berkesan jika dapat menyantap kuliner legendaris tersebut. Berikut ini beberapa tempat kuliner wajib di medan, berikut kuliner legendaris medan yang dapat dikunjungi di Medan.

Kuliner Di Jalan Semarang Medan

Kuliner wajib di medan yang pertama yaitu Jalan Semarang, Jalan semarang adalah sebuah jalan di kota Medan yang menjadi kawasan kuliner sejak pukul 17.00. Bisa dibilang, Jalan Semarang ini merupakan kawasan pecinan di Medan. Makanya, kamu akan menemukan banyak chinese food di sini.

Kuliner Di Jalan semarang Medan

Tidak ada suasana kuliner sama sekali di sepanjang jalan Semarang di siang hari yang terik. Suasana hiruk pikuk toko yang berjualan spare part dan aksesoris mobil ini kemudian mulai perlahan reda ketika sore tiba, diiringi oleh beberapa gerai yang mulai dipasang, meja yang direntangkan panjang, sepanjang ruas jalan Semarang, dan malamnya cling! Bagaikan disulap… menjadi sebuah distrik kuliner yang sudah melegenda di kota Medan.

Perkembangan kuliner di sepanjang ruas jalan Semarang sudah melalui beberapa generasi. Awalnya nge-top di tahun 60-an, daerah ini merupakan kawasan pusat perbelanjaan yang ngetop dan ramai dikunjungi, walaupun sempat sepi di awal tahun 2000 dengan kehadiran Kesawan Square. Beberapa gerai yang populer masih tetap bertahan, sedangkan beberapa lagi lainnya sudah berganti. Yuk ikuti perjalanan kuliner kami.

Jangan khawatir, makanan-makanan di sini enak-enak. Kamu bisa mencicipi samcan goreng, ifumie, ciongfan, atau wokfen. Suasana di Jalan Semarang ditambah hiruk pikuk orang berlalu-lalang mencari makanan bakal bikin kamu makin menikmati petualangan kulinermu.

Mie Aceh Titi Bobrok

Sumatera Utara adalah destinasi kuliner wajib di medan yang mampu menggoyang lidah para pendatang yang berkunjung. Mie Aceh Titi Bobrok menjadi salah satu lokasi kuliner andalan kota ini. Berkunjung ke kota Medan, jangan sampai melewatkan rumah makan yang berlokasi di Jalan Setiabudi Nomor 17 C, Medan ini. Rumah makan ini sudah lama dikenal dengan menu mie acehnya yang paling enak seantero kota Medan. Dimasak dengan bermacam-macam rempah-rempah, Mie Aceh ini memiliki kuah yang rasanya gurih dan wangi.

Mie Aceh Titi Bobrok

Kenikmatannya semakin terasa saat disantap bersama irisan acar bawang, jeruk nipis serta emping melinjo. Mie Acehnya pun tidak hanya bisa disantap dengan kepiting, cumi ata udang. Jika kamu tidak menyukai seafood, tersedia daging atau telur yang dapat dipilih untuk kamu santap bersama mi-nya.

Rasa kuah yang gurih dan wangi kaya akan rempah membuat rasa nikmat mie semakin menggugah selera. Disajikan bersama irisan acar bawang dan jeruk nipis serta ditemani dengan emping melinjo, irisan mentimun tiap porsinya, Mie Aceh Titi Bobrok tidak ada tandingan.

Sepanjang jalan di Kota Medan pasti dengan mudahnya kita menemukan warung pedagang mie aceh. Tpi yang paling terkenal adalah Mie Aceh Titi Bobrok di Jalan Setia Budi. Dibuka setiap hari pukul 11.00 – 21.00 WIB, rumah makan di dekat jembatan ini punya menu andalan mie dengan campuran kepiting, bisa mie goreng atau mie kuah.

Bagi anda yang tidak menyukai kepiting, cumi dan udang, anda juga bisa mencoba mie Aceh biasa, mie Aceh daging, atau mie Aceh telur. Untuk harganya tidak perlu kuatir, harga yang ditawarkan pun tidak terlalu mahal, berkisar antara Rp 10 ribu hingg Rp 40 ribu per porsi, tergantung keinginan pengunjung ingin memakai tambahan apa pada mienya.

Kwetiau Medan

Nampaknya salah besar jika kita masih merasa berjarak dengan perbedaan dan keberagaman yang ada di Tanah Air. Hidup di tanah yang sangat kaya dengan keberagaman mulai dari etnis, bahasa, budaya dan agama, seharusnya menjadikan diri kita bangga. Kita dapat mengenal beragam kekayaan dari budaya manusia, bukan malah menebar kebencian, ingin melumpuhkan, menghancurkan dan tidak mengakui satu sama lain.

Kwetiau Enak MedanJ

Melalui keragaman tersebut kita juga mengenal berbagai macam jenis kuliner dari masing-masing budaya yang berbeda beberapa di antaranya mungkin dikenal di seluruh penjuru tanah air, salah satu ikon kuliner wajib di medan yaitu yang dimaksud adalah ‘kwetiau’. Mendengar namanya, pasti anda sudah dapat menebak, asal dari makanan tersebut. Makanan yang satu ini bukan berasal dari suatu daerah di Indonesia, melainkan salah satu kuliner khas dari masyarakat Tionghoa.

Di negara asalnya, kwetiau dikenal dengan nama char kway teow. Makanan ini pada mulanya adalah makanan yang dijual oleh para nelayan dan petani yang merangkap bekerja sebagai penjual makanan di malam hari. Konsumen dari makanan ini pun semula hanyalah para buruh. Mereka memandang char kway teow sebagai makanan yang menyenangkan.

Rasa kuetiau yang gurih dan sedap, sangat bersahabat dengan lidah orang Indonesia. Jika lidah kita saja bersahabat, kenapa kita masih mempersoalkan perbedaan?

Sate Memeng Medan

Ngomong ngomong soal kuliner wajib di medan ini ada sate khas Medan, Sate Memeng bisa jadi masuk kedalam kategori kedai-kedai sate yang paling lama berjualan dan paling dikenal. Terletak persis di persimpangan jalan Irian Barat dan jalan Nusantara, gerai sate ini menyediakan sate berbumbu kecap, kacang, dan juga mie rebus.

Sate Memeng Medan

Mampir kesini beberapa waktu lalu, kami memesan ketiga menu tersebut. Yang menjadi perhatian kami ialah sate dengan bumbu kecap yang terasa sangat pedas, benar-benar pedas, bahkan seorang teman sampai memesan minuman tambahan. Sementara itu sate kacangnya juga tidak terlalu spesial, mirip dengan sate kacang pada umumnya walaupun porsi daging di tiap sutuk satenya besar-besar.Tapi harus dicatat, dagingnya juga tidak lembut,cukup keras.

Yang menurut kami lumayan istimewa disini justru Mie Rebusnya yang sedikit berbeda dari Mie Rebus pada umumnya, lebih beraroma dan porsinya cukup bikin kenyang. Kami sempat bingung kenapa tempat dengan nama Sate Memeng memiliki menu Mie Rebus yang lebih enak daripada satenya. Tempat ini juga bukan tempat yang nyaman untuk nongkrong dengan asap sate menyebar kemana-mana, persimpangan yang ramai, belum lagi debu dari kendaraan. Susahnya parkir juga menjadi pertimbangan kami untuk datang kembali kesana.

Martabak Yurich Medan

Martabak memang bukan makanan yang asing lagi, karena bisa ditemukan di mana-mana. Tapi, untuk martabak yang satu ini, cuma ada di Medan. Tentu saja martabak yurich ini beda dengan martabak yang lain. Martabak Yurich menawarkan olahan dengan bahan baku kelas premium. Jadi dijamin rasanya enak banget. Ditambah, pilihan toppingnya ada banyak banget. Mulai dari topping pada umumnya, sampai menggunakan buah-buahan memberikan keunikan sendiri. Pantas saja kedai ini gak pernah sepi.

Martabak Yurich

Martabak Yurich menawarkan berbagai rasa menarik utnuk dicoba Teman Traveler. Tempat yang ada di Jl. Putri Merak Jingga No. 8, Medan ini menawarkan menu martabak merah buah naga, martabak hijau dari pandan asli, martabak hitam oreo, martabak matcha, maratabak kuning, dan lain-lain. Dengan berbagai macam pilhan topping, sajian ini cocok untuk dimakan ramai-ramai bersama keluarga atau teman-teman. Buka setiap hari mulai pukul 14.00 higga 23.00, harga dibanderol mulai dari Rp12 ribu hingga Rp100 ribu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here