Inilah, 7 Tempat Wisata Banyuwangi Yang Wajib Anda Kunjungi

Advertisement

Jika bercerita dengan wisata di Banyuwangi, maka akan terbesit dengan Anda kota yang dulu terkenal dan angker dengan santetnya, kota mistis yang penuh dengan dukun santet serta terkenal dengan tenungnya. Namun kini Banyuwangi telah banyak berubah, kini Banyuwangi termasuk kota yang sangat ramah dengan destinasi wisata terbaru, sangat asik untuk bereksplorasi dengan pengalaman baru, kota yang ideal untuk hunting moment terbaik untuk fotografer, selain itu kota yang cukup asik untuk cuci mata, khususnya dengan cewek yang cantik dan manis asli Banyuwangi, “Cewek Banyuwangi terkenal bening-bening lho!” He..he..

Kenapa ya kok nglantur ke sana kemari cerita tentang Banyuwangi? Yach, pokoknya memang asik deh, jika Anda ingin jalan-jalan atau sekedar menghabiskan waktu untuk berwisata di Banyuwangi, tentu tak kalah jauh indah deh dengan Bali, meskipun secara demografi sangat dekat dengan Pulau Dewata yang sudah terkenal kemoncerannya soal wisata.

Wisata Keren Sukomade Teluk Ijo Banyuwangi
Wisata Keren Menuju Teluk Ijo Banyuwangi

Okelah, kawan pecinta wisata yang keren dan menatang, dalam tulisan sederhana kali ini, penulis ingin berbagi dengan Anda, aneka referensi yang keren dan menarik yang wajib Anda kunjungi ketika Anda ingin mencari wisata di Banyuwangi. Yang jelas, Banyuwangi kini sangat berbeda dengan 10 tahun yang lalu, hari ini cukup moncer dalam urusan wisata.

Pastinya cukup seru untuk Anda yang suka dengan tantangan tempat wisata baru, semua model wisata ada di Banyuwangi, mulai wisata budaya, wisata satwa liar, wisata hutan, wisata gunung, hingga wisata pantai, semua ada di Banyuwangi. Bahkan jika Anda ingin tantangan yang lebih ekstrim, wisata santet dan wisata mengunjungi hutan yang terkenal angker dan mistis, ada juga lho di Banywuangi, ada Alas Purwo dan Baluran.

  1. Pulau Merah

Wisata alam Keren Banyuwangi yang pertama kami awali dengan wisata Pulau Merah. Yach, ini pantai sebetulnya juga sudah ada dan sering di jadikan tempat wisata sejak zaman saya masih kecil (kisaran Tahun 1990an). Namun karena saat itu belum banyak mudahnya media berbagi informasi seperti sekarang, belum ada medsos seperti sekarang yang menjadikan mudahnya informasi berita, gosip, foto di share kamana-mana. Keistimewaan ini pantai adalah, mempunyai alam yang khas yang masih terbilang perawan, pantai yang cukup unik dan pastinya kesan natural dan alami menjadi andalan utama wisata Pantai Pulau Merah ini.

Hari ini Banyuwangi cukup keren dengan banyaknya event-event budaya yang dijadikan ajang untuk memperkenalkan Banyuwangi, baik di level nasional maupun mancanegara. Salah satu bukti yang menonjol, Banyuwangi kini banyak sekali punya event yang levelnya bukan hanya nasional, tetapi sudah sekelas dunia, mulai dari event (International Surfing) Selancar, event terjun payung hingga event Balap Sepeda (Tour De ijen) yang konon ceritanya sudah menyalip pamor Tour De Singkarak Sumatera yang sudah melegenda itu. Banyuwangi cukup moncer deh dalam urusan wisata budaya yang ujung-ujungnya adalah untuk menjual keindahan alam daerah ini.

Kembali lagi dengan keelokan wisata pantai Banyuwangi Pulau Merah, jadi jika Anda dari luar kota, semisal warga Jakarta, warga Bandung, atau warga Jawa Tengah, ingin menikmati pantai dengan lingkungan yang masih asli, dengan pemandangan yang masih perawan. Maka pulau Merah merupakan destinasi wisata yang sangat asik untuk coba Anda kunjungi, yang jelas ini pantai adalah khas yang memiliki pesona ombak sudah diperhitungkan dalam ajang selancar International.

Buktinya, setiap tahun Pantai Pulau Merah di jadikan destinasi acara tahunan selancar International yang pesertanya rata-rata pemain yang datang dari kelas dunia dalam acara ini. Yang jelas ini pantai bukan main-main untuk urusan ketinggian gelombang yang cukup ciamik untuk di jadikan event bergengsi ini. Indonesia sudah mendunia bro! Urusan Pantai Yang Ampuh urusan tingginya ombak, Pulau Merah sudah mewakili. Tentu asiknya bukan main bukan, wisata yang cukup murah di Pulau Merah ini!

Sebetulnya jauh hari sebelum Pulau Merah cukup terkenal seperti sekarang, pantai lain yang ada di Banyuwangi juga yang sering di gunakan untuk selancar International adalah Pantai Plengkung, Konon ketinggian ombaknya selevel dengan Hawai yang ada di Amerika Serikat sana. Jadi ini menjadi incaran favorit para turis mancanegara dalam hobinya bermain-mian dengan gelombang air laut. Banyuwangi dengan Pulau Merah, cukup keren bukan ? Yah.. keren sekali bro! Tentunya ini Pantai adalah referensi yang cukup kami rekomendasikan untuk Anda yang pertama kali berkunjung ke Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi dan Event Wisata Pulau Merah

Salah satu bentuk kepedulian Bupati Banyuwangi (Abdullah Azwar Anas) untuk memajukan wisata daerah, budaya daerah termasuk Banyuwangi, memang cukup rajin dalam merekomendasi dan memasarkan wisata daerah bertajuk Sun Rise Of Java ini. Yang jelas jika ada event-event International, bupati yang terkenal masih muda ini selalu menyempatkan untuk menghadiri acara ceremonial. Salah satunya sering dipusatkan di pantai yang ada di Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi. Inilah salah satu event yang di buka Tahun 2016 dalam acara International Surfing Di Red Island (Pulau Merah Banyuwangi).

Cukup keren bukan, Bupati Banyuwangi dengan berbagai event yang sering di gelar di Pulau Merah. Jadi jangan heran, jika wisatawan lokal, wisatawan nasional hingga mancanegara sangat penasaran untuk berkunjung ke Pantai Pulau Merah ini. Dulu sih, ini pantai memang bukan apa-apa, belum terkenal sama sekali, maka saat ini adalah tujuan wisata kebanggaan Jawa Timur.

Bupati Banyuwangi Membuka Event Selancar Di Pulau Merah

So, dengan hanya melihat gambar yang ada di atas, tentunya referensi kami dengan wisata murah di Indonesia yang cukup keren, sangat menarik sekali dan tak kalah dengan Bali adalah Pulau Merah Banyuwangi. Pastinya Anda tak akan kecewa dengan wilayah yang ada di Banyuwangi. Jadi Anda akan mendapatkan sesuatu yang cukup istimewa namun cukup dengan biaya yang cukup hemat. Yach, pastinya akan lebih hemat jika di bandingkan jika Anda harus berwisata di Bali. Meskipun tetap ada plus dan minus, namun untuk Anda yang mempunyai badget untuk liburan terbatas, Banyuwangi masih menjadi rekomendasi yang terbaik untuk Anda.

  1. Sukomade dan Teluk Ijo

Wisata kedua di Banyuwangi yang tak kalah moncer dan indah untuk Anda kunjungi setelah Pulau Merah adalah Sukomade dan Teluk Hijau (Teluk Ijo). Ya..ya..kenapa dua pantai ini saya jadikan satu yang wajib Anda kunjungi? Pastinya secara geografis dua pantai ini memang berdekatan antara Sukomade dan Teluk Ijo. Sehingga dalam tulisan kali ini saya jadikan satu.

Tentunya pesona wisata dengan iklim pantai keduanya ini memang cukup istimewa di Banyuwangi. Adalah hal yang istimewa untuk Anda yang suka dengan arena pantai yang masih sesuai dengan aslinya, tidak banyak di rusak dan dijamah manusia. Dua pantai yang cukup moncer untuk Anda kunjungi ketika mencari destinasi wisata yang keren di Banyuwangi.

Asiknya Menuju Pantai Sukomade
Asiknya Menuju Pantai Sukomade

Sepintas sejarah Pantai Sukomade saat ini termasuk dalam area Taman Nasional Meru Betiri. Yach… dua pantai ini memang berbatasan langsung dengan Taman Nasional yang di miliki Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi, sehingga ini adalah kawasan yang cukup natural dengan hutan dan pantainya. Jarang sekali manusia yang menjamah untuk melakukan wisata pantai. Sehingga ketika Anda ingin mencari pantai yang masih perawan, masih khas asli Indonesia, inilah tempat wisata yang kami rekomendasikan untuk Anda.

Jika melihat sepintas sejarah pantai Sukomade, Pantai ini pertama kali di temukan di zaman Belanda Tahun 1927. Karena Anda tahu sendirikan, Belanda kala itu sangat gemar membuat perkebunan, membuat daerah yang di tanami dengan coklat dan kopi dan karet. So, jika Anda melakukan ekspedisi dan perjalanan ke Sukomade, maka sekitar kiri dan kanan akan banyak melihat kebun kopi, karet dan kakao. Kawasan ini ada sekitar 1200 Hektar yang di tanami perkebunan tersebut.

Hemmm…pokoknya cukup indah banget deh kawasan ini! Masih akan sangat terasa nuansa kejayaan zaman Belanda ketika menjajah di Indonesia. Karena sepanjang jalan, Anda akan menemukan banyak bangunan, ada beberapa pabrik peninggalan Belanda yang masih kental dengan bangunan kuno khas Belanda. Jadi jika Anda berwisata ke Sukomade dan Teluk Ijo, tantangan yang tak kalah seru adalah ketika di perjalanan, cukup elok sekali untuk Anda yang suka dengan jelajah alam bebas.

Pantai Sukomade Dengan Penyu Anakan (Tukik)

Jadi Sukomade adalah kawasan hutan lindung milik Jawa Timur yang berkaitan dengan penangkaran penyu. Jika Anda ingin betul-betul menikmati pemandangan ini, biasanya Anda akan di bawa dengan guide yang sudah berpengalaman untuk melihat penyu bertelur. Penyu yang akan mendarat untuk bertelur, biasanya mulai pukul 8.00 hingga tengah malam pukul 12.00. Untuk bulan-bulan dimana penyu sering bertelur adalah November hingga bulan akhir Maret. Ada dilakukan patroli setiap malam oleh penjaga pantai Sukomade ini, jika ada penyu yang bertelur, mereka akan mengambil dan kemudian diamankan ke dalam penangkaran. Jika sudah di tangkar, tentunya dilakukan penetasan, sehingga ketika sudah layak untuk di lepas, tukik (anak penyu), akan di lepas ke pantai lagi.

Ini dilakukan karena memang banyak sekali orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menjual telur penyu ini secara gelap. So, ini adalah usaha dari pemerintah untuk melakukan perlindungan penyu yang sudah mulai punah di Indonesia, ini. Konon kabarnya, penyu-penyu ini jika berenang, hingga ke pantai yang ada di dataran Australia sana. Cukup kerenkan, wisata Pantai Sukomade dengan pesona Penyunya.

Untuk pantai wisata Sukomade, apa saja yang istimewa selain pantainya yang masih alami. Tentu, ketika Anda kesini, jika Anda beruntung, akan menemukan sejumlah penyu yang sedang bertelur di malam hari. Ya..ya.. saran saya ketika Anda ingin bermain di Pantai Sukomade adalah wajib menginap disini, karena moment melihat penyu bertelur di malam hari adalah moment yang cukup langka. Sehingga ketika Anda ingin melihat penyu yang sedang menelurkan kisaran 100 hingga 150 telor setiap kali bertelur, di pantai Sukomade inilah tempatnya. Pasti akan berkesan bagi Anda yang memang ingin berburu spot hutan dan pantai asli dalam moment berkelana alam liar pulau Jawa. Indonesia cukup keren bro! Khususnya untuk Anda yang ingin melihat secara langsung bagaimana penyu-penyu hijau (Celonia Midas) bertelur di Pantai Selatan Banyuwangi ini.

Sedangkan untuk Anda yang ingin melihat apa istimewanya Pantai Teluk Hijau adalah pantai cukup menawarkan kesan istimewa dengan air yang berwarna hijau. Hemm…ada pantai berwarna hijau? Yach, ini merupakan efek yang ditimbulkan dari tumbuhan sejenis ganggang yang tumbuh di area pantai Teluk Hijua ini.

Jadi ketika Anda melintas melewati jalan menuju Pantai Sukomade, maka akan melewati pantai Teluk Hijau ini. Dari perjalanan, Anda dari atas saja (karena memang alamnya berbukit dan gunung), sudah sangat nampak indah dan elok dengan pantai yang menakjubkan berwarna hijau dalam sebuah teluk. Tentunya dengan warna air yang dipantulkan berwarna hijau ini, pantainya disebut dengan pantai teluk hijau (green bay).

  1. Kawah Ijen

Referensi wisata kedua yang sangat keren untuk Anda adalah Kawa Ijen. Yach, ini merupakan destinasi wisata Banyuwangi yang sudah mulai mendunia. Hemm..gimana tidak mendunia, wisata keren dengan tujuan utama melihat Blue Fire hanya ada beberapa di dunia, yang salah satunya ada di Indonesia yang di wakili dengan Banyuwangi. Sebuah tempat wisata lokal yang memiliki keeksotikan kelas dunia. Kawasan wisata Kawah Ijen sudah dikenal masyarakat penggila wisata, baik mancanegara maupun lokal.

Hari-hari sekarang, Wisata Kawah Ijen tak pernah sepi dari pengunjung, selalu ramai di penuhi para wisatawan yang ingin melihat eksotisnya Ijen dari dekat. Jika hari biasa, tempat wisata ini mungkin hanya kisaran ratusan orang, namun jika sudah hari libur atau tanggal merah, bisa mencapai ribuan pengunjung per harinya. Kini Kawah Ijen, karena sudah sangat mulai terkenal, setiap tahun tak pernah mengalami penurunan pengunjung, bahkan hampir dipastikan naik terus pengunjungnya setiap tahun.

Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi

Jika melihat data statistik dari pengunjung Kawah Ijen kisaran Tahun 2011, data yang masuk diperkirakan ada 16.000 wisatawan yang mengunjungi Kawah Ijen, namun di Tahun 2016an sudah mengalami peningkatan yang luar biasa fantastis, 160ribuan wisatawan yang datang untuk melihat Blue Fire ini. Angka yang cukup mencengangkan dengan pesona wisata Banyuwangi wisata yang dulu bukan apa-apa ini. Angka ini merupakan hanya perkiraan saja, yang jelas jika di data dengan betul, pasti lebih dari angka segitu untuk pengunjung setiap tahunnya. Ya..ya..ini semua juga berkat dari tanggapnya UNESCO menjadikan Kawah Ijen sebagai Cagar Biosfir di Tahun 2016, tepatnya di bulan ke tiga (maret tahun ini). Sebuah pesona yang kian moncer untuk wisata lokal selevel Banyuwangi. Belum lagi dengan gencarnya pemerintah Kabupaten Banyuwangi melakukan promosi yang cukup masif untuk wisata Kawah Ijen ini.

Jika melihat banyak data dan fakta mengenai Kawah Ijen, ini adalah kawasan wisata yang termasuk unik di dunia, cuman ada dua di dunia, pastinya dengan luas area sekitar 2.560 Hektare, serta hutan wisata seluas 93 Hektare. Kawasan Wisata gunung Ijen untuk area distrik ikut dengan Kecamatan Licin, dan Kecamatan Klobang, serta sebagian gunungnya ikut dengan Kabupaten Bondowoso. Jika melihat data yang ada di Wikipedia, gunung Ijen termasuk gunung beerapi aktif dengan ketinggian 2443 Mdpl diatas permukaan laut, Gunung Ijen lokasinya juga berdampingan gunung aktif yang ada di Banyuwangi, Gunung Raung dan Merapi.

Jika Anda penasaran dengan wisata Gunung Ijen, sebetulnya apa saja yang menarik dari kawasan ini, pastinya Kawa Ijen adalah sebuah danau yang berada di atas gunung, ini terjadi akibat proses letusan dari gunung itu sendiri, dengan adanya kawah ini, maka jika Anda kesana akan melihat sebuah kawah yang menakjubkan di puncak gunung. Satu hal lagi yang cukup menarik untuk anda kunjungi kawasan wisata ini adalah Kawah ini memiliki luas Kaldera 6 Km, paling luas di daerah Jawa, untuk Kaldera. Ukuran Kawah yang kami dapatkan dari hasil gooling di internet adalah 960 meter kali 600 meter dengan kedalaman kawah 200 meter. Untuk kawah sendiri lokasinya berada lebih dari kedalaman 300 meter di bawah dinding Kaldera Ijen.

Satu lagi catatan istimewa dari Kawah Ijen adalah kawah ini katanya memiliki tingkat keasaman yang paling tinggi di dunia, seandainya ada manusia jatuh sampai masuk di jurang kawah, maka paling cepat hilang, larut. Cukup mengerikan dengan melihat data yang ada ini. Namun ini semua terbayarkan dengan keindahan yang dimiliki si Api Biru (Blue Fire) gunungnya.

Pesona Keren Kawah Ijen

Kembali lagi cerita tentang keindahan Kawah Ijen adalah Kawah ini berada diatas gunung Ijen yang luasnya minta ampun, sehingga ketika si Api Biru memancar di malam hari, tentu ini menjadi pemandangan yang sangat indah, jarang dan langka lho di dunia. Danau Kawah Ijen memiliki warna hiau kebiru-biruan yang khas, dengan di hiasi kabut serta asap yang cukup menjadikan daya tarik tersendiri.

Jika Anda menyempatkan kesana, yang jelas Anda akan di hadang dengan suhu yang lumayan dingin, kisaran 10 Derajat Celcius, pokoknya dingin bingit deh! Bahkan jika memang sedang dingin-dinginnya, bisa mencapai di angka 2 Derajat Celcius. Untuk Anda yang sudah paham dan biasa muncak, hiasan bunga Edelweis khas Gunung Jawa Timur akan Anda temukan juga di sini, yang jelas ada juga pohon cemara gunung yang siap menyongsong Anda ketika menapaki Kawa Ijen ini.

Daya tarik dari Gunung Ijen ini ketika Anda memang bermalam dan ingin melihat Sun Set, matahari dengan pesona yang khas jika dilihat dari puncak gunung. Jika pagi hari, maka Kawah Ijen akan memancarkan warna biru kehijua-hijauan yang eksotik, belum lagi akan tambah keren jika sedang memantulkan warna keemasan dari kawah tersebut, sebuah pemandangan langka yang tidak bisa Anda jumpai di kawasan wisata gunung yang lainnya.

Daya tarik dari Gunung Ijen ini ketika Anda memang bermalam dan ingin melihat Sun Set, matahari dengan pesona yang khas jika dilihat dari puncak gunung. Jika pagi hari, maka Kawah Ijen akan memancarkan warna biru kehijua-hijauan yang eksotik, belum lagi akan tambah keren jika sedang memantulkan warna keemasan dari kawah tersebut, sebuah pemandangan langka yang tidak bisa Anda jumpai di kawasan wisata gunung yang lainnya.

Jika Anda memang suka mendaki gunung, maka di kawasan ini juga akan terhampar pemandangan bisa melihat gunung-gunung yang lain di sekitar Ijen, ada Gunung Raung, Merapi, Gunung Suket, Gunung Rante dan lainnya.

Lalu apa sih yang menjadikan Kawa Ijen ini memiliki nama Blue Fire (Si Api Biru), pastinya ini memang bukan tanpa sebab, Ijen memang memiliki pesona yang khas yang tak ada di tempat lain, ini adalah pancaran Sulfur (Belerang) karena proses yang meluap-luap menyala dari semburan Gunung Ijen itu sendiri. Yang jelas, ketika Anda beruntung, bukan dalam keadaan siaga tinggi, keadaan awas atau kode berbahaya lainnya, maka Anda bisa melihat semburan api warna biru ini dari dekat. Tak sampai jarak 15an meter, Anda bisa melihat berkepul-kepulnya asap dan warna biru dari pancaran api yang di timbulkan warna belerang ini. So, dengan melihat warna yang hanya bisa disaksikan di malam hari inilah di namakan Gunung Ijen adalah memliki pesona Blue Fire, pancaran api berwarna biru. Pastinya ini adalah cukup unik dan menakjubkan untuk anda yang memang ingin menyaksikan hal baru dalam dunia jelajah Gunung yang khas di Jawa Timur ini.

Sisi Lain Penambang Belerang Kawah Ijen

Adalah hal yang tak kalah menakjubkan dan cukup keren ketika Anda berada di Kawasan wisata Banyuwangi yang cukup mempesona ini dengan Kawah Ijennya. Yang jelas jika Anda termasuk Mahluk Tuhan yang pandai bersyukur, tentu akan berterima kasih kepada Tuhan dengan diri dan nasib Anda. Lho kenapa dan apa hubungannya dengan penambang yang ada di Kawa Ijen? ini adalah sebuah pemandangan yang langka dengan arti bersyukur! Penulis sendiri merasa hati tergidik ketika menyaksikan para penambang dengan keringat yang tiada henti menetes karena menanggung beban beratnya di pundak yang memilikul kisaran 60 hingga 70 kg belerang.

Pastinya jika Anda pernah dan suka mengeluh dengan pekerjaan Anda saat ini, suka tidak puas dengan kerja Anda saat ini, maka dengan hanya melihat beban mereka yang seberat itu, akan sangat besyukur dengan keadaan Anda hari ini. Betapa sengsaranya lakon mereka, namun mereka dengan slow, dengan tanpa beban memikul belerang di pundak dari puncak kawah di pikul hingga ke penimbangan belerang. Bukan jarak yang dekat bagi mereka memikul dari atas puncak, kemudian di bawa ke penimbangan belerang. Untuk harga juga tidak mahal-mahal banget, tak sampai Rp.1000 per kgnya dari hasil belerang yang mereka bawa. Bisa Anda bayangkan, beratnya!

Ini semua di lakoni jam 2 hingga jam 4an malam. Di saat kita sedang asik-asiknya tidur, mereka malah memikul berat belerang di pundak untuk di bawa ke bawah, untuk di jual. Penulis sendiri, menyusuri dan melawati gunung Ijen dengan hanya membawa tas yang tak sampai 20an Kg seakan sudah terasa berat, apalagi mereka yang membawa belerang hingga 70an kilo. Hemmm….rasa bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan inilah pesan yang ingin disampaikan kepada penulis tentang nikmat mana lagi yang akan engkau dustakan? Sebuah nasehat yang datangnya dari alam Gunung Ijen ini, pelajaran berharga yang kita peroleh dengan hanya melihat mereka, hikmah dan pelajaran yang tinggi tentang penting dan wajibnya bersyukur dengan diri kita.

Bahkan jika melihat sengsara dan beresikonya pekerjaan mereka, BBC pernah menulis artikel denan judul “Penambang Kawah Ijen, Pekerjaan Paling Berbahaya di Dunia“. Bisa dibayangkan memang betapa berat serta beresiko pekerjaan mereka, membawa Belerang yang ckup berat, dikerjakan di Malam hari dan pastinya turun dai gunung, lengkaplah tantangan mereka dalam menekuni dan melakoni pekerjaan mereka, bisa di pastikan memiliki tingkat resiko yang tinggi kuadrat.

Pintu Masuk Kawah Ijen Dari Paltuding

Jika Anda ingin melakukan pendakian di Gunung Ijen, masukanya dari mana ya? Tentu ini merupakan pertanyaan yang sering masuk ke dashboard kami tentang bagaimana menuju Kawah Ijen yang sangat eksotik tersebut. So, sebagai pelengkap tulisan ini, maka saya akan memberikan gambaran kepada Anda tentang bagaimana melakukan akses wisata untuk muncak di Gunung Ijen. Start pertama yang wajib Anda lakukan adalah menuju lokasi ke Paltuding, ini merupakan pintu masuk utama ke Ijen yang dimiliki oleh PHPA (Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam). PHPA ini adalah milik PERHUTANI yang ada di kawasan kaki Gunung Ijen. Sebelum masuk tentunya Anda wajib melapor kalo mau naik. Anda masuk melalui Paltuding ini sekaligus membayar tiket lo!
Ketika Anda berencana sampai Puncak Gunung Ijen pukul 1:00 Malam dini hari, maka idealnya Anda sudah sampai Paltuding ini kisaran pukul 14.00. Jadi Anda akan punya waktu leluasa untuk meneruskan perjalanan masuk ke pos berikutnya. Jika keadaan sedanga aman, maka Anda akan diperbolehkan oleh tim PHPA ini, namun jika keadaan waspada, semisal longsor atau sedang mengeluarkan asap berbahaya, maka mereka berhak menutup kapan saja. So, pastikan Anda sebelum masuk Ijen, mendapatkan update info terbaru jika Gunung Ijen bisa di daki.

Paltuding adalah kawasan utama yang bisa Anda gunakan untuk mencari amunisi disini, Anda membeli bekal muncak, bisa juga membeli disini. Area ini bisa juga di gunakan untuk parkir motor atau mobil jika Anda melakukn sewa kendaraan untuk naik Gunung Ijen. Ada juga fasum berupa Mushola, Toilet yang memadahi hingga warung yang menyediakan untuk sekedar ngopi disini sebelum Anda naik ke puncak.
Untuk Anda yang suka mendirikan tenda untuk base camp bisa juga mendirikan Hammock disini. Ada juga sewa Home Stay dengan harga yang tak mahal. Pastinya jika Anda ingin lebih nyaman sebelum naik, bisa juga menyewa Home Stay di sini. Lalu sebetulnya dari sini ke Puncak berapa kilo? Kira-kira kisaran cuma 3 KM, jadi tak butuh waktu yang lama serta tenaga ekstra untuk mencapai puncak Ijen. Jika normal, rata-rata hanya butuh waktu 2 hingga 3 jam untuk sampai lokasi target Anda yang sesungguhnya, Blue Fire Ijen.

Sebagai gambaran pelengkap untuk Anda, jika Anda hendak menuju puncak, maka jalan yang Anda lalui dari sini kisaran 10 hingga 35 derajat kemiringan. Pastikan Anda untuk tidak lupa membawa senter untuk memudahkan Anda melakukan perjalanan menuju puncak kawah Ijen.

TARIF MASUK KAWASAN WISATA GUNUNG IJEN
* Retribusi berdasarkan PERDES setempat 2015 >>> Rp.3000 per Orang
BIAYA TIKET DARI PALTUDING:
*Karcis untuk pendaki Lokal Rp.5000 per orang, Untuk hari libur Rp.7500 per orang
*Jika Yang datang Turis Harganya Rp.100.000 per orang dan Rp.150.000 Jika hari libur
*Parkir Roda 2 Rp.2000 dan Roda 4 Rp.10.000
*Toilet Rp.2000 per orang
*Jika Anda Sewa Masker Rp.25.000 per orang
*Lampu Senter Rp.10.000
*Jika Anda mendirikan Tenda per tenda harganya Rp.15.000
*Home Stay Per Malam Rp.150.000

UNTUK ANDA YANG SAAT INI TAK MAU RIBET DAN REPOT WISATA KAWAH IJEN, SILAHKAN MENGHUBUNGI BISMILLAH TOUR AND TRAVEL YANG MENYEDIAKAN PAKET NAIK KAWAH IJEN,

UNTUK NOMOR CS : 0813.3333.1082

Tips Sederhana Untuk Berwisata Aman Di Kawah Ijen

Jika Anda hendak pergi ke Gunung Ijen atau Kawasan Wisata Kawah Ijen, tentunya ingin datang dengan keadaan selamat dan pulang juga dengan keadaan selamat. So, untuk melengkapi tulisan ini tentunya kami berikan beberapa tips yang aman ketika Anda hendak melakukan pendakian di wisata Banyuwangi Ijen. Inilah tips yang mungkin bisa membantu Anda!

  • Idealnya Anda Memilih Saat Musim Kemarau

Untuk Anda yang ingin memperoleh waktu yang cukup sempurna dalam melakukan pendakian Gunung Ijen adalah pastikan Anda mendaki di musim kemarau. Kenapa? Yang jelas Anda membutuhkan kondisi alam yang aman dan nyaman. Namanya juga mendaki gunung, pastinya lebih mudah bagi Anda dalam keadaan tidak hujan dan becek di bandingkan dengan keadaan musim hujan yang bisa mengurangi rasa nyaman dan was-was ketika Anda melakukan pendakian. Tentu jika Anda pas musim longsor juga kurang suka bukan? Ya..ya..namanya juga gunung aktif, ketika hujan tiba maka sangat memungkinkan untuk terjadi longsor, jalan licin dan seterusnya. So, untuk Anda yang suka naik gunung, dan ingin melakukan dengan aman serta nyaman, kami sarankan untuk Anda melakukan pendakian yang ideal di musim kemarau.

  • Untuk Pemula Gunakan Pemandu Lokal

Tips berikutnya yang tak kalah nyaman untuk Anda adalah pastikan Anda untuk pemula, tak pernah tahu medan sekalipun dengan pendakian Gunung Ijen, maka saya sarankan untuk menyewa guide lokal yang sudah paham dengan alur, jalur, kondisi serta keadaan Kawah Gunung Ijen. Selain untuk memudahkan Anda, tentunya juga akan memberikan rasa nyaman dan jauh dari rasa was-was untuk melakukan muncak di gunung yang sudah disukai Bule sejak Tahun 1971an ini. Yang jelas saat itu memang Bule dari Perancis melakukan exspedisi di sini serta menulis sebuah karya yang cukup memberikan penasaran teman-teman bule mereka untuk berkunjung di wisata andalan Jawa Timur Tahun ini. So, untuk Anda yang pemula dan tak tau medan soal Ijen, silahkan menyewa Guide lokal, harga juga tak mahal kok, pasti terjangkau.

  • Pastikan Fisik Anda Lagi Fit

Tips berikutnya yang tak kelah penting untuk Anda yang sedang naik puncak Ijen adalah, pastikan fisik Anda dalam keadaan fit. Tips ini sangat penting karena jika kondisi Anda kurang sehat ketika melakukan pendakian, maka secara tak langsung akan beresiko untuk Anda sendiri serta teman Anda dalam satu romongan pendakian. Maka untuk Anda yang ingin ke Kawah Ijen dengan kepuasan dan kenikmatan yang penuh, pastikan fisik Anda dalam keadaan prima. Jangan lupa minum jamu bro, biar kuat! He..he.. intinya jangan sampai Anda tak sehat memaksakan untuk ikut naik, gunung Ijen.

  • Jangan Lupa Untuk Mematuhi Peraturan Yang Ada

Naik gunung itu ibarat menggadaikan keselematan diri kita dan orang lain terhadap bahaya alam. So, untuk Anda yang muncak, pastinya sudah paham dengan resiko dan kondisi ini. Maka untuk Anda yang tidak pernah tahu dengan dunia muncak, dunia wisata naik gunung, maka pastikan Anda tetap mematuhi peraturan yang ada. Jika ada tulisan yang berisi larangan atau himbaun, maka idealnya adalah mengindahkan peraturan tersebut. Semisal “Dilarang mendekat kawasan ini, berbahaya!” Maka jangan Anda dengan cuek mengabaikan peringatan tersebut. Tentunya semua demi kenyamanan dan keselamatan Anda sendiri.

  1. Taman Nasional Alas Purwo

Informasi tempat wisata di Banyuwangi yang saat ini kami rekomendasikan untuk Anda adalah Alas Purwo. Hemm… sepintas lalu, jika Anda mendengar kata Alas Puwo, sangat identik dengan sesuatu yang berbau mistik dan angker dari kawasan Pantai Selatan ini. Yang jelas dalam tulisan saya kali ini tidak akan bercerita dengan sesuatu yang berkaitan dengan Alas Purwo dengan keangkerannya, atau dengan Nyi Roro Kidulnya. Tetapi tulisan ini akan fokus dengan keindahan wisata Banyuwangi yang bisa kami rekomendasikan untuk Anda dengan harga yang murah. Tentunya ini adalah wisata alam yang tak boleh Anda lewatkan ketika hendak menyusun agenda liburan di Banyuwangi.

Alas Purwo termasuk wisata pilihan kami yang di rangkum dengan 7 wisata rekomended Banyuwangi adalah karena khas dan alamnya yang keren. Jika bercerita dengan Alas Purwo, berarti kesan yang timbul dari wisata Banyuwangi ini adalah hutan lindung yang masih original. Taman Nasional Alas Purwo terletak di dua kecamatan sekaligus, yaitu kecamatan Purwoharjo dan Kecamatan Tegaldlimo, ini juga termasuk dua taman nasional yang di miliki Banyuwnagi, selain TN (Taman Nasional) Meru Betiri, juga TN Alas Purwo. Untuk informasi yang mendukung taman nasional ini, saya baca di Wkipedia ada 43.420 Hektare serta berada di ketinggian 322 meter diatas permukaan laut. Nama sebelum TN Alas Purwo, dulu bernama, Suaka Margasatwa Banyuwangi Selatan.

Jika melihat sepintas Alas Purwo, kenapa sampai dinamakan Alas Purwo, yang jelas ini menurut bahasa Jawa, Purwo berarti Permulaan atau Kawitan, awal mula. Sehingga ketika menterjemahkan Alas Purwo, maka bisa di tarik kesimpulan Hutan atau Alas yang pertama kali ada. Sehingga ini merupakan hal yang termasuk angker atau dikeramatkan di masyarakat Banyuwangi, khususnya mereka yang masih percaya dengan klenik dan sejenisnya.
Salah satu hal yang menjadi unik dan memang menjadikan kesan angker dengan Alas Purwo adalah banyak di percaya di sini adalah ada Istana Kerajaan Jin, sehingga ini juga menjadi pusat berkumpulnya para jin-jin yang ada di Pulau Jawa.

Hemm…serem juga yach! Tentunya jika melihat cerita yang beredar dan berkembang di masyarakat Banyuwangi dengan Alas Purwo memang seperti itu. Bahkan yang lebih lucu lagi, ketika zaman dulu Ibu Megawati sebelum menjadi presiden dan ketika akan Pemilu zaman Orde Baru, sering melakukan kunjungan nyekar di Alas Purwo ini, yang konon katanya, Almarhum Bapaknya (Presiden Soekarno) hingga saat ini masih hidup dan hanya bisa di temui di Alas Purwo ini. He..he..banyak cerita-cerita sinting seperti ini yang beredar di masyarakat Banyuwangi dengan Alas Purwo. So, yang jelas dalam tulisan ini, penulis tidak akan bercerita dengan klenik-klenik yang aneh-aneh dengan Alas Purwo, namun akan bercerita dengan sisi alamnya yang bagus, tempat yang unik dan keren buat berwisata di Banyuwangi.

Memang sih kalo cuman melihat penampakan disini, masyarakat di sekitar Purwo, bukah hal yang aneh dan asing. Banyaknya gua-gua yang ada di hutan ini menjadikan tambah seremnya keadaan hutan yang masih asli dan perawan ini. Sehingga dengan melihat sepintas keadaan ini saja, sudah membuat merinding bulu kuduk, membayangkan betapa sepi dan aslinya Alas Purwo.

Memang di sini ada Pura yang dijadikan pusat ritual bagi umat Hindu. Jadi mereka ketika hari-hari tertentu memang melakukan ritual disini, biasanya tanggal 1 Syuro atau saat malam bulan purnama, mereka sering singgah di sini, mereka melakukan semedi, topo Broto, mencari wangsit atau sekedar melakukan ritual ghaib. Dengan kuatnya masyarakat melihat perilaku-perilaku mereka yang suka berkunjung di Purwo dengan ritual ini menjadikan Alas ini terkenal angker di Pulau Jawa. Ini juga merupakan satu dari cerita larinya masyarakat Majapahit di saat masuknya Islam di kerajaan tersebut. Sehingga mereka yang tak mau memeluk Islam lari kesini untuk meneruskan kepercayaan dan kebudayaan mereka dengan agama Hindunya.

Keindahan dan kenunikan Alas Purwo yang pertama adalah Alas ini dijadikan perwakilan ekosistem, hutan hujan dataran rendah yang berada di Pulau Jawa. Jika melihat sepintas dengan berbagai ekosistem yang dimiliki Alas Purwo ada 6 macam, mulai dari Hutan Mangrove, Hutan bambu, hutan alam, hujan pantai, hutan tanaman, serta padang rumput. Jika melihat luasnya hutan, kelebihan Alas Purwo adalah mempunyai dominasi 40 persenan hutan bambu.

Jika melihat huan hujan, maka Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) menjadi lokasi hutan yang sangat ideal untuk tinggal berbagai flora dan fauna di dalamnya. Ada 13 macam jenis bambu yanga ada di Alas Purwo ini, 580 jenis tumbuhan yang bermacam dari jenis rumput, semak, herba, liana serta pepohonan. Di dalam hutan tersebut ada tanaman Jambu, Sawo Kecik, pohon jati, pohon Mauni serta berbagai macam Bambu.

Jika melihat flora dan fauna, Alas Purwo memiliki koleksi yang lengkap dengan macam-macamnya. Alas Purwo cukup kaya dengan koleksi fauna daratan mulai jenis burung-burungan (Aves), jenis mamalia darat, serta Herpetofauna (Ampibi dan Reptil). Ada 50 jenis Mamalia yang tinggal di Alas Purwo ini, sebut saja mulai dari Kucing Hutan (Felis Bengalensis), Burung Merak, Rase (Vivericula Indica), Banteng (Bos Javanicus), Ajag (Cuon Alpinus), Rusa (Cervus Timorensis), Kijang (Muntiacus Muntjak), Babi Hutan (Sus Scrofa), Macan Tutul (Panthera Pardus), Lutung (Tracypithecus Auratus), Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis), Jelarang (Ratufa Bicolor), Garangan (Herpestes Javanicus), dan ada Luwak (Paradoxurus Hermaprhoditus. Selain itu, Alas Purwo juga memiliki berbagai jenis penyu yang jenis speciesnya aneh-aneh. Semua model dan jenis hewan ini, terutama burung, bisa Anda jumpai ketika Anda sudah memasuki Alas Purwo Tersebut.

Rute Menuju Alas Purwo

Untuk menuju Taman Nasional Alas Purwo, silahkan mencari rute yang menuju Benculuk, atau Srono Muncar dan Tegaldlimo. Jika Jika Anda dari Surabaya, berarti silahkan mencari rute arah Jember yang nantinya Anda akan melewati Pasuruan dan Probolinggo, Jember kemudian Genteng, Jajag, Benculuk, dan silahkan meneruskan perjalanan menuju Tegaldlimo. Dari pertigaan Benculuk ini, semua orang sudah tahu arah Tegaldlimo, kira-kira masih 35 Km an dari Benculuk.

Pos Jaga Rowobendo (bolang.adventure.web.id)

Jika Anda sudah sampai Tegaldlimo, berarti Anda sudah dekat, tinggal masuk ke arah Alas Purwo dengan tujuan utama Pos Rowobendo. Ini adalah pos pertama yang akan Anda jumpai ketika sebelum masuk Hutan Lindung di Jawa Timur ini. Jika Anda sudah sampai Pos ini, maka silahkan membayar retribusi, sebesar Rp.5000, jika Anda membawa Bule atau orang asing maka tiketnya berbada, seharga Rp.150.000 per orang.

Selanjutnya jika Anda sudah masuk Alas Purwo maka akan ada beberapa tempar wisata yang bisa Anda pilih diantaranya:

Sadengan, Ini adalah Savananya Alas Purwo 

Jika Anda ingin melihat Afrikanya Banyuwangi, maka Sadengan inilah yan cukup mewakili untuk Anda kunjungi. Jadi Anda akan melihat padang Savana yang sangat luas yang di huni dengan Banteng (Bos Javanicus) yang sedang liar santai di Savana ini. Untuk mencapai Sadengan tidaklah jauh dari Pos Jaga Rawabendo, kira-kira cuman 2 Kilometer. Ini adalah tempat wisata yang cukup keren di dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Luasnya cukup mantap, ada sekitar 84 Hektar yang masih menjadi bagian Alas Purwo itu sendiri.

Menara Sadengan Alas Purwo (intaninchan.files.wordpress.com)

Jadi untuk Anda yang penasaran dengan fauna yang ada di Alas Purwo, ingin melihat Banteng Jawa yang asli, Banteng yang memang lepas dengan liar di Hutan yang masih asli dan alami di Pulau Jawa, maka di tempat wisata Banyuwangi inilah yang kami rekomendasikan untuk Anda. Inilah beberapa penampakan banteng yang berhasil di foto di wisata Banyuwangi Sadengan.

Melihat Banteng Wisata Sadengan Alas Purwo Banyuwangi

Cukup asik dan keren bukan wisata di Banyuwangi? Yach, inilah pesona alam yang sebelumnya orang di luar Banyuwangi tak banyak tahu dan mengerti. Namun hari ini dengan mudahnya akses informasi, mudahnya berbagi di media sosial, wisata Alas Purwo dengan Savana menjadi alternatif liburan Anda yang berharga murah. Jadi Anda tak harus mengeluarkan biaya yang mahal untuk mencapai Alas Purwo dengan Sadengan ini. Asik Bukan? Sangat asik sekali tentunya dengan wisata Banyuwangi yang murah ini.

Pura Kawitan Alas Purwo

Tempat yang bisa Anda lihat di Alas Purwo berikutnya adalah Situs Kawitan. Ini adalah Pure yang ada di tengah hutan kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Sehingga Anda akan melihat tempat ibadahnya orang Hindu yang sudah lawas di Banyuwangi. Inilah foto penampakan Situs Kawitan Alas Purwo.

Pura Kawitan Alas Purwo(ankaranarenva.wordpress.com)

Pantai Plengkung (G Land)

Inilah wisata andalan yang ada di Banyuwangi, Pantai Plengkung (G Land). Ini adalah pantai Andalan Banyuwangi yang memiliki ombak cukup diperhitungkan di dunia International. Syurganya wisatawan yang doyan dengan Surfing. Pantai Plengkung adalah spot wisata yang cukup ekstrim untuk urusan surfing (selancar). Pantai ini memang termasuk yang terbaik di Asia. Ombaknya yang ganas merupakan efek dari perngaruh arus Antartika yang di bawa dari Samudera Hindia. Dengan lokasi teluk yang cukup pas, ombak yang di hasilkan cukup menantang dan mempesona untuk sebuah kesenangan bermain-main dengan ombak laut. Ketinggian ombak yang hingga 7 gulungan bersusun, tingginya kisaran 4 hingga 8 meter, dengan panjang 2 Km merupakan spot yang sangat langka di dunia ini, namun Pantai Plengkung memiliki semua ini.

Sekedar info saja untuk model-model ombak yang ada di Plengkung, inilah jenisnya yaitu Many Track Waves (ketinggian 3 hingga 4 meter), Speedis Waves (ketinggian 5 hingga 6 meter) dan Kong Waves (Ketinggian 6 hingga 8 meter). Jadi ombak dengan ketinggian yang pertama, adalah untuk mereka yang biasanya masih pemula. So, ini adalah kerennya pantai Plengkung yang ada di Banyuwangi. Untuk lebih asik dan kerennya, berikut ini saya cuplikkan salah satu video syutingan pesona Plengkung dari Youtube.

Gimana? Cukup Asik dan menatang bukan melihat pesona ombak yang dimiliki Pantai Plengkung ini? So, jika Anda memang mempunyai agenda wisata ke Banyuwangi, jangan lupa untuk menyempatkan traveling pantai yang bule-bule saja tergila-gila untuk datang ke sini, apalagi kita warga Indonesia, masak malah tidak tahu dengan syurga tersembunyi di Banyuwangi ini? Hemmm…sayangkan, kalo Anda sampai tak tahu!

  1. Bangsring

Pantai Bangsring! Hemmm…wisata jenis apa lagi yang di tawarkan dengan pantai yang ada di Banyuwangi ini? Ya..ya..mungkin Anda yang belum pernah dengan dengan wisata ini, tentu akan penasaran dengan keistimewaan jika Anda belum pernah mendengar wisata Banyuwangi. Pastinya, ini adalah termasuk 7 wisata pilihan yang kami tuliskan untuk Anda dari daerah yang kini berjuluk Sun Rise Of Java.

Jika Anda ingin tahu, Pantai Bangsring ini memiliki luas area kisaran 15 Hektare, adapun dalamnya pantai, mulai 3 meter hingga kedalaman 16 meter. So, uniknya pantai ini adalah untuk menikmati keindahan dalamnya laut, tak perlu harus bisa menyelam hingga puluhan meter, namun dengan Anda berenang 6 meter dari bibir pantai, Anda sudah bisa melihat aneka ikan yang lucu-lucu, serta pesona keindahan terumbu karangnya. Pokoknya seru banget deh, berenang dengan wisata Banyuwangi yang satu ini, cukup dengan harga yang murah, Anda sudah menikmati pesona pantai yang keren di Jawa. Jika di luar Jawa ada yang terkenal dengan nama Pantai Bunaken yang tersohor dengan terumbu karangnya, namun jika Anda ingin menikmati di wisata lokal Jawa Timuran, cukup di Banyuwangi yang di wakili dengan Pantai Bangsring ini.

Wahana Wisata Bangsring
Wahana Wisata Bangsring

Ada banyak sekali wisata, atau kegiatan yang bisa Anda lakukan ketika memilih destinasi wisata Pantai ini. Bukan melulu mandi di pantai saja, namun ada juga beragam pesona andalan yang di tawarkan di Bangsring ini, mulai dari klinik hiu, Snorkeling, Jet Sky, Diving, Banana Boat, Menjangan, Marinee Education dan Kano & Padle. Asik dan keren bukan pesona yang di tawarkan Pantai yang letaknya tak jauh dari Bandara Blimbingsari Banyuwangi ini.

Rumah Apung Bangsring

Pesona yang sebetulnya cukup murah dan asik ketika Anda berwisata di Bangsring adalah Rumah Apung. Apa sih istimewanya? Tentunya ini adalah rumah yang ada di tengah laut yang memang di gunankan untuk melihat berbagai terumbu karang di laut, melihat ikan-ikan hias yang lucu-lucu dan berbagai macam ikan hiu yang sengaja di tangkar di bawah rumah apung ini.

Dari pantai untuk mencapai ke Rumah Apung ini, cukup murah sekali, di sini sudah di sediakan perahu yang mengangkut Anda menuju lokasi tersebut, cukup dengan membeli karcis senilai Rp.5000, Anda sudah bisa melihat Rumah Apung tersebut.

Pesona Wisata Bangsring Banyuwangi

Jika Anda sudah sampai rumah Apung ini, maka Anda bisa melakukan berbagai kegiatan yang asik, entah bersama keluarga Anda atau dengan teman-teman Anda. Inilah salah satu aktivitas yang bisa Anda lakukan untuk ketika sampai di wisata pantai yang cukup murah dan pesonanya luar biasa keren ini.

Renang di Rumah Apung Bangsring

Yang jelas, hanya dengan biaya Rp.30.000 per hari, Anda bisa menyewa alat perlengkapan menyelam untuk melihat pesona dan aslinya taman yang ada di laut Banyuwangi ini.

Informasi Tarif Wisata Bangsring

Berikut ini kami lampirkan beberapa informasi tentang tarif wisata Pantai Bangsring Banyuwangi:

Tiket Masuk: Gratis, masuknya tidak dipungut biaya (bisa sewaktu-waktu berubah lho!)
Parkir Roda Dua: Rp.3000
Parkir Roda Empat: Rp.5000
Biaya Menyebrang ke Rumah Apung: Rp.5000

Fasilitas Sewa Tambahan:
Camera Underwater: Rp.150.000 per unit
1 Set Fin/Sirip: Rp.15.000
1 Chasing Water Proof: Rp.35.000
1 Paket Alat Diving: Rp. Rp.400.000, syaratnya harus punya lisensi Diving
Try Diving untuk pemula: Rp.150.000 per 15 menit
Perahu Kano: Rp.30.000 per satu jam
Perahu Kano Double :Rp.40.000 per satu jam
Banana Boat: Rp.5000, ke rumah Apung PP
Bola Air:Rp.30.000 per pemakaian/per hari

Hemmm..cukup keren dan murah bukan wisata yang ada di Bangsring Banyuwangi ini? Jika Anda ingin paket wisata yang murah dan tentunya tak murahan serta mengecewakan, pilihlah wisata Pantai Bangsring ini.

  1. Pantai Tabuhan

Ini adalah pesona wisata Banyuwangi yang sangat dekat dengan Pulau Bali. Untuk keindahan, tak kalah keren dan menarik dengan pantai-pantai yang ada di Pulau Dewata, yang jelas memang secara geografis Banyuwangi bergandengan dengan Bali, hanya di batasi dengan Selat Bali.

Pesona Pulau Tabuhan Banyuwangi

Ada beberapa paket wisata keren yang bisa Anda dapatkan ketika Anda berwisata di Pulau Tabuhan Banyuwangi. Inilah model dan keindahan yang di tawarkan dengan wisata yang juga lagi gencar di promosikan di Banyuwangi ini, Pulau Tabuhan.

Wisata Tabuhan Banyuwangi (banyuwangitouragen.com)
  1. Mangrove Bedul Banyuwangi

Jika dalam tulisan sebelumnya banyak bercerita dengan pesona wisata pantai dan gunung, tulisan wisata yang kami rekomendasikan untuk Anda dengan wisata Banyuwangi yang tak kalah keren adalah Mangrove Bedul Banyuwangi. Wisata ini juga termasuk wisata alam yang wajib Anda kunjungi di Banyuwangi.

Ekowisata Mangrove Bedul

Pesona wisata yang bisa Anda nikmati adalah melihat Mangrove hutan Bakau dari dekat. Ini adalah Ekowisata yang dimiliki oleh Perhutani Kabupaten Banyuwangi.

Pesona Mangrove Bedul Banyuwangi

 

Referensi Paket Wisata Jawa Timur (Bromo dan Banyuwangi)

Banyuwangi memang wisata saat ini termasuk wisata yang cukup moncer di Jawa Timur. Yach..ini merupakan perkembangan dari beberapa tahun terkhir, So, untuk Anda yang ingin menginap di hotel yang termewah dan terbesar di Banyuwangi, tentunya belumlah ada. Namun untuk Anda yang ingin menikmati hotel yang sederhana dan menengah dengan pelayanan yang nyaman cukuplah banyak. Saat ini banyak sekali hotel-hotel di lokalan Banyuwangi yang melakukan kerjasama dengan pemain-pemain besar dalam dunia travel Indonesia, salah satunya dengan Trivago, dengan Agoda, Booking.com dan HIS Travel kerjasama dengan (Hoterip.com). So, untuk Anda yang ingin mencari hotel termurah dan terbaik, silahkan mencari dengan Hoterip Dot Com, sebuah referensi pencarian hotel yang kami rekomendasikan untuk Anda.

Jika Anda dari Surabaya, maka tetap kami sarankan untuk Anda mengambil wisata satu paket dengan sekitaran Surabaya, semisal Batu Malang. Inilah paket wisata lokalan  Jatim yang keren dan pastinya dengan harga yang murah untuk Anda coba sebelum ke Banyuwangi. Salah satu penyedia paket wisata yang cukup terpercaya dan terkenal di Indonesia adalah HIS Travel Indonesia.

Paket Wisata Domestik (http://his-travel.co.id/)

Jadi adalah sebuah hal yang istimewa, ketika Anda akan berkunjung dengan wisata Jawa Timur yang di buat satu paket semisal wisata alam ke Bromo kemudian di teruskan ke wisata terkeren Jawa Timur Banyuwangi. Jadi Anda tinggal meneruskan perjalanan ke Timur Banyuwangi. Atau jika Anda mau cepat tinggal kembali ke Surabaya kemudian melakukan penerbangan dari Juanda Ke Banyuwangi melalui Bandara Blimbingsari.

Banyuwangi saat ini cukup mudah untuk di akses, jika dulu hanya transportasi darat saja yang memungkinkan untuk berlibur ke Banyuwangi, namun kini bisa melalui Bandara yang sudah menyediakan rute penerbangan 2 hingga 3 kali ke Banyuwangi.

Jikapun Anda ingin masuk ke Banyuwangi dengan transportasi Bandara, kami juga bisa menyarankan untuk Anda dari Bali. Jadi jika Anda berwisata dari Bali, maka untuk melanjutkan perjalanan dengan cepat, murah dan pastinya efisien adalah membeli tiket pesawat dari Ngurah Rai ke Blimbingsari Banyuwangi, pastinya ini akan memudahkan Anda untuk segera mencapai Banyuwangi dengan cepat.

Jadi untuk Anda yang ingin betul-betul menikmati liburan dengan seru untuk wilayah Jawa Timur, maka memang kami sarankan untuk mengambil paket yang di satukan dengan Banyuwangi. Jadi sekalian berlibur, sekalian yang puas serta menyenangkan di Banyuwangi, karena Anda akan menemukan banyak sekali keunikan serta wisata yang berbeda untuk Banyuwangi, seperti yang sudah saya pilihkan untuk Anda, 7 wisata yang cukup keren untuk Anda jadikan pilihan di Banyuwangi.

Advertisement
Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.