Inilah Wisata Mojokerto Rekreasi Dan Edukasi Yang Sangat Keren

Advertisement
Kota Malang mungkin sudah cukup ter kenal sebagai kawasan wisata yang memiliki beragam tempat wisata. Selain Kota Malang, kota di Jawa Timur yang wajib Anda kunjungi berikutnya adalah Mojokerto. Kota Mojokerto sendiri merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang juga memiliki beragam wisata mojokerto tersembunyi yang seakan wajib untuk kalian datangi.
Nggak kalah dengan kota besar lain nya di Jawa Timur lainnya, Mojokerto juga memiliki beragam kawasan wisata mulai dari kawasan wisata sejarah budaya hingga alam. Semua itu di kemas begitu menarik untuk memanjakan para wisatawan lokal maupun masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu rasanya Kota Mojokerto wajib Anda masukkan ke dalam daftar destinasi liburan anda tahun ini.

Pemandian Air Panas Pacet, Mojokerto

Wisata Pacet Mojokerto

Wisata Mojokerto pertama versi kami yaitu Pacet, Pemandian Air Panas Pacet berjarak sekitar 32 kilometer dari Kota Mojokerto. Dengan dapat ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam. Untuk Mencapai lokasi Pemandian Air Panas Pacet tidak terlalu sulit. Karena berbagai jenis kendaraan dapat digunakan menuju ke sana. Wisata mojokerto yaitu Pemandian Air Panas Pacet terletak pada ketinggian 925 meter dari permukaan laut (dpl), dengan luas kawasan wisata sekitar 99,7 hektare terdiri dari hutan pinus.

Pemandian Air Panas Pacet

Wisata Air panas yang ada di kolam Pemandian Air Panas Pacet mengalir dari aliran yang terdapat dari gunung Welirang. Wisata mojokerto Pemandian Air Panas Pacet memiliki beberapa kolam renang dari air dingin, khusus untuk anak maupun untuk dewasa. Dii samping kolam air yang dingin, di Pemandian Air Panas Pacet disediakan pula kolam berendam air panas pada dua lokasi yang bersebelahan, masing-masing lokasi dibuat di bagian kolam yang berbeda suhu airnya.

Kita Mulai dari yang paling panas dengan suhu sekitar 40 derajat celcius, hingga yang paling hangat dengan suhu sekitar 30 derajat celcius. Untuk Mengenai kapasitas pengunjung di Pemandian Air Panas Pacet masing-masing kolam rendam mampu menampung ratusan orang berendam.

Trawas, Mojokerto

Wisata Trawas Mojokerto

Wisata mojokerto Trawas adalah lembah yang diapit oleh dua gunung, yaitu Gunung Welirang dan Penanggungan. Untuk memasuki kawasan Trawas kita akan disuguhi keindahan bentangan alam dan kenyamanan udara pegunungan yang sejuk segar. Dii sela sela keindahan alam daerah Trawas ter simpan puluhan situs purbakala sejak dari masa kerajaan Mojopahit dan Airlangga. Tempat ini menjadi saksi sejarah penting dari perjalanan bangsa Indonesia.

Villa Puncak Trawas

Saat Menginap di Trawas sangatlah mengasyik kan. Adaa ber bagai pilihan dari puluhan hotel dan villa yang bisa disewa sesuai ke inginan dan kemampuan uang kita, mulai dari kelas melati sampai bintang tiga. Ada Beberapa obyek wisata utama diTrawas, antara lain air terjun, bumi perkemahan, kolam renang, playground, dan layanan untuk berkuda di sekeliling area villa. Di sini juga ter dapat Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH).

Bagi kalian yang suka naik gunung disini tersedia rute pendakian Gunung Penanggungan via Tamiajeng atau via Jolotundo. Selain itu di Wisata Trawas juga terdapat beberapa obyek wisata sejarah, antara lain situs Reco Lanang – Reco Wadon yang diduga sebagai kawasan bengkel pembuatan patung batu pada masa Mojopahit.

Candii Jolotundoo yang merupakan petirtaan suci Raja Airlangga, dan kompleks candi (sedikitnya terdapat 14 candi) yang tersebar dilereng utara Gunung Penanggungan yang berhubungan erat dengan kepercayaan tentang Gunung Penanggungan yang disucikan. Dan tidak lupa, diTrawas juga terdapat dua pasar wisata mojokerto yang menyediakan buah buahan, bunga, ketela dan hasil bumi lainnya sebagai oleholeh wisata.

Trowulan, Mojokerto

Situs wisata mojokerto Trowulan adalah bukti kebesaran kerajaan Majapahit pada masanya, yang luasnya hampir mencapai 100Km pesergi. Dari Kerajaan Majapahit menjadi inspirasi bangsa Indonesia tentang persatuan Indonesia, melalui Patihnya Gajah Mada dapat menyatukan Nusantara. Hingga sampai saat ini situs trowulan telah ditemukan beberapa peninggalan kerajaan yang berdiri sekitar tahun 1293M seperti Candi Bajang Ratu, Candi Brahu, Candi Tikus, Candi Kedaton, Kolam Renang Segaran, Pendopo Majapahit, Makam Permaisuri Brawijaya, dan juga Makam Syeikh Janaidul Qubro adalah kakek dari para Wali Sogo. Kita Melihat dari segi bangunan yang ada di Trowulan kemungkinan adalah sebuah Kota Metropolitan pada masa kerajaan.

Candi Di Trowulan Mojokerto

Situs Wisata Trowulan terletak di Mojokerto ini di lindungi demi menjaga kelesetarian dan keindahannya.Dari berbagai macam peninggalan bersejrah yang paling di minati oleh para pengunjung adalah Candi Brahu dan Candi Tikus. Candi Brahu ini merupakan satu satu nya candi yang memiliki bangunan masih utuh dari bagunan lainnya yang ada di trowulan, Menurut kepercayaan masyarakat Candi Brahu merupakan tempat di selenggarakannya Upacara kremasi (pembakaran jenazah) anggota keluarga kerajaan yang telah meninggal, tersusun dari tumpukan batu bata yang dibuat pada abad ke-14 ini memiliki langgam pemujaan Budha dan merupakan candi tertinggi di Jawa Timur. Sedangkan Untuk Candi Tikus memiliki arsitektur seperti sebuah pemandian yang di gunakan mandi oleh putri kerajaan, di namakan Candi Tkus karena saat di temukan sudah menjadi sarang tikus dan keunikan lain yaitu terdapat pancuran yang terbuat dari batu andhesit berbentuk teratai pada setiap dinding kolam, kemudian di tengan bangunan candi ber bentuk menara dengan puncak yang datar. Tidak cukup jauh dari Candi Tikus terdapat Gapura  adalah sebuah gapura paduraksa, memiliki bentuk bangunan ramping menjulang setinggi 16,5 meter yang bagian atapnya menampilkan ukiran yang rumit, tempat suci ini di persembahkan untuk arwah Jayanegara yang wafat pada 1328.

Candi Tikur Trowulan Mojokerto

Untuk menuju ke wisata mojokerto Trowulan yang terletak 10 Km dari pusat Kota Mojokerto, anda bisa menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Sesampai nya di Trowulan, dapat menggunakan jasa ojek untuk mengunjungi beberapa situs candi disekitarnya.

Coban Kembar Watu Ondo

Wisata mojokerto selanjutnya ada Air Terjun Kembar ataupun yang lebih dikenal dengan Coban Kembar Watu Ondo. Lokasinya berada di Dusun Sendi, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Mojoketo. Sesuai namanya, destinasi wisata Mojokerto ini memiliki dua aliran air terjun yang membentuk seperti kolam, dan kamu bisa basah-basahan di lokasi itu. Ketinggian air terjun ini mencapai 15 meter dengan karakteristiknya berundak.

Coban Kembar Watu Ondo Mojokerto

Air terjun Coban Watu Ondo atau dengan nama lain Coban Kembar berada di dalam kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo di bawah lereng Gunung Welirang yang berbatasan antara Mojokerto dan kota Batu.

Nama Watu Ondo ini di ambil karena sepanjang jalan turunan menuju sumber air terjun ini sudah berupa anak tangga yang terbuat dari susunan batu-batu Atau juga disebut Coban Kembar karena di lokasi ini terdapat dua air terjun yang saling berhadapan namun dengan ketinggian yang berbeda.  Di bagian sebelah kanan ketinggian air mencapai 15 m dengan karakteristik air terjun berundak dengan kemiringan sekitar 75 derajat, sedangkan di sebelah kiri mencapai ketinggian ±  69 m dengan karakteristrik air terjun yang langsung jatuh je bawah.  Untuk Kedua air terjun ini berasal dari sumber mata air yang berbeda  Dan selanjutnya alirannya bertemu di satu telaga kecil dan cukup dangkal.

Pada wisata air terjun sebelah kiri, tepat di bawah jatuh nya air tersedia sebuah kolam yang dapat digunakan untuk bermain air atau mandi.  Untuk Sementara tepat di antara kedua air terjun terdapat dua buah goa, dimana warga menyebutnya sebagai Goa Jepang, konon di tempat ini di jaman perang kemerdekaan digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan makanan dan persembunyian tentara jepang.  Akan tetapi Sayangnya kedua buah gua ini tertutup oleh rimbunnya rumput liar.

Sebenanya masih banyak objek wisata mojokerto yang menarik lagi terletak di bawah aliran Coban Kembar ini yang bernama Coban Teyeng (bahasa Jawa berarti berkarat).  Coban teyeng ini katanya berundak undak dan lebih hebohnya lagi, airnya berwarna kuning seperti air berkarat.   Sayangnya, jalur kesana masih belum bisa ditempuh lewat jalur darat. Jalur kesana hanya bisa dengan menyisir sunga

Advertisement
Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.