Pemancingan Keluarga Bintaro Yang Wajib Di Kunjungi Saat Liburan Datang

Advertisement

Tempat pemancingan keluarga bintaro yang Cocok Untuk Melepas Penat, Melakukan pekerjaan yang rutin setiap harinya, membuat akhir pekan menjadi waktu yang spesial untuk melepas penat setelah melakukan rutinitas rutin tersebut. Khususnya untuk para pria pria kebanyakan dari mereka melakukan kegiatan mancing untuk melepas penat.

Hampir di setiap daerah di Indonesia memiliki tempat pemancingan, termasuk pemancingan keluarga bintaro dan Sekitarnya. Terdapat juga beberapa orang yang senang melakukan kegiatan memancing di laut akan tetapi lebih banyak orang memilih tempat pemancingan yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Dikarenakan memancing di laut memiliki biaya yang lebih besar, sehingga memancing di tempat pemancingan akan lebih menghemat pengeluaran kalian.

Berikut tempat pemancingan keluarga bintaro yang bisa kalian datangi untuk melepas penat maupun untuk kamu yang hobi memancing.

Pemancingan Lio Graha

Pemancingan keluarga bintaro ini sudah lama berdiri namun sempat vakum 5 tahun. Di tahun 2011 Tempat Pemancingan Lio Graha kembali dibuka. Sontak para penggemar mancing di Lio Graha begitu tahu buka punkembali menyambangi. Itulah sekelumit tentang kolam pancing ini.

Pemancingan Lio Graha
  • Lokasinya yang berada di wilayah Bintaro tepatnya Jalan Lio Garut, namanya sejak dulu dikenal pemancing karena usianya cukup lama. Untuk menuju kesana berbekal google maps dan sampai di lokasi. Selanjutnya melangkahkan kaki masuk ke dalam area kolam pancing. Saat itu Lio Graha di kolam lomba ukuran besar sedang disewa oleh sebuah komunitas mancing dan suasananya tampak ramai. Setelah berkenalan dengan pemilik kolam bernama Suyatno, beliau dengan senang menceritakan sejak kapan Lio Graha berdiri.
  • Ya, sejak tahun 1999 Lio Graha sudah ada. Tetapi dulu posisi kolamnya bukan di tempat sekarang melainkan ada di depan jalan atau disebrang kolam yang ada sekarang. Saat Lio Graha buka, banyak sekali para pemancing menyambangi. Seiring berjalannya waktu, tahun 2006 lahan yang menempati Lio Graha diambil alih pemiliknya dan sejak itulah tutup dan vakum selama 5 tahun.
  • Kemudian Yatno mulai mencari lokasi yang pas untuk menggantikan lokasi yang lama. Untung saja di depan kolam lama ada lahan kosong dan ia membelinya seluas 2200 meter. Lalu ia membangunnya secara bertahap hingga berdiri lagi. Selama pembangunan itu hingga usai di 2011 Lio Graha kembali buka di lokasi baru. Namun kata Yatno kala itu para membernya di kolam lama sudah mencar alias pindah ke pemancingan lain di wilayah Jakarta Selatan. Otomatis Yatno kehilangan kontak dan mulai dari nol lagi.

“Ada sebagian member saya yang dulu ketika mendengar Lio Graha buka lagi mampir dan mancing disini. Kemudian ia mengajak rekan-rekannya untuk datang. Alhamdullilah dari tahun ke tahun mulai ramai lagi,” ujarnya menjelaskan kondisi kolamnya sekarang. Pasca menceritakan perjalanan Lio Graha kemudian beliau mengajakkabarmancing.com untuk melihat ketiga kolam yang difungsikan. ”Itu yang lagi disewa saya fungsikan untuk kolam lomba dan yang diatas kolam ukuran kecil juga untuk lomba, hanya jadwal lombanya saja beda dan satu lagi di ujung sana ada kolam harian untuk ikan mujair dan mas,” katanya sambil menunjuk ketiga kolam tersebut.

Wisata Pemancingan Lio Graha
  • Untuk melihat dari dekat, Yatno mengajak ke Kolam A untuk lomba yang ukurannya luas sekali panjangnya 37,5 meter dan lebar 18 meter. Selain difungsikan untuk lomba pelampungan ikan mas juga bisa disewa untuk umum. Untuk penjabarannya, Kolam A punya lapak 50 dengan jarak antar lapak 1,5 meter. Jadwal lomba, Selasa dan Minggu. Untuk Selasa tiket bervariasi dari Rp 170 ribu s/d Rp 200 ribu untuk 1 joran yang dimulai dari jam 10 pagi sampai jam 4 sore. Sedangkan hari Minggu tiket berlaku antara Rp 250 ribu s/d Rp 300 ribu untuk 2 joran dan jam main sama dengan Selasa.
  • “Umpan dilarang ongol-ongol,ngebom dan essen. Maksimal mata kail 3. Aturan sewa di Kolam A minimal 3 kuintal ikan rame dan super 50 kg. Tidak ada tarif sewa namun sifatnya sukarela untuk kebersihan dan panitia kolam,” terang Yatno. Selanjutnya ada Kolam B ukuran kecil 11 x 20 meter. Lapak tersedia 30 dengan jadwal Jumat sore jam 2 siang sampai jam 5 sore dengan tiket Rp 150 ribu s/d Rp 170 ribu untuk satu joran dan Sabtu jam 10 pagi sampai jam 5 sore dengan tiket Rp 200 ribu juga satu joran. Dari kedua kolam itu Kolam A dan B untuk kategori juara berdasarkan ikan terberat 1 ,2, 3 dan juara 4 (tiket Rp 300 ribu) serta 1 orang masing-masing total wilayah A dan B yang dihitung ikan perekor bukan ditimbang. “Untuk besarnya hadiah di Kolam A dan B tergantung banyak peserta yang hadir,” jelas Yatno. Kemudian kolam terakhir ada Kolam Harian ikan mujair dan mas ukurannya 8 x 20 meter dengan jumlah lapak 16.
  • Dengan hadirnya kembali Lio Graha, dari mulut ke mulut pemancing mulai berdatangan dan merasa puas mancing disini ditambah lagi pelayanannya maksimal. Ya, Yatno bukanlah orang baru di usaha pemancingan, beliau sudah 20 tahun lebih terjun di bisnis ini dan tahu betul seluk beluk mengelola kolam pancing. Sebab itulah banyak orang lama datang dan wajah-wajah baru pun muncul untuk menjajal dan hasilnya wajah baru ini kembali mengajak rekan-rekannya hingga Lio Graha mulai bangkit lagi.

Fasilitasnya dari pantauankabarmancing.com tersediatoilet, musholla dan kantin yang menyediakan beragam minuman, makanan ringan dan lauk pauk untuk pemancing. Ada pula 2 saung di sekitaran kolam yang fungsinya jika membawa keluarga bisa duduk santai sambil menikmati menu di Lio Graha dengan ukuran saungnya lumayan besar serta lahan parkir motor dan mobil yang memadai.

Rumah Makan & Pemancingan Warung Bambu

Tempat pemancingan keluarga bintaro Selanjutnya ada Pemancingan Warung Bambu yang berlokasi di Jalan Masjid Pondok Sentul, RT.09 RW.10, Ciater, Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Pemancingan Warung Bambu
  • Tempat pemancingan keluarga bintaro yang satu ini mempunyai 3 kolam yang terdapat ikan mas dan nila didalamnya, Tempat pemancingan di Bintaro ini juga bersih dan terawat dengan baik. Yang perlu diketahui yaitu tempat ini tidak menyediakan sewa alat sehingga para pengunjung harus membawa alat nya sendiri.
  • Makanan yang disediakan ditempat ini juga mempunyai cita rasa baik dan fresh, Pemancingan Warung Bambu dapat menjadi pilihan lain melepas penat maupun untuk acara kumpul keluarga.

Pondok Rizki

Tempat pemancingan keluarga bintaro Selanjut ada Pondok Rizki yang berlamat di Jalan Lingkar Selatan, Muncul, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Pondok Rizki mempunyai suasana dan pemandangan pedesaan yang dapat memberikan kesegaran bagi pikiran anda yang sedang penat dengan rutinitas keseharian.

Pondok Rizki
  • Bagi kalian yang memiliki hobi dan kemampuan memancing, Pondok Rizki dapat menjadi salah satu tujuan anda. Banyak Sekali macam jenis ikan air tawar yang berada di lahan seluas 9.800 m2, dengan 17 kolam pemancingan yang di setiap kolam berbeda isi ikannya. Ada gurame, bawal, patin, mas dan nila. Rata-rata merupakan ikan dewasa dengan berat setengah hingga lima kg. Tergantung jenis ikan. Setiap minggu pihak pemancingan akan memasukan ikan dewasa dengan berat maksimal guna menarik animo pengunjung. Jika tidak membawa pancing sendiri, pengunjung bisa menyewa alat.
  • Anda juga dapat menikmati sajian khas Pondok Rizki sambil bersantai di saung yang berada diatas kolam. Untuk teman teman yang membawa putra putri kesayangan tidak perlu khawatir mereka merasa bosan, dikarenakan Pondok Rizki mempunyai berbagai fasilitas permainan.
Advertisement
Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.