Referensi Tempat Wisata Alam di Bandung Yang Layak Dikunjungi

Tempat Wisata Alam di Bandung

                Anda yang gemar travelling, pastikan menjadikan Bandung sebagai tempat yang utama untuk menjadi tujuan wisata Anda. Bandung sangat terkenal akan potensi wisatanya. Baik untuk wisata belanja atau beberapa wisata alam yang sangat menarik untuk dikunjunginya. Bandung yang dijuluki Paris van Java memang sangat memiliki daya tarik yang luar biasa bagi para wisatawan. Terlebih bagi Anda yang hobi berbelanja. Namun di artikel ini, tidak akan membahas mengenai wisata belanja yang menjadi daya tarik Kota Bandung. Di artikel ini akan diulas mengenai tempat wisata alam di Bandung yang memiliki daya tarik luar biasa bagi Anda para traveller.

                Beberapa tempat kami rekomendasikan bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata alam Bandung. Di sini Anda akan mendapatkan berbagai informasi menarik mengenai potensi wisata alam di Bandung. Wisata alam memberikan suatu ekspektasi yang sangat menantang bagi Anda yang gemar akan petualangan. Dengan menikmati keindahan alamnya, menjadikan wisata Anda bukan menjadi suatu wisata yang mainstream, yang sering dilakukan sebagian orang bila ingin berwisata. Dengan mengunjungi tempat-tempat wisata yang bernuansa alam, akan menjadi sebuah hiburan tersendiri yang sudah penat dengan kesibukan yang serba padat dan mengencangkan pikiran Anda. Ada beberapa tempat wisata alam di Bandung yang bisa kami rekomendasikan untuk Anda yang gemar akan travelling.

Di Bandung, banyak ditemukan tempat wisata alam yang menarik dan menjadi daya tarik para wisatawan. Terutama tempat wisata alam yang berupa pegunungan. Beberapa objek wisata alam yang dapat ditemukan di Bandung mayoritas terdapat di Bandung Utara dan Bandung Selatan. Berikut ulasannya.

  1. Gunung Tangkuban Perahu

Siapa yang tidak mengenal tempat wisata yang berikut ini? Di samping kisah mitosnya yang sangat melegenda, Gunung Tangkuban Perahu menjadi tujuan utama bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara bila berkunjung ke Bandung. Gunung Tangkuban Perahu memiliki cerita mitos yang sudah melegenda dimana sebelum terbentuknya gunung ini, ada cerita menarik yang mewarnai proses terbentuknya gunung ini. Alkisah di jaman dahulu diceritakan seorang janda cantik yaitu Dayang Sumbi dan juga anaknya yang bernama Sangkuriang, beserta anjing peliharaannya, Tumang. Karena ada kesalahan yang dilakukan Sangkuriang, maka Dayang Sumbi mengusir anak semata wayangnya tersebut. Waktu terus berlalu, hingga Sangkuriang beranjak dewasa dan ternyata sang ibu justru semakin awet muda. Alkisah Sangkuriang kembali bertemu dengan Dayang Sumbi. Sangkuriang yang tidak mengetahui wanita yang dihadapannya ini adalah ibunya, maka jatuh cintalah Sangkuriang kepada Dayang Sumbi. Dayang Sumbi yang sudah mengetahui bahwa lelaki yang dihadapannya adalah anaknya, Sangkuriang maka mengeluarkan sebuah syarat. Dengan adanya syarat tersebut, Sangkuriang mengurungkan niatnya untuk menikahinya. Namun, ternyata Sangkuriang menyanggupi syarat yang diberikan Dayang yaitu membuat sebuah danau lengkap dengan perahunya dalam waktu satu malam. Ketika syarat tersebut dilaksanakan, Dayang Sumbi panik, karena Sangkuriang mampu melakukannya. Maka, akal licik Dayang Sumbi pun dijalankan dengan membangunkan para wanita untuk memukuli lesung padi agar ayam berkokok. Dan benar saja, ketika para wanita memukuli lesung, ayam pun berkokok dan jin-jin yang membantu Sangkuriang meninggalkannya. Sangkuriang pun marah karena pekerjaan yang hampir selesai telah digagalkan oleh Dayang Sumbi, maka dengan kemarahannya tersebut Sangkuriang menendang perahu yang hampir terjadi tersebut yang kemudian perahu yang terbalik menjadi sebuah gunung yang telah kita kenal, yakni Gunung Tangkuban Perahu. Terlepas dari mitos-mitos tersebut, Gunung Tangkuban Perahu sebenarnya adalah sebuah gunung berapi yang sempat aktif dan terakhir meletus pada tahun 1910. Karena intensitas meletusnya gunung ini yang sering, sehingga mengakibatkan gunung ini memiliki banyak kawah. Ada 9 kawah yang terdapat di Gunung Tangkuban Perahu, yaitu Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah Domas, Kawah Baru, Kawah Jurig, Kawah Siluman, dan Pangguyungan Badak. Kawah Ratu merupakan kawah yang terbesar. Selain kawah, di Gunung Tangkuban Perahu ada potensi wisata alam lainnya yang sayang dilewatkan yaitu Goa dan Air Keramat Cikahuripan. Dan juga di daerah Kawah Domas yang letaknya kurang lebih 1,3 km dari Kawah Ratu terdapat lumpur mendidih yang mengeluarkan uap belerang. Pemandangan yang luar biasa sekali bila Anda berkunjung ke Gunung Tangkuban Perahu.

  1. Kawah Putih Gunung Patuha – Ciwidey

Selain di Gunung Tangkuban Perahu yang mempesona dengan wisata kawahnya yang banyak, ada lagi pesona wisata alam yang ditawarkan yaitu Kawah Putih – Ciwidey. Letaknya di Bandung Selatan. Merupakan bagian dari Gunung Patuha yang memiliki ketinggian 2434 m dari permukaan laut. Di kawah ini memiliki pembatas dua tebing batu kapur yang berwarna kelabu. Tebing ini biasa disebut dengan tebing Sunan Ibu dan Sunan Rama. Ada yang menarik yakni warna pada danau kawah ini bisa berubah tergantung cuaca. Apabila sedang hujan atau di pagi hari kawah ini akan berwarna putih dan disertai kabut tipis dan kemudian lambat laun akan berubah menjadi warna kelabu. Ketika matahari terbit, sinar matahari yang memantul akan menghasilkan warna keemasan di kawah tersebut. Dan bila cuaca sangat cerah di kawah tersebut akan nampak warna hijau kebiruan. Dan pemandangan tersebut akan semakin indah ditambah dengan adanya pasir putih yang terdapat di pinggiran kawah, batu-batuan khas, serta dihiasi tumbuhan cantigi.

  1. Dago Pakar

Dago Pakar merupakan sebuah taman hutan yang memiliki nama Taman Hutan Raya Juanda. Ini merupakan tempat wisata alam di Bandung yang letaknya di Cicadas dan Lembang. Jaraknya mencapai 7 km yang melalui Jalan Dago (Ir. H. Juanda). Di taman ini di dalamnya terdapat berbagai kekayaan alam yang sangat menakjubkan. Sangat menarik bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Taman hutan ini didominasi pohon pinus yang memberikan kesegaran alami. Selain tumbuh-tumbuhan, di taman hutan ini juga terdapat curug, yaitu Curug Dago, Curug Omas, dan Curug Lalay. Ada beberapa penginggalan sejarah di masa penjajahan Jepang dan Belanda yaitu Goa Jepang dan Goa Belanda.

Itulah tempat-tempat wisata alam di Bandung yang bisa direkomendasikan untuk Anda bila ingin berkunjung ke Bandung menikmati suasana wisata alam yang bisa memberikan ketenangan dan kedamaian. Semoga bermanfaat dan bisa dijadikan referensi bagi Anda bila akan melakukan perjalanan wisata yang lain yang tidak hanya sekedar belanja.

 

One thought on “Referensi Tempat Wisata Alam di Bandung Yang Layak Dikunjungi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *