Wisata Kuliner Medan Babi Yang Wajib Di Rasakan Ketika Perut Berguncang

Advertisement

Wisata Kuliner Medan Babi Yang Wajib Di Rasakan Ketika Perut Berguncang– Kota Medan merupakan salah satu tempat destinasi wisata favorit yang ada di Sumatera Utara. Di Medan, terdapat beberapa tempat wisata kuliner medan babi yang menjadi daya tarik wisatawan baik dalam negeri maupun manca negara. Tidak hanya tempat wisata, di Medan juga terdapat banyak tempat kuliner yang menyajikan berbagai macam jenis kuliner makanan non halal medan. Berkumpulnya keluarga, apalagi kalau orang Medan, tidak terlepas dari yang namanya ‘makan’. Mau itu sarapan, makan siang atau makan malam, pokoknya kalau ngumpul yang namanya makan itu wajib. berikut ini  tempat makan di medan yang non halal.

Babi Panggang Haleluya

Saya nggak tahu penggunaan nama Haleluya ini alasannya apa, tapi yang jelas saya pribadi seakan menemukan cahaya terang dari langit karena BPK-nya yang mendarat tepat di hati.

Babi Panggang Haleluya

Pantang rasanya duduk berlama-lama di wisata kuliner medan babi  RM BPK tanpa segera memesan makanannyayaitu makanan non halal. Sekilo daging panggang, kidu-kidu dan tidak lupa yang wajib hadir yaitu saksang pun menjadi ‘pilihan’ kami saat itu–semua itu yang ada di dalam menu.

Dari sekian banyak BPK, saya pribadi memastikan akan kembali ke tempat yang satu ini karena daging Babi Panggangnya yang empuk, juicy dan berlemak. Kidu-kidunya juga tidak kalah jagonya dengan daging panggangnya, meski saya masih lebih suka kidu-kidu di Ola Kisat. Kalau saksang di Haleluya, bumbunya tidak sebasah/secair saksang di tempat lain. Bumbu darahnya cenderung mengental dan lengket pada dagingnya. Sebuah sensasi yang berbeda dari menikmati seporsi saksang babi.

Oh iya, jangan terkejut jika darah di sini tidak diberi sentuhan rempah khas Batak yaitu andaliman. Kami juga sempat bertanya-tanya. Ternyata tidak berapa lama, menyusul piring-piring kecil dengan cabai rawit dan ANDALIMANNYA. Jadi, kalian tinggal mengaduknya saja dengan darah tadi.

Mie Pangsit Tiong Sim

Lokasi berikutnya yang menurut kami wajib kalian kunjungi untuk kumpul-kumpul bareng keluarga saat ChengBeng adalah Mie Pangsit Tiong Sim.

Menonton aksi meracik mie-nya sangat menarik. Meski bukan owner/pengelolanya langsung yang turun tangan untuk menahkodai dapur mereka, performance dari asisten-asistennya saat meracik seporsi Mie terlihat sangat menarik. Berbagai detail penting juga dilakukan sesuai arahan dari owner.

Mie Pangsit Tiong Sim

Dimulai dari penggunaan timer saat merebus mie, cara mengaduk mie, takaran porsi dagingnya, dll, tampak seperti sebuah film diputar langsung di depan mata. Prosesnya cukup cepat kok, jadi kalian tidak perlu menunggu lama dan menahan rasa lapar lebih lama.

Saya sempat terbelalak melihat topping daging kecapnya dan ayam suwirnya yang rame buanget! Kebiasaan saya saat makan makanan non halal mie pangsit adalah tidak menuangkan kuahnya terlebih dahulu agar lebih terasa aroma asli mienya seperti apa. Suapan pertamanya bikin mata saya berbinar. Daging kecapnya yang lembut dan manis menari-nari di atas lidah saat saya kunyah. Tekstur dari ayam suwirnya juga membaur dengan tekstur daging kecapnya. Tidak terasa kontras, tapi masih dapat dibedakan mana ayam dan mana babi.

Soto Babi Aseng Medan

makanan non halal medan  yaitu wisata kuliner medan babi  soto babi aseng, saat melangkah memasuki kedai, aroma soto yang bertebaran di udara menjadi nostalgia salah satu anak TBM yang bersekolah di seberangnya. Ya! Soto Babi Aseng yang berada tepat di seberang sekolah WR Supratman. Masih ingat dengan artikel TBM tentang Chinese Food Ayi Gal Gadot? Nah, Soto Babi ini berada di dalam kedai kopi yang sama.

Soto Babi Aseng

Untuk kalian yang mau cari sensasi baru dari Soto Sinar Pagi atau Soto Kesawan, soto babi Aseng ini bisa menjadi salah satu pilihan. Dengan menghadirkan citarasa yang lebih mild, aroma rempah yang lebih ringan dan kuah yang tidak terlalu kental tapi tetap menghadirkan rasa soto yang khas, saya pribadi yakin kalau Soto Aseng ini bisa dinikmati berulang kali tanpa meninggalkan rasa jelak.

Meski begitu, Soto Babi Aseng ini agak berminyak kalau menurutku. Tapi tekstur dagingnya yang lembut dan jauh dari kata alot saat digigit pun seakan menjadi nilai plus yang menutupi problema tadi–apalagi dagingnya cukup generous.

Tidak begitu cocok dengan daging babi? Daging ayam juga disediakan oleh koh Aseng di sini. Sesederhana mengganti daging babi menjadi daging ayam, jadilah Soto Ayam Aseng. Kuah sotonya ya tetap sama.

Lokasinya sama mudahnya dengan menemukan lokasi Ayi Gal Gadot. Kedai Soto Babi Aseng berada di Jalan Asia simpang Jalan Lahat dengan kedainya yang menghadap langsung ke jalan Asia.

Babi Panggang Tesalonika

Yang biasanya berwisata  wisata kuliner medan babi ke kota Brastagi setidaknya pernah singgah ke wisata tempat ini. Daerah Jamin Ginting mayoritas ditinggali oleh etnis Batak, sehingga banyak dijumpai rumah makan yang menyajikan sajian babi panggang atau lebih dikenal sebagai BPK, Babi Panggang Karo. *Karo ialah nama salah satu suku Batak.

Babi Panggang Tesalonika

Tak heran apabila Tesalonika merupakan rumah makan yang sangat paling ramai dikunjungi di daerah tersebut. Terletak di daerah Jalan Jamin Ginting no 103 simpang Selayang, rumah makan dengan cerobong asap yang tinggi menjulang ini tidaklah sulit ditemukan.

Ga usah bingung lagi untuk memilih menu kuliner makanan medan, karena memang yang disajikan hanya menu BPK, ataupun ikan arsik sebagai penambah menu. Kelebihan di rumah makan ini adalah porsinya… bisa per orang, ataupun perkilo. Rata-rata pengunjung yang datang bersama rombongan memesan porsi sedemikian karena harga yang lebih murah dan tentunya lebih puas. Rumah makan yang sudah lama berjualan ini belakangan makin sukses dengan penambahan ruangan makan di lantai 2 yang menggunakan AC serta lebih bersih, dan didukung oleh tempat parkir yang nyaman serta gratis!

Nasi Siobak Medan

Berbeda dengan Soto Babi Aseng tadi yang harus stand by jam 8 atau jam 9 di kedainya, wisata kuliner medan babi  Siobak Akiong justru jam segitu baru memulai bisnisnya. Jangan anggap remeh, meski gedung tempat jualannya cukup sederhana dan hanya tersedia 5 meja, dagangan Acek ini laris manis lho.

Butuh tenaga dan keahlian ekstra untuk memotret aksi Acek ini saat lagi motong daging. Pasalnya, gerakan acek ini kenceng pake banget, kontras dengan penampilan usianya yang tidak lagi muda.

Nasi Siobak Medan

Seporsi Nasi Siobak nya lengkap banget. Dimulai dari CharSiew yang dibakar hingga garing dan manis sampai ke Charsiew dengan dagingnya yang lembut juga ada. Tidak hanya itu, Siobaknya yang juicy dan smokey dipotong dengan sedikit kasar dan lebar terpampang lengkap di atas piring. Telur kecap, LapCheong dan Ayam Goreng juga turut menjadi anggota dalam seporsi Nasi Siobak Akiong.

Nggak cuma laundry yang kiloan, Siobak dan CharSiew acek Akiong bisa dibeli secara kiloan. Tentu harga dan kelengkapannya tidak selengkap seporsi Nasi Siobak-nya, soalnya kalian hanya memilih daging apa saja yang kalian inginkan dan jumlahnya berapa banyak.

Lokasi Acek Akiong ini tidak sulit ditemukan. Kalau kalian tahu RM Gek Lan yang ada di jalan Berlian Sari, maka Acek Akiong ini duluan kalian temukan, sebelum masuk lebih dalam ke arah RM Gek Lan.

  • Wow!! Enak enak bukan wisata kuliner medan babi nya? tempat makanan medan ini adalah tempat makanan medan yang harus kita banggakan dan harus kita jaga karena sekarang kebanyakan tempat makanan medan ini sudah diolah lagi oleh orang orang indonesia dan terjamin. Jadi bagi teman teman jika berkunjung di suatu tempat wisata kuliner menjadi wisatawan yang sangat peduli dan ramah terhadap lingkungan, dengan cara membuang sampah ditempat nya dan bertindak sesuai adabnya ya.
  • Sangat senang sekali sudah dapat mengisi waktu sebentar anda untuk melihat artikel wisata kuliner ini. Sekian dulu ya dari kami, kami akan hadir untuk anda lagi, jadi jangan lupa ya coment gimana sih wisata kuliner tempat makanan medan ini .

Sekian dulu dari kami, terima kasih telah membaca artikel wisata kuliner medan babi . Jika ada salah penulisan kami minta maaf yang sangat besar. Yakkk dahh teman teman, sampai jumpa kembali di artikel selanjutnya….

Advertisement
Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.